
Keesokan pagi nya.
Angga bangun lebih awal daripada david dan clarissa.
Flasback off
Setelah selesai saling memberikan obat antara david dan clarissa. David menyuruh clarissa agar menginap di apartemen milik david sementara untuk malam ini.
Clarissa menatap kasur yang terdiri dari 2 lapis itu.
Angga sedang tidur di lapisan ke 2 yang di tarik dari dalam tempat tidur.
Ia menatap ke arah david, sedangkan david yang mengerti maksud tatapan clarissa segera menyuruh clarissa agar tidur di kasur yang lapisan atas.
"Lu tidur disitu ya, ga usah khawatir, kami ga bakal ngapa²in elu kok" kata david yang hendak berbaring di samping angga.
"Gapapa nih dav?" Tanya clarissa ragu
"Iya gapapa, cepat tidur. Besok aku anter ke rumah sakit sebelum ke kampus. Besok kamu cuti saja, nanti aku yang bantu bilang ke dosen kamu" ucap david sambil memejamkan mata nya.
"Makasih" kata clarissa yang menatap langit² apartemen.
Dari arah bawah sudah tidak ada jawaban lagi dari david. Hanya terdengar suara nafas dan detik jam.
Clarissa segera memejamkan mata nya. Begitu lelah rasanya hari ini.
__ADS_1
...
Angga melihat jam yang masih pukul 8 pagi. Ia beranjak ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk kedua temannya itu.
Klenteng... (suara alat dapur yang terbuat dari alumunium jatuh ke lantai)
David yang mendengar ada suara berisik dari dapur beranjak dri kasur untuk melihat nya.
"Angga, ngapain lu? Mau maling di apartemen gue ya?" Tanya david
"Mata lu itu maling, gue mau bikinin clarissa sarapan. Kasian semalam dia harus nahan sakit" ucap angga yang mengolesi roti tawar dengan mentega.
Sedangkan david langsung mengambil roti itu dari genggaman angga. Tidak ada angin tidak ada hujan david memarahi angga.
"Uda biar gue aja, lu duduk aja noh disana" ucap david sambil memuncungkan bibir nya memberi arah sofa.
David menghempas tangan angga berkata"biar gue aja yang buat di bilang"
Angga tersenyum miring lalu meninggalkan david yang masih di dapur.
"Ada apa sih sama sih david hari ini? Tumben²nan mau bikinin sarapan." Gumam angga dalam hati.
...
Di dapur.
__ADS_1
David sibuk membuat sandwich untuk clarissa. Ia dengan telaten mengolesi dengan mentega, memberi sayur, mayonais, dan ada beberapa bahan lainnya di barengi dengan susu yang sudah tertata di gelas.
Setelah selesai membuat sarapan. David menghampiri clarissa yang masih tertidur pulas.
David meletakkan sarapan itu di meja dan duduk di pinggir kasur.
Ia menggoyang goyangkan lengan clarissa tetapi clarissa tak kunjung bangun.
Lalu david menempel kan tangannya ke kening clarissa.
"Panas bgt, tapi dia masih hidup kan" gumam david dalam hati.
Lalu memanggil angga.
Angga menghampiri david yang tadi memanggil nya dengan berteriak.
"Lu bisa ga sih, manggil gue itu pelan dikit. Bikin jantungan aja" kata angga dengan kesal.
"Ada apa?" Tanya angga
"Suhu tubuh clarissa panas bgt ini. Gimana ini?" Ucap david panik.
Angga langsung duduk di pinggir kasur lalu menempel kan tangannya di kening clarissa.
"Panas bnget" ucap angga.
__ADS_1
"Ambil es batu buruan sama handuk" kata angga yang memerintah david.
David langsung berlari ke arah dapur mengambil es batu dan handuk berisi air sesuai perintah angga.