
ALFHA TETAP BERDIRI DISANA MENDENGARKAN...
SAMPAI MENUNGGU VANA SELESAI MENANGIS...
VANA SUDAH MENGUNGKAPKAN KELUH KESAHNYA MALAM ITU...
IA PUN MEMUTUSKAN KEMBALI KE TEMPAT TIDUR...
VANA KAGET MELIHAT ALFHA YG ADA DI KAMARNYA ITU....
VANA TAK BERKUTIP DAN BAHKAN MENCUEK I SUAMINYA TERSEBUT....
VANA LANGSUNG BERBARING DI TEMPAT TIDURNYA TANPA MEMPERDULIKAN ALFHA.
ALFHA MELIHATNYA DENGAN EKSPRESI AGAK SEBAL PADA VANA...
TANPA BASA BASI ALFHA MENGHAMPIRI VANA...
IA IKUT TIDUR DI SAMPING VANA....
"ehemm" Ucap Alfha agar Vana menoleh..
NAMUN VANA TIDAK MEMPERDULIKANNYA DAN KEMBALI MEMEJAMKAN MATANYA..
"anak inii!?" Gumam Alfha
ALFHA LANGSUNG MEMBALIKKAN BADAN VANA MENGHADAPNYA..
IA MEMELUK VANA SAMBIL DALAM POSISI TIDUR..
"Apa yg kau lakukan?" suara rintih Vana..
".........." Alfha tak menghiraukan..ia malah mengeratkan pelukannya..
"lepaskan aku!"
sembari mencubit Alfha...
"........" Alfha langsung menindih badan Vana..
"Kau!? Jangan protes! kau masih istriku..terserah dong aku mau apain kamu!,"
"Aku malam ini akan tidur disini!" ketus Alfha..
VANA KEMBALI PASRAH PADA ALFHA IA PUN TAK MEMBERONTAK SAMA SEKALI..
__ADS_1
ALFHA MEMBARINGKAN BADANNYA KEMBALI DI SAMPING VANA..
"Sini!!" Perintah Alfha sambil menepuk nepuk lengannya (menyuruh Vana untuk tidur di lengannya)
Vana memandangi Alfha dengan tatapan kesal Padanya..
"cepat sinii!!!!," ketus Alfha sembari menarik tangan Vana
VANA PUN PASRAH DAN LANGSUNG TIDUR DI DEKAPAN ALFHA..
karena lelah Vana langsung tertidur saat itu...
ALFHA MELIHATI VANA SAAT SEDANG TERTIDUR...
IA MENEPUK NEPUK LEMBUT RAMBUT VANA...
LALU REFLEK MENCIUM KENING VANA MALAM ITU...
ALFHA PUN MEMELUK TUBUH ISTRINYA TERSEBUT HINGGA PAGI TIBA...
Vana terbangun duluan pagi itu...
"Sesak.." gumam Vana
*deg*deg*deg* deg*deg*
"Kenapa hatiku berdegup kencang!?" batin Vana...
"pelukannya benar benar hangat..."
Vana pun pelan pelan mengalihkan tangan Alfha yg memeluknya ...dia berniat mandi dan memasak sarapan pagi...
namun saat hendak pergi tangan Alfha tiba tiba mencegatnya...
Alfha langsung duduk dan memeluk tubuh Vana dari belakang...
*deg*deg*deg* deg*deg* (bunyi jantung Vana yh tak karuan)
"Ka?" tanya Vana
"sebentar saja!...Diam" ketus Alfha..
Vana pun terdiam hingga Alfha melepaskan Pelukannya..
"dahlah pergilah!" ketus Alfha...
__ADS_1
VANA LANGSUNG PERGI KE KAMAR MANDI..
DAN ALFHA MASIH BENGONG KARENA TERBANGUN DARI TIDUR..
"ahhh aku benar benar gila" batin Alfha...
Alfha pun Bergantian mandi dengan Vana...
Setelah mandi Vana langsung pergi ke dapur untuk masak..
Setelah Masakan Matang...Alfha turun dan duduk dimeja makan...
Seperti biasa Vana menyiapkan makanan di piring Alfha
lalu kembali duduk...
ditengah tengah Makan Alfha berbicara..
"lo jangan salah paham Buat yg tadi malem ma tadi pagi!"
"Gue ngelakuin itu bukan karena gue cinta lo.ngerti?!" ketus Alfha
*deg*
"i,ya a,aku mengerti." jwb Vana pelan...
Setelah itu Alfha tiba tiba menyodorkan sebuah kartu kredit Berwarna hitam dipadukan dengan Warna emas yg artiny kartu tersebut adalah Kartu tanpa batas atau unlimited.
"nih lo ambil" ucp Alfha..
"Lo ambil buat kebutuhan sehari hari...."
"Ahh ti,tidak usah aku tidak mau merepotkannmu.." jwb Vana
"Ambil gak! gue ngasihin ini cuman buat biar harga diri gue gak turun karena gapernah ngasih istri sendiri uang,ngerti gak!?" ketus Alfha
"............" karen takut Vana langsung mengambil kartu itu dan melanjutkan Makannya...
.
.
.
brsmbung...
__ADS_1