You And Him

You And Him
Foto


__ADS_3

Tidak ada" jwb anggri


"Kamu yakin?"


"Ya, aku yakin"


Padahal di dalam hati anggri, anggri sangat tak suka jika kevin berdekatan dengan dokter anna. Meskipun mereka rekan kerja, tetapi tatapan mata anna kepada kevin sangat lah berbeda.


Tring... Tring... Tring.. (suara dering telepon kevin di atas meja)


Kevin melepas pelukan anggri lalu menjawab telpon tsb.


Setelah menjawab telpon kevin meminta izin kepada anggri karena ada pasien yang harus di tangani.


"Anggri, kamu disini saja ya, saya harus pergi sebentar, ada pasien yang harus saya tangani" ucap kevin mencium kening anggri lalu meninggalkannya.


...


Anggri duduk di kursi kevin, memutar mutar kan kursi nya sambil melihat lihat ke sembarang arah.


Ketika melihat lihat tatapan anggri berhenti disebuah laci.


Anggri penasaran dan membuka nya.


"Foto nya kok di balik" gumam anggri.


Anggri kaget, ia melihat foto kevin sedang merangkul dokter anna. Kevin tampak bahagia di foto tsb begitupun juga dokter anna.


"Apakah mereka pernah berpacaran?" Tanya anggri dalam hati.


Anggri terus menatapi foto tsb. Hati nya tampak kacau sampai ada suara pintu terketuk oleh seseorang.


"Dokter, apakah saya bisa masuk?" Tanya wanita itu dri arah luar


"Ya, silahkan masuk" jwb anggri.

__ADS_1


Anggri membelalakkan mata nya, ternyata yang datang adalah dokter anna.


"Ada apa dokter?" Tanya anggri seolah olah ruangan itu adalah miliknya.


"Ada hal yang harus saya bicarakan dengan dokter kevin, dimana dia?" Tanya anna sembari menyapu seluruh ruangan dengan mata nya.


"Dia tidak ada disini, dia sedang menangani pasien" jwb anggri santai.


"Mungkin jika itu penting, nanti bisa saya katakan pada nya" kata anggri sambil tersenyum.


"Ah tidak usah, terimahkasih. Kalau begitu saya pamit" ucap anna lalu meninggalkan anggri yang masih duduk di kursi kevin sambil memegang foto tsb.


...


Selang 30 menit.


Anggri yang sedang fokus bermain ponsel di kursi kevin sampai tak mendengar bahwa kevin sudah datang menghampiri nya.


Kevin langsung menarik ponsel anggri melihat apa yang sedang dilakukan gadis nya itu.


Foto yang anggri temukan tadi sudah ia kembalikan ketempat semula.


Kevin menatap heran anggri yang bersifat tak seperti biasanya.


"Tadi ia begitu manja, kenapa sekarang malah mengabaikan diriku. Huffff" gerutu kevin dalam hati menarik nafas kasar.


"Ada apa sayang?" Tanya kevin sambil menjongkokkan tubuh nya dan memutar kursi anggri agar mengarah kepada nya.


Anggri menatap sekilas mata kevin. Ia takut menatap mata coklat milik kevin. Ia lebih memilih untuk menatap ke arah bawah di bandingkan menatap mata milik kevin.


Anggri masih tak menjawab, di bawah anggri memainkan jari jemari nya.


"Hei, ada apa? Apa ada masalah?" Tanya kevin menangkup kedua pipi anggri agar menatap mata nya.


"Tadi dokter anna datang kesini, ia ingin berbicara kepada mu" kata anggri dengan nada rendah

__ADS_1


"Terus?" Tanya kevin penasaran


"Dia menanyakan dirimu kepada ku, ku bilang kamu sedang menangani pasien, lalu setelah itu dia pergi" ucap anggri menundukkan pandangannya kembali.


"Lalu kenapa kamu seperti ini ha?" Ucap kevin sangat lembut.


Anggri tak bergeming, ia masih terdiam dan memainkan jari jemari nya.


Kevin yang frustasi akibat sikap anggri, beranjak berdiri dan mengangkat anggri ke meja.


"Turunin aku" kata anggri malu.


"Katakan dulu ada apa?"


"Tadi di laci aku menemukan sebuah foto yang di balik, aku penasaran dan mengambilnya. Maaf aku sudah lancang" kata anggri dengan mata berkaca-kaca tetapi tetap menunduk.


Kevin langsung mengambil foto yang ia simpan di laci.


"Apakah ini?" Tanya kevin dengan menunjukkan foto nya


"Ya" jwb anggri singkat


"Apakah kalian dulu pernah menjalin hubungan?" Tanya anggri yang memberanikan diri untuk menatap mata kevin.


"Ya, dulu kami sempat berpacaran"


Anggri menundukkan wajah nya kembali setelah mendengar perkataan kevin.


"Hm aku pulang dulu ya, ada vriska dirumah soalnya" kata anggri berbohong.


"Sini, kembalikan ponsel ku" ucap anggri mengambangkan tangan meminta nya di udara.


Kevin menggeleng dan memasukkan ponsel anggri ke dalam kantung celana nya.


"Itu ponsel ku, aku mau pulang" kata anggri sedikit meninggikan suara nya.

__ADS_1


"Kamu ga boleh pulang, kalau tidak dengan ku" kata kevin sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jas.


__ADS_2