
Di ruangan yang begitu banyak tumpukan berkas berkas tengah seorang pria berkaos hitam tengah disibuk kan dengan begitu banyak pekerjaan.
Sesekali dirinya menyeruput kopi yang berada di atas meja di depan dirinya duduk.
Mengotak Atik kayboard dengan raut wajah serius hingga dirinya tidak merasakan kehadiran gadis kecil di ambang pintu yang tengah menatapnya cemberut.
"Kak alga tidur kalo udah ngantuk..ini udah malem loh kak" ucap seorang gadis kecil yang masih berumur 12 tahun dengan baju piamanya Kiran andinj berjalan kearah alga duduk.
Alga menoleh ke arah sang adek tersenyum.
" nggak kok kakak belum ngantuk..kak alga harus selesain ini dulu" ucapnya lembut mengelus rambut kiran.
Tidak percaya jika kakaknya belum mengantuk Kiran menggelengkan kepalanya.
" nggak kakak ngantuk liat aja mata kakak merah gitu..." Jawab kian.
" ayo ah kak temenin kian tidur" rengek kian menarik tangan alga.
Dengan pasrah alga menurut tidak ingin jika adek tersayangnya menangis.
" oke sekarang kita kekamar" ucap alga dan Mengangkat tubuh kecil Kiran menggendongnya membawa keluar ruangan berjalan ke arah kamar Kiran.
✨
Melangkah memasuki kamar bernuansa serba pink alga menidurkan kiran di Atas ranjang.
__ADS_1
" nah sekarang kian tidur ya" ucapnya mengecup kening kiran sayang.
Selesai menyelimuti kian alga hendak pergi namun pergelangan tangannya di tahan oleh kiran.
" kok kak Al mau pergi sih..kiran gak mau ditemenin nih" ucap kiran cemberut melihat alga akan pergi.
Alga pasrah dan langsung berbaring di samping kiran tidur menyelimuti dirinya sendiri dengan selimut yang kiran kenakan.
" sekarang tutup mata kamu dan lekas tidur..kakak temenin" suruh alga memeluk tubuh kecil kiran.
Butuh 3 menit kiran sudah terlelap dalam tidurnya.
Mendengar dengkuran halus deru nafas kiran yang beraturan alga mengangkat tangannya dari tubuh kiran dengan perlahan beranjak turun dari atas ranjang.
Mengecup sekian kalinya kening kiran alga lekas melangkah keluar kamar menutup perlahan pintu agar tidak membuat kiran terbangun.
Melihat jam di pergelangan tangannya alga mengangguk.
" pantas sepi udah jam 10 ternyata"ucapnya dan lekas berjalan ke ruang kerja.
Membereskan beberapa map yang berserakan alga tak lupa menyeruput kandas kopinya.
Mematikan layar laptop yang sempat ia tinggal
Selesai dengan semuanya alga berjalan keluar dari ruangan berjalan kearah kamarnya.
__ADS_1
Membuka pintu dirinya masuk ke dalam kamar melangkahkan kakinya ke arah ranjang dan langsung merebahkan dirinya.
" Hari yang begitu melelahkan" ucapnya dan perlahan menutup mata.
Baru dirinya akan terlelap terdengar ketikan pintu dari arah luar.
"Tok tok"
" Siapa" tanyanya sendiri membuka mata bangkit dan berjalan kearah pintu dan membukanya.
Terlihat seorang laki laki seumuran dengannya dengan kemeja crem tangan yang ia masukkan kesaku celana yang ia pakai berdiri di depan alga.
" Lo" ucap alga seperti tidak senang dengan kehadiran sosoknya.
Tersenyum pria itu kearah alga dan berucap.
" slow gue cuma pengen ketemu adek ganteng gue aja" ucapnya sambil tersenyum smirk.
Dengan malas alga menjawab.
" udah? Kalo udah pergi sana gue pengen tidur" ucapnya dengan ketus dan menutup pintu kembali dengan sedikit keras.
" Dorr!!"
" fhuhhh...dasar adek gak tau diri" ucapnya dan lekas meninggalkan kamar alga.
__ADS_1
Sedangkan alga mengepal tangannya kuat melihat wajah kakaknya def Sandra bramata yang sangat ia benci dimana def pernah merebut kekasih yang sangat alga cintai dimasa dirinya masih SMA hingga saat ini masih membekas rasa sakit