[Cinta Yang Ditolak]

[Cinta Yang Ditolak]
kekasih


__ADS_3

jadi aku mau jelasin Agra itu siapa


Muhammad Agra Al-fatah


merupakan seorang lulusan dari kairo,dengan lulusan cum laude,setelah lulus Agra memutuskan untuk bekerja sebagai asisten pribadi sepupunya yaitu arza,Agra adalah teman sekaligus sepupu dari arza ini memiliki postur tubuh yang hampir sama dengan arza,bedanya Agra memiliki bulu-bulu halus yang tumbuh di samping pipinya,Agra memiliki bola mata hitam pekat,Agra sendiri sering disebut kembar dengan arza,karena bukan hanya postur tubuh mereka yang sama,tapi juga cara mereka melihat seseorang hampir sama,bedanya tatapan arza lebih mematikan di banding Arga,Arga sudah berteman dengan arza dari mereka kecil,mereka besar bersama,hanya saja mereka berpisah saat kuliah,Agra yang memilih kuliah di Kairo,dan arza yang memilih berkuliah di turki.


***oke lanjut kecerita 🤣🤣


🌵🌵🌵***


zania sedang beristirahat di kamarnya seraya memutar lagu BTS yang baru yaitu stay gold,dia pun sering sesekali mengikut bernyanyi,tapi zalea tiba-tiba masuk kekamar zania,zania yang terkejut pun hampir saja menepis handphone yang ada disamping bantalnya.


"kakak ngapain sih,ngagetin tau gak" gerutu zania kesal


"kita disuruh umi buat nganterin kue buat bibi" kata zalea memperlihatkan rantang yang berisi potongan kue itu


"bibi mana?" tanya zania seraya memilih pakaian mana yang akan dia pakai


"aduh,bibi istrinya paman Yuda" jawab zalea


sedangkan zania tidak lagi menjawab perkataan zalea karena dia ingin mengganti pakaian.


beberapa menit kemudian,zania sudah selesai dengan menggunakan celana kulot,kaos oblong bertuliskan BTS dan blazer wanita berwarna hitam lengan panjang,dan juga hijab instan warna hitam,sedangkan zalea dia menggunakan rok jeans dengan baju lengan panjang yang dimasukkan kedalam rok,ditambah dengan hijab yang sama dengan zania dengan warna yang sama juga.


zania dan zalea sangat menyukai baju couple mereka sering membeli sesuatu dengan warna yang sama,biasanya mereka akan membeli hijab yang sama,baju dengan model dan warna yang sama,dan Hoodie pun mereka memiliki warna yang sama.


contoh hijab yang digunakan zania dan zalea



mereka pun pergi kerumah keluarga Al-Jazeera.


sesampai nya disana mereka pun memarkirkan mobil di depan rumah megah yang bak istana itu,mereka sudah sering kesini bahkan mereka pernah menginap disini dulu saat zania masih kelas tiga SMA dan zalea sudah kuliah semester dua.


mereka tidak pernah bertemu dengan tuan muda keluarga ini,ya karena jika mereka menginap disini pasti nya hari libur,dan arza sendiri jarang sekali pulang kerumah saat dia masih kuliah,makanya dua tahun arza sudah bisa menyelesaikan kuliah nya dengan gelar cum laude,tentu arza sangat membanggakan nama keluarga Al-Jazeera.


yang zalea dan zania tau tuan muda keluarga ini sedang kuliah dan sekarang sudah menjadi pembisnis,mereka tidak tau kalau arza sudah kembali karena setelah zania memasuki universitas dia dan zalea jarang menginap bahkan mereka untuk berkunjung saja jarang,bahkan tidak pernah karena kepadatan aktifitas mereka sehari-hari.


zania dan zalea pun melangkah masuk kerumah yang pernah mereka kunjungi tersebut.


"assalamualaikum" ucap zania dan zalea bersamaan

__ADS_1


"waalaikum salam". jawab seorang paruh baya yang masih terlihat cantik,dia adalah mama nya arza


"eh kalian, zalea zania udah lama banget loh gak kesini" ucap mama arza seraya tersenyum


"iya bibi,bibi apa kabar" tanya zalea seraya mencium punggung tangan bibi nya itu


"bibi baik kok" ujar bibi mama arza


"eh ini zania kok diem aja,kalian ayo masuk" ujar mama arza mempersilahkan mereka untuk masuk.


"kalian sekarang udah kerja apa?" tanya mama arza


"kalau aku dokter spesialis anak bibi" ujar zania tersenyum


"aku sendiri udah punya restoran bibi"tambah zalea


"ya ampun,kalian udah pada dewasa aja,dulu waktu kalian nginep disini masih remaja loh,bibi gak nyangka udah tiga tahun kita gak ketemu" kata mama arza tersenyum haru.


