![[Cinta Yang Ditolak]](https://asset.asean.biz.id/-cinta-yang-ditolak-.webp)
zania dan arza sekarang sedang berada di mall untuk berbelanja keperluan apartemen arza.
arza dan zania menjadi sorotan di mall tersebut,mulai dari ibu-ibu,remaja,dan wanita pun memperhatikan mereka,ada yang menatap mereka iri dan ada juga yang menatap dengan tatapan kagum.
zania dan arza telah sampai di tempat pembelanjaan,mereka langsung memilih sayuran segar, buah-buahan,dan juga cemilan karna yang dibutuhkan arza adalah bahan memasak.
setelah selesai memilih bahan-bahannya zania dan arza pun bergegas ke kasir untuk membayar,arza langsung mengeluarkan kartu black card untuk membayar.
saat di kasir pun zania dan arza menjadi sorotan orang-orang,bagaimana tidak zania yang menggunakan celana jeans boyfriend dan t-shirt lengan pendek dengan blazer warna hitam serta hijab pashmina hitam.
sedang kan arza dia menggunakan celana jeans robek-robek dengan kaos berwarna hitam dan jaket kulit warna hitam,sangat cocok jika dipandang oleh mata siapapun.
banyak orang mengira mereka adalah pasangan pengantin baru,tapi kenyataannya tidak seperti itu,tapi kita tidak tau kedepannya hanya author lah yang tau hehehehe.
setelah berbelanja mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu sebelum pulang,zania dan arza memasuki restoran.
"Abang pesen apa?" tanya zania sambil melihat buku menu
"kamu samain aja sama pesanan kamu za" ujar arza santai
"yaudah Abang jangan nyesel ya nanti" ucap zania
setelah itu zania memesan steak salmon dan minuman Boba yang sedang trend sekarang.
setelah memesan makanan zania dan arza bincang-bincang bersama menceritakan pengalaman yang mereka lalui selama ini.
"za,selama Abang di turki kamu pernah pacaran gak" tanya arza menatap zania lembut
"Abang kan tau aku,aku gak diizinin pacaran sama Abi Deket sama cowok aja Abi ngelarang,Abang perlu tau cuman Abang laki-laki yang Deket sama aku" jawab zania tersenyum
"kalau semisal om alzam ngak ngelarang gimana?" tanya arza lagi
"andai sih bang" ujar zania tertawa diikuti arza yang tertawa kecil
setelah makanan datang mereka pun mengakhiri pembicaraan mereka.
saat tengah menikmati makanan masing-masing arza tiba-tiba memanggil zania dan menatapnya dengan serius.
"zania" panggil arza untuk pertama kalinya memanggil zania dengan nama itu
"iya bang kenapa?" tanya zania sambil membalas tatapan arza dengan serius juga.
zania tau jika arza sudah memanggil nama zania dengan namanya berarti arza akan berbicara serius,dan juga jika arza memanggil nama panjang zania berarti dia sudah marah atau sudah murka.
"kamu mau ngak jadi pacar Abang?" tanya arza serius
"jangan becanda deh bang gak lucu" ujar zania terkejut
"Abang beneran za" kata arza menatap zania tajam
maksud dari tatapan tajam arza adalah tanda bahwa dia sedang serius,sedangkan zania yang melihat tatapan tajam arza sedikit takut.
"Abang, dimana-mana orang kalau lagi nembak perempuan tatapan nya tu serius lembut,lah Abang natap za kek mau nerkam" ujar zania tertawa garing
"aku serius zania putri Al-Habib" ujar arza yang sudah sedikit emosi karena zania menganggap itu lelucon
zania pun berhenti tertawa dan membalas tatapan arza tak kalah serius.
"Abang tau kalau aku gak dibolehin pacaran" ujar zania
"Abang tau za,tapi kalau Abang ngelamar kamu sekarang kamu pasti gak mau" arza tau jika dia melamar zania sekarang pasti akan ditolak karena zania sewaktu kecil pernah bilang "aku nanti mau sukses dan berhasil baru aku menikah".
zania terdiam mendengar perkataan arza karena memang itu yang ada dipikiran zania sekarang,melihat zania melamun arza pun mulai bicara.
"za,Abang mohon" mohon arza dengan menunduk
"Abang maafin za,Niza sebenernya juga sayang sama Abang tapi Abang tau aku dilarang pacaran sama Abi" ujar zania menunduk untuk menyembunyikan bulir air mata yang jatuh di pipinya.
"sayang aku mohon jangan nangis" ucap arza,jujur arza saat ini ingin sekali menghapus air mata itu,tapi dia tau batasan.
__ADS_1
"Abang maafin za" ujar zania meminta merasa bersalah.
