[Cinta Yang Ditolak]

[Cinta Yang Ditolak]
bertunangan


__ADS_3

acara pertunangan berlangsung dengan mewah,berbagai macam makanan tersedia,dekorasi pesta dihiasi oleh berbagai macam bunga,semua orang bersenang-senang.


disudut meja terlihat zania duduk termenung sendirian,ayah dan ibunya sedang berbincang dengan tamu-tamu,kakak dan adiknya sedang berburu makanan.


"kenapa kau duduk sendirian disini?" tanya seseorang yang zania tidak kenal.


pria itu adalah Agra sepupu arza,dan jelas zania tidak mengenalnya karna Agra dulu tinggal diluar negeri dan dia baru kembali 2 tahun yang lalu.


Arga meminta izin kepada zania untuk duduk dimeja yang sama,entah kenapa Agra merasa ada sesuatu yang istimewa dari gadis berhijab di depan nya ini.


"siapa nama mu?" Agra menjulurkan tangannya untuk bersalaman, zania membalas bersalaman dengan Agra.


"namaku zania" jawab zania sambil tersenyum lembut.


"oh tuhan senyumnya manis sekali" batin agra terus memandang zania tanpa berniat melepas salaman tangan zania,sedangkan zania memandang bingung kearah Agra.


mereka tidak sadar kalau sepasang mata sedang menatap mereka dengan sangat tajam,dan dia adalah arza.


flashback arza


arza sedang berbincang-bincang dengan para kolega bisnisnya,dan tanpa sengaja dia melihat zania sedang duduk sendiri di meja yang tidak jauh dari tempat dirinya berdiri.


arza meminta izin kepada kolega bisnisnya untuk permisi sebentar,saat arza berjalan mendekat ada seorang pria yang sedang berbicara dengan zania.


dan jelas arza tau siapa pria tersebut karena pria itu adalah sepupunya Agra,tapi arza merasa heran untuk apa sepupunya duduk satu meja dengan zania.

__ADS_1


walaupun Agra adalah sepupunya tapi arza merasa ingin sekali menghancurkan wajah Agra yang sudah berani menunjukkan senyumnya pada wanitanya.


"assalamualaikum semuanya,acara yang kita nantikan akhirnya akan segara kita mulai" kata pembawa acara.


semua tamu bertepuk tangan meriah,arza dan Alika dipersilahkan untuk maju ke depan.


Alika sangat bahagia sedangkan arza hanya memasang senyum palsu.


zania yang melihatnya hanya merasakan hatinya terasa perih.


"baiklah untuk kedua pasangan silahkan saling memakaikan cincin nya" ujar pembawa acara.


arza langsung memakaikan cincin berlian Kejari manis Alika dan begitupun sebaliknya,Alika memamerkan cincin berliannya.


acara pemasangan cincin selesai sekarang tinggal acara hiburan yaitu acara dansa,semua mulai mencari pasangan setelah diberi instruksi dari pembawa acara.


sedangkan arza berdansa dengan Alika,Arga dengan adik sepupunya Sonia,dan zania dengan Ahsan.


"untuk semua kalian berdansa sesuai dengan lagunya,jika lagunya berubah berarti kalian harus mengoper pasangan dansa kalian ke orang lain,mengerti" jelas pembawa acara bernama Kaka.


semua orang menjawab mengerti dan lagu pun diputar,semua berdansa dengan romantis,zania dan Ahsan tampak seperti sepasang kekasih.


tidak lama setelah itu lagu pun diganti,Ahsan mengoper zania kesebelah kanan dan kebetulan disebelah kanan Ahsan adalah Arga.


Arga dengan senang hati menerima zania sedangkan zania hanya tersenyum melihat Agra yang terlihat sangat kesenangan.

__ADS_1


arza yang melihat merasa sangat cemburu dan sekarang arza sedang berdansa dengan Sonia,sedangkan Alika dengan orang lain.


lagu pun kembali berganti dengan tidak rela Arga mengoper zania ke arza,sedangkan arza dengan senang hati menerima zania.


zania hanya terdiam menunduk sampai arza mengangkat dagunya untuk melihat arza.


"sudah puas bermain-main" tanya arza dengan suara dingin seperti salju.


zania hanya membisu dan tidak berani untuk menjawab.


arza tersenyum menyeringai melihat kebisuan wanita yang dicintainya.


"bersuaralah sayang tertawalah seperti kau tertawa tadi dengan Agra,tersenyumlah sayang" kata arza membuat zania merinding mendengarnya.


semua orang hanya melihat pasangan arza dan zania karena merekalah yang terlihat paling serasi dan romantis.


musik pun berhenti dan zania langsung berlari keluar dari acara,arza pun tidak melepaskannya dia ikut berlari mengejar zania keluar.


zania berhenti di taman dekat dengan hotel tempat acara dilangsungkan,zania menangis dan ingin sekali berteriak untuk melepaskan rasa sakit yang ada di dalam hatinya.


arza yang melihat zania menangis merasa hatinya seperti disayat,nalurinya ingin memeluk wanita yang dicintainya ini namun logika nya menolak.


"untuk apa kamu terus menangis" tanya arza lembut namun tidak disangka perkataan zania membuat hati arza sakit.


"aku menangis karena kamu arza karna kamu,andai aku bisa mengulang waktu aku tidak akan mau untuk mengenal kamu aku lebih memilih tidak mengenal kamu sama sekali dari pada harus mengenal kamu arza,aku lelah aku benci cinta ini aku ingin cinta yang ada dalam hati aku untuk kamu musnah tanpa berbekas,andai dari dulu aku membuka hati aku untuk rudi pasti aku bisa melupakan kamu,cinta yang kamu kasih buat aku bikin aku terluka arza aku sakit saat liat kamu bertunangan dengan wanita lain,aku ngak setegar yang terlihat,aku benci sama kamu dan aku benci sama cinta kita" bentak zania dengan suara keras.

__ADS_1


arza hanya menatap dingin zania dan memasukkan tangan ke dalam saku celananya tanpa berniat mengatakan apapun.


__ADS_2