"o iya bibi,bibi sama Tante Yuda Dateng ke nikahan aku ya,udah gak lama lagi kok" ujar zalea


"kamu mau nikah Lea,ya ampun Tante gak nyangka loh,iya Tante bakal Dateng kok" kata mama arza sedikit terkejut


"iya Tante,acaranya dua Minggu lagi kok" ucap zalea


"26 bibi" ujar zalea


"kalau kamu Niza?" tanya mama arza lagi


"kalau aku bibi belum tua-tua banget lah hehehe,baru 24 bibi" jawab zania terkekeh


"kamu mah za,dari dulu suka nyeplos aja ih" kata mama arza terkekeh


mereka pun berbincang-bincang,waktu pun sudah menunjukkan pukul 4 sore,karena zania dan zalea belum shalat mereka memutuskan untuk shalat di rumah bibi Al-Jazeera saja,karena mereka dari kecil sudah diajarkan untuk tidak memperlambat waktu shalat.


setelah shalat zania dan zalea memutuskan untuk pulang karena hari pun sudah sore,saat mereka keluar dari rumah mereka bertemu dengan arza,arza hanya mengenali zalea karena waktu ia akan berangkat ke turki dulu,zalea juga ikut mengantarnya ke bandara.


"zalea" ujar arza terkejut


"arza" ujar zalea yang juga terkejut


"eh Lo udah balik dari turki?" tanya zalea

__ADS_1


"udah lama kali gue balik,Lo sih waktu gue balik gak pernah lagi ke sini" kata arza tersenyum.


sedangkan zania dia tidak mengingat arza,karena dulu saat arza pergi ke Turki zania masih di pesantren,tapi dia ingat bahwa laki-laki ini yang telah menolongnya waktu itu.


dan arza tidak sengaja melirik ke arah zania,di terpaku karena ternyata wanita di samping zalea adalah perempuan yang sudah membuat dia beberapa hari ini linglung.


"zania,kamu zania kan" tanya arza


"iya,aku zania orang yang pernah kamu tolong,sekali lagi terima kasih ya" ujar zania tersenyum manis


"eh iya sama-sama,kalian memang ada hubungan apa ya?" tanya arza bingung


sedangkan zalea tersenyum,ternyata arza tidak mengingat kekasih masa remajanya ini.


jadi saat arza berumur 16 tahun,arza pernah memberitahukan kepada zalea bahwa dia menyukai zania,sedangkan zania saat itu baru berumur 13 tahun,zalea sendiri berumur 15 tahun.


zalea heran kenapa arza menyukai adiknya yang baru duduk di bangku kelas satu SMP itu,zania sendiri saat SMP memutuskan untuk masuk pesantren sampai dia SMA,dan zania tidak tau bahwa arza laki-laki yang selama ini dipanggil Abang olehnya itu menyukai dirinya.


zania sebenarnya menyukai arza dari dia berumur 10 tahun,tetapi karena melihat banyak sekali perempuan-perempuan yang mengejar arza,zania pun memutuskan untuk menyukai dalam diam,zania pikir dia tidak mungkin dengan arza karena perbedaan umur yang lumayan jauh,juga karena perbedaan keluarga,keluarga Al-Jazeera adalah keluarga kaya raya turun temurun,sedangkan zania dia hanya dari keluarga biasa,hal itu membuat zania merasa minder.


"Niza,kamu gak ingat,dia ini Abang arza" ujar zalea mengingatkan


"Abang arza yang mana?" tanya zania bingung


"kamu lupa,dia ini orang yang dulu pernah kamu suka..ups." ujar zalea keceplosan


"a..apa?dia Abang" tanya zania memastikan


"iya niz,dia Abang Muhammad arza Al-Jazeera" ujar zalea menyebutkan nama panjang arza.


sedangkan arza dia binggung maksud dari dua wanita di depan nya ini.


"maksud kalian apa sih?" tanya arza bingung


"ini lagi,dia ini adik gue zania putri Al-Habib" kata zalea yang mulai kesal karena diantara sepasang kekasih masa remaja ini tidak mengingat orang yang mereka cintai dulu,bahkan sampai sekarang.


"a...apa? zania" ujar ujar arza terkejut


"hehehehe maap ye bang aku lupa sama Abang" kata zania terkekeh


"iya,kamu maafin Abang juga,Abang lupa sama muka kamu" ucap arza.

__ADS_1


karena jujur saja arza sama sekali tidak pernah melupakan zania,dia selalu mengingat zania dalam hati dan pikiran nya,bahkan zania pun demikian,dia tidak pernah melupakan kekasih kecilnya ini,jika zania kekasih remajanya arza,berbeda dengan arza,arza adlah kekasih masa kecilnya zania.


__ADS_2