"kamu gak salah kok za,tapi Abang mohon kamu mau jadi pacar Abang,Abang janji setelah ini Abang bakal langsung bilang sama keluarga kita" kata arza manyakinkan zania.
"iya bang Niza mau" jawab zania tersenyum lembut.
"Alhamdulillah" ujar arza senang
mereka pun tersenyum bersama dan bergegas manghabiskan makanan mereka dan langsung beranjak untuk pulang.
π΅π΅π΅π΅
keesokan harinya saat arza masih dikantor,dia mendapatkan pesan dari kekasihnya zania yang semalam baru menjadi kekasihnya itu.
πpesan
Niza sayang:Abang aku mau kita makan siang,ada yang mau aku omongin penting.
arza:ada apa za?
Niza sayang:nanti juga Abang tau
setelah itu arza pun menyelesaikan pekerjaan nya dengan senyum yang terus terukir di bibirnya.
sedangkan zania dia sekarang sedang tersenyum kecut setelah tadi mengirim pesan pada kekasih nya itu.
"aku udah tau ini bang,pasti kita gak akan pernah bisa bersama" batin zania lirih
π΅π΅π΅
waktu makan siang pun tiba,arza bergegas pergi ke restoran yang telah di pesan oleh zania kekasihnya,dan jangan lupakan senyum yang tak pernah luput dari bibirnya itu.
saat sampai di restoran arza melihat zania yang sudah menunggunya disana,saat melihat arza zania melambaikan tangan nya.
saat setelah mereka memesan makanan zania pun memulai pembicaraan.
"aku nyuruh Abang kesini cuman mau bilang kalau.." zania tiba-tiba menghentikan pembicaraan nya karena gugup.
"aku mau kita putus" kata zania menekankan setiap katanya.
degg.jangtung arza serasa berhenti berdetak
"kamu pasti becanda kan za" tanya arza yang masih tak percaya
"aku serius bang" ujar zania meyakinkan
"apa alasan kamu?" tanya arza dingin menatap tajam zania,zania yang ditatap sudah berkeringat dingin
"alasan nya karena kita tidak cocok" ujar zania terbata-bata
zania pun ingin melangkah pergi dari situasi tersebut,tapi tangan arza menghentikan langkahnya.
"kalau sampai kamu ingin putus dariku karena pria lain,jangan harap pria itu akan tenang,akan kuhancurkan dia dan keluarganya sampai akar,camkan itu" ancam arza dingin dan berlalu pergi dari situ
zania yang mendengar kata-kata arza tadi barusan baru percaya apa yang orang katakan kalau arza adalah orang yang kejam dan sadis,baik itu di dalam dunia bisnis maupun diluar itu,dari kecil arza tidak suka jika sesuatu yang menjadi milik nya diambil orang lain,maka sifat kejam nya akan keluar.
zania pun memutuskan pergi,saat didalam mobil zania mengingat apa yang dia dengar semalam.
flashback semalam
zania pulang diantar oleh arza,setelah itu arza pamit untuk pulang dan zania pun bergegas masuk kedalam rumah.
dirumah ternyata ada tamu dan tamu itu adlah kakek arza Hans dan ayah arza.
"assalamualaikum" salam zania saat masuk,semua pun melihat kearahnya dan menjawab salam.
zania duduk di sofa dimana semua anggota keluarga nya telah berkumpul.
"Niza,kakek Hans dan paman ingin berbicara dengan mu" ucap Abi
__ADS_1
"ada apa ya?" tanya zania bingung
"akhiri hubungan kamu sama cucu saya" hardik Hans dengan suara meninggi
degg... jantung zania berpacu dengan kencang,seluruh keluarga zania terkejut mendengar hal tersebut.
"zania apa yang dibilang kakek Hans itu benar" suara Abi mengagetkan zania yang terdiam,dari suara Abi yang bergetar zania tau kalau Abi sedang menahan emosi.
"maaf kan Niza Abi" hanya itu yang bisa zania ucapkan sekarang.
"sejak kapan kamu berpacaran dengan arza" tanya Abi dengan suara meninggi
"baru saja Abi" suara zania bergetar karena takut
"putuskan hubungan kalian sekarang juga" hardik Hans yang sudah emosi saat mengetahui bahwa apa yang dibilang oleh suruhan nya itu benar.
Hans selalu menyuruh orang untuk menjaga arza mulai dari dia kecil sampai sekarang,dan arza pun tidak mengetahui hal itu.
