
Setelah itu anna berbincang bincang dengan kevin yang jarak nya sedikit menjauh dri anggri agar anggri tak mendengar nya.
Anggri menatap kesal ke arah anna karna perbincangan mereka lama sekali.
Membuat seorang anggri menjadi bosan. Dengan masker hitam polos kebanggan anggri dan aerphone melekat di telinga nya ia duduk di kursi sambil menidurkan kepala nya ke dinding.
Memejamkan mata lalu mendengarkan lagu² kesukaan anggri dari aerphone kebangaannya itu.
Setelah berbincang bincang dengan anna, kevin menghampiri anggri yang sedang tidur di kursi sambil mengenakan masker dan aerphone.
Kevin menyelipkan anak rambut yang menutupi wajah anggri ke telinga dan melepaskan aerphone yang sedang berbunyi itu dari telinga anggri.
Anggri membuka mata nya yang merasakan seolah ada yang mengambil aerphone nya.
"Sudah selesai bicara nya?" Tanya anggri yang melepas masker
"Sudah, ayo kita ke ruangan saya" kata kevin beranjak berdiri sambil mengangkat kedua tangan anggri yang enggan berdiri itu.
Sepanjang jalan, anggri memeluk erat lengan kevin, ia tak memperdulikan para suster dan pasien yang melihat mereka.
Sifat manja anggri tiba² muncul seketika. Entah itu karna cemburu terhadap anna atau memang karna keinginanya.
...
Ceklek
Kevin membuka pintu ruangannya yang berada di lantai 4.
Anggri langsung melepaskan pelukan nya dan membuka tirai yang menutupi pemandangan dari atas tsb
"Wahhh" ucap anggri takjub melihat pemandangan dari ruangan kevin.
Kevin yang melihat anggri kagum hanya tersenyum lalu ia memilih duduk di kursi nya.
__ADS_1
"Anggri" panggil kevin.
Anggri menoleh ke arah kevin lalu menghampiri nya.
Kevin memutar kursi nya agar mengarah ke anggri yang berdiri di samping nya.
Kevin berdiri di hadapan anggri lalu memeluk gadis mungil itu.
Anggri terbelalak kaget tapi membiarkan kevin memeluk nya.
Aroma damai kevin menusuk organ penciuman anggri. Rasa damai dan nyaman menyelimuti nya.
Kevin berulang kali mencium pucuk kepala anggri. Anggri yang merasa nyaman membalas pelukan kevin.
"Kevin" panggil anggri
"Hm" jwb kevin yang masih memeluk anggri
"Kevin" panggil anggri kembali
"Hm"
"Ada apa sayang?" Tanya kevin heran kepada anggri.
Anggri menatap lekat kevin yang penuh keheranan itu.
Anggri menunjuk bibir nya dengan jari telunjuk.
Kevin masih heran tak mengerti maksud anggri.
Anggri tetap masih menunjuk bibir nya.
Dan akhirnya
__ADS_1
Cup
Kevin mencium bibir anggri sekilas
"Lagi" rengek anggri seolah kecanduan akan bibir manis berwarna pink dosen nya itu.
Kevin tersenyum lalu mencium kembali bibir anggri sekilas.
"Lagi" pinta anggri lalu kevin mencium sekilas bibir anggri kembali.
"Lagi, lagi, lagi, lagi, lagi" ucap anggri dengan nada rengekkan nya.
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
Dan di ciuman terakhir, kevin menahannya sedikit lama sambil memejamkan mata nya.
Selang beberapa menit, kevin melepaskan ciumannya dan anggri langsung memeluk erat kevin menyembunyikan wajah merah nya karna malu.
Kevin tersenyum geli melihat kelakuan anggri.
Tak ada niat kevin untuk sampai mel*mat bibir anggri. Apalagi sampai melakukan hal² aneh, di karenakan umur anggri yang masih 19 tahun sedangkan kevin sudah berumur 26 tahun. Kevin memang berpikir dewasa dan lebih mengutamakan logika di bandingkan dengan nafsu nya. Dan hal itulah yang disukai anggri.
Anggri yang masih mempereratkan pelukannya seakan akan tak mau kevin pergi meninggalkannya.
Kevin melepaskan pelukannya dan menatap anggri yang menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Kevin mengangkat kepala anggri dengan kedua tangannya.
"Ada apa?" Tanya kevin yang curiga dengan sikap anggri tadi.