
"Apa kamu akan datang Van?" tanya Fara
"entahlah" jwb singkat Vana
setelah berbincang bincang mereka bertiga pun berpencar kembali kekelas masing masing...
saat Vana hendak kembali ke kelas
terdapa Vanya dan geng nya sedang memperhatikan Vana..
"eh Vanya liat tuh ada anak orang miskin,giman kalo kita kerjain hihi" kata salah satu geng Vanya
"Hmm menarik,ayo coba" jwb Vanya.
"hei kamu!" teriak Vanya memanggil Vana
Vana pun menghampiri Vanya dengan kepala ditundukkan
"iya ada apa?" jwb Vana
"lo datang ke acara gue kan?" tanya Vanya
"aku tidak tahu" jwb Vana
"cih belagu amat ni anak" kata Vanya dalam hati
"Lo harus dateng kalo gak liat aja lo hah.." ketus Vanya
"Dan satu lagi besok diacara ultah gue ada dresscode temanya badut, jadi loe harus berpakaian badut karna itu dresscode nya" kata Vanya semeringai..
"i..i ya" jwb gugup Vana yg takut akan ditindas.
lalu Vana pun kembali kekelasnya
__ADS_1
"Hahahahahahahah bego banget tu anak hahaha begoo sumpah begoo" ketus Vanya dan gengnya...
Lalu sepulang sekolah...
"Vana rumahmu dimana,mau bareng?" tanya Zaki pada Vana
"ohh gausa Zak,Rumahku ga jauh dari sini kok" jwb Vana sambil tersenyum.
"hmm yaudah duluan ya" zaki
"iya hati hati" Vana
saat itu Vana tak sadar Bahwa ada yg memperhatikannya dibelakang dan ternyata itu adalah calon suaminya si Alfha
Alfha memperhatikan tingkah laku Vana yg berbeda saat berbicara dengan Zaki
Ia tampak geram dan kesal melihatnya..
lalu Alfha menarik paksa tangan Vana yg sontak membuat Vana kaget
"...." Alfha hanya diam dan masi menarik tangan Vana dan menyuruhnya masuk mobil.
Vana pun menolak "apaansi? aku punya sepeda yg lebih baik daripada mobilmu!"
Alfha pun makin emosi dan mengunci rapat mobilnya itu .
D a n V a n a h a n y a b i s a p a s r a h.
"lo bicara sama laki siapa tadi!?" tanya Alfha dengan nada dingin
"urus urusanmu sendiri" jwb Vana
mendengar jawaban dari Vana Alfha menaikkan kecepatan dari mobilnya dan membuat Vana agak ketakutan karna Alfha mengebut dengan kencang.
__ADS_1
"bisa pelan gak sih?, nyawaku masih berharga buat ibuku!" ketua Vana
"turuun!,cepat turunn,mobilku tak pantas untuk orang rendah sepertimu" kata Alfha
Alfha pun memberhentikan Mobilnya..
"oh." jwb Vana.
setelah Vana turun Alfha pun melajukan mobilnya kembali.
"apa aku harus berjalan sekitar 9 km?,huhu hiks" ucap Vana yg menahan nangis dan pasrah
Vina pun berjalan langkah melangkah sambil menundukan kepala dan hanya menangis dan merasa malu karena mendapati pengendara pengendara yg melihat kearahnya dengan wajah kasihan padanya.
"aku sangat menyedihkan,hiks" gumam Vana
diperjalananya Ternyata Vana masih diperhatikan Oleh Alfha dibelakang tanpa sepengetahuannya.
"Itu akibatnya kau membantahku" ucap Alfha
setelah hampir 1 jam Vana berjalan pulang ia akhirnya sampai ke rumah dengan keringat yg bercucuran di bajunya..
Vana bergegas kekamar dan mandi agar ibunya tidak tahu Bahwa ia berjalan pulang kerumah dan tidak mau membuatnya khawatir
setelah mandi Vana keluar dan berjalan ke dapur Untuk menghampiri ibunya..
"ibuu Vana lelah" ucap Vana kepada ibunya
"ehh ankku kau sudah pulang? iya ibu tau sekolah membuat cape kan gapapa itu kewajiban sayangku" kata ibu Vana yg tak tau bahwa anaknya itu sebenar nya telah berjalan kaki menuju kerumah
".................."
"udah nak ayo makan" Ibunda.
__ADS_1
setelah makan Vana memutuskan untuk merebahkan tubuhnya ke kasur dan tidur dengan cepat.