ZALGA

ZALGA
BAB 5: KELUARGA BRAMATA


__ADS_3

Rumah besar bernuansa London yang tampak elegan mampu membuat siapa saja yang melihatnya terpesona ingin menempati.


dan taman yang sangat luas banyak di tumbuhi beberapa bunga tulip putih dan pepohonan rindang yang menambah kesan rumah itu.


Terlihat seorang pria tampan yang masih berusia 24 tahun memiliki tubuh atletis tengah bersantai menyiram bunga bunga tulip yang bermekaran dengan selang yang ia pegang.


Dirinya hanya memakai boxser bertelanjang dada memperlihatkan perut sixpack nya yang **** membuat seorang wanita yang dari tadi memandangnya menjadi salah tingkah.


" Alga" panggil seorang wanita yang kini berjalan ke arahnya.


Alga kaizo bramata putra sulung keluarga bramata dari barham bramata dan kian diata.


Pewaris tunggal bramata yang kekayaannya tidak usah di pertanyakan.


Barham seorang pembisnis sukses sehingga perusahaannya mempunyai cabang di luar negri dan cukup pesat kemana mana .dan kian seorang disainer yang cukup terkenal bahkan dirinya tak jarang melakukan bisnis di luar negri hingga ber bulan bulan dengan barham yang selalu menemaninya.


Mendengar namanya di panggil alga menoleh ke arah wanita yang kini sudah berada di samping ia berdiri.


" Gaby?.... Kapan lo datang?" Tanya alga terheran dengan kedatangan Gaby di sampingnya.

__ADS_1


Falora Gaby safya wanita cantik bertubuh **** berusia 21 thn blasteran Amerika+indo berkulit putih berambut sebahu memakai pakaian **** berwarna putih seperti bunga tulip di depannya.


"Udah dari tadi " jawab Gaby manyun.


" Tapi gue gak liat" alga menghentikan aktifitasnya dan beralih menatap Gaby di sampingnya dengan bersedekap dada berwajah dingin.


" Aku udah dari tadi di sini.kamunya aja yang gak merhatiin aku dan terus nyiram bunga tulip ini" Gaby sedikit kesal merasa dirinya yang sudah terlihat **** tidak di perhatikan oleh alga.


Alga tidak menghiraukan perkataan Gaby dan meninggalkannya berjalan kearah tempat duduk yang terbuat dari kayu tanpa merespon ucapan Gaby yang sedikit geli ia dengar.


" Ihhh alga kok gitu aku gak di perhatiin dari tadi .


padahal aku udah **** kayak gini Lo" rengek Gaby membuntuti alga dari belakang.


Gaby juga duduk di samping alga yang memilih memainkan hendpond nya ketimbang mengobrol atau apalah dengannya.


Gaby sangat kesal dengan perilaku alga yang kelewat dingin.


" Ni alga matanya rusak kali ya .gue yang cantik **** kayak gini di kacangin malah main henpon dia.

__ADS_1


itu henpon lebih cantik apa dari gue. Ihhh kesel kesel" oceh Gaby membatin.


2 menit tak kunjung alga memperhatikannya Gaby merasa jengkel geram dengannya.


" Al kamu kok main handpond terus sih ..gak ngehargain aku banget deh yang lagi di samping kamu.. Ajak aku ngobrol kek gitu"oceh geby yang sudah tak tahan dirinya di kacangain.


alga mematikan handpond nya lalu ia letak kan dan menghadap ke arah geby menatapnya lalu berbicara.


" hmmm sekarang apa yang Lo pengen bicarain" ucapnya dingin.


Geby tak menggubris ucapan alga dirinya salah fokus dengan wajah alga yang tampan hidung mancung serta bibir yang merah merona ingin ia santap sekarang juga.


Melihat wajah geby yang melamun alga memanggilnya.


" Gaby." panggilnya membuat sang empu terkejut.


" ah iya AL" ucap Gaby setengah terkejut.


" sekarang apa" tanya alga malas.

__ADS_1


bingung Geby menjawab.


" apanya yang apa" tanya geby balek dengan raut wajah bingung.


__ADS_2