"kalian itu tidak cocok,kau dari keluarga rendahan sedangkan kami dari keluarga kaya raya,jadi putuskan hubungan mu dengan cucu ku sekarang juga atau kuhancurkan sekolah ayah mu,dan kubuat restoran kakak mu dan calon kakak ipar mu bangkrut" kata hans dengan suara meninggi
"kenapa anda membawa kakak ipar ku dan keluarga ku,mereka tidak salah dalam hal ini" ujar zania yang mulai tersulut emosi
"hei kau wanita murahan berani sekalia berbicara begitu padaku,kau dan keluarga mu memang tidak tau malu,dari pertama anak ku berkawan dengan ayah mu itu aku sudah curiga dia akan mengambil harta kami,tapi saat dia sudah menikah dan mempunyai anak kecurigaan ku itu pun memudar,tapi saat aku tau kalau kau berpacaran dengan cucuku hal itu membuat kecurigaan ku selama ini terbukti,memang kalian dari keluarga rendahan yang tidak tau malu" hardik Hans dengan suara meninggi,setelah itu dia berdiri dari duduk nya dan berjalan keluar
tapi saat dia akan keluar dia mengucapkan kata-kata yang membuat zania serasa dunia nya runtuh dan menangis.
"oh ya satu lagi,aku sudah menjodohkan arza dengan Alika anak pengusaha terkaya nomor 3 di Asia dan dia sangat cocok dengan arza,dan satu lagi yang perlu kau tau arza sudah menerima lamaran ini dari kemarin" ujar Hans sebelum keluar dan menekan kan kata nya di akhir.
zania menangis di dalam pelukan umi,sedangkan Abi sudah pergi ke ruang kerja nya untuk meredam emosi nya,zalea dan Ahsan hanya terdiam menahan tangis.
flashback end
zania yang meratapi nasib nya itu hanya bisa menangis karena dia diancam jika mengataka itu sebagai alasan perpisahan maka keluarga Al-Habib tidak akan ada lagi di indonesi,bagi keluarga Al-Jazeera menghilang sebuah keluarga dari negara ini itu sangat mudah.
setelah puas menangis zania pun manjalanka mobil nya menuju kerumah nya,zania sekarang dilarang bertemu dengan arza oleh Abi nya,dan zania lebih baik menuruti.
zania sendiri benci kepada arza karena mendengar kalau arza sudah menyetujui perjodohan itu malah membuat zania menjadi kekasih nya,zania yang penasaran dengan kehidupan arza di Turki pun mencari tau di google.
banyak akun yang mengatakan kalau arza adalah seorang pengusaha muda yang kejam dan sadis,dan yang membuat zania membenci arza karena pernyataan banyak akun wanita kalau arza adalah Playboy,zania pun merasa dirinya bodoh karena telah percaya pada kata cinta arza.
sekarang zania sangat lah membenci keluarga Al-Jazeera.
π΅π΅π΅
sudah dua hari dari hari pertemuan zania dan arza,dan arza maupun zania tidak berhubungan sama sekali.
seperti biasa setiap pagi zania pergi ke rumah sakit,tapi saat sampai di rumah sakit zania terkejut karena semua dokter disuruh berbaris karena kedatangan tamu penting.
zania pun ikut serta untuk berbaris karena tamu penting itu adalah pemegam saham terbesar di rumah sakit.
saat sudah berbaris zania dibuat terkejut karena yang datang adalah orang yang pernah menjadi kekasihnya.
flashback arza
setelah pergi dari restoran meninggalkan zania,arza bergegas pergi ke kantor nya dan menghubungi Agra asisten nya untuk masuk keruangan nya.
saat Agra masuk dia dibuat terkejut karena melihat kekacauan yang di buat oleh arza,meja kerja arza sudah berantakan, laporan-laporan sudah berjatuhan entah kemana,dasi yang sudah dikendurkan,rambut yang acak-acakan di tambah dengan raut muka arza yang terlihat sangat marah.
"ada apa ar" tanya Agra
"cari tau dimana tempat kerja zania,siapa yang dia temui beberapa hari ini,apa yang dia kerjakan,siapa yang dekat dengan nya,semua tentang keseharian zania laporkan pada ku setiap harinya" perintah arza dengan tatapan tajam
"maksud mu,aku harus menyuruh orang membuntuti zania?" tanya Agra tidak percaya
"apa aku perlu menjawab,cepat laksanakan perintah ku" hardik arza dengan suara meninggi
Agra pun keluar dari ruangan arza dengan kesal karena pertanyaan nya tidak dijawab, boro-boro dijawab yang ada gue yang di marahin gerutu arza seraya berjalan keruangan nya.
***di ruangan arza
__ADS_1
"kamu adalah milikku zania,jangan berharap aku melepaskan mu,jika kau pergi dariku akan ku buat dunia ini hancur agar kau tidak bisa lari***" inilah arza dibalik kelembutan dan keramahan nya tersimpan sikap yang kejam dan sombong.