![[Cinta Yang Ditolak]](https://asset.asean.biz.id/-cinta-yang-ditolak-.webp)
"kamu gak pacaran Ahsan kan?" zania menatap ahsan tajam.
sedangkan Ahsan terlihat sangat gugup hingga berkeringat dingin.
"gak kak,aku gak pacaran kok" *tapi pdkt iya sih.
sambung Ahsan dalam hatinya.
zalea menatap Ahsan dengan tatapan mengejek berbeda dengan zania yg menatap Ahsan dgn tatapan menyelidik.
ditengah suasana mencekam khususnya Ahsan,tiba-tiba MC mengetuk microphone menyita perhatian semua tamu undangan termasuk zania,zalea,dan Ahsan.
*akhirnya aku bisa bernafas dengan tenang*
seru Ahsan dalam hatinya melihat fokus zania sudah tidak lagi padanya.
"baiklah para tamu undangan yg kami hormati untuk mengisi waktu luang ini kita akan membuat sebuah permainan dimana disini kami akan memilih tiga pasangan terbaik, nanti mereka akan menebak seseorang sesuai dengan ciri-ciri yang telah kami berikan,apabila jawaban nya salah maka pasangan nya lah yang harus menerima hukuman begitupun sebaliknya,kami telah menyediakan tiga kotak di depan kalian,untuk memilih nama-nama tiga pasangan terbaik kami akan memilih satu nama pasangan dari tiap kotak,untuk para tamu undangan khusus nya yang masih muda silahkan tulis nama anda dan pasangan anda lalu masukkan kedalam salah satu kotak yang ada disini,kami memberi waktu dua menit dimulai dari sekarang" jelas MC cantik tersebut.
permainan ini sengaja dibuat oleh keluarga Al-Jazeera untuk mendekatkan arza dan Alika,karna mereka sudah memasukkan nama arza dan Alika terlebih dahulu.
Ahsan merasa tertarik dengan permainan ini namun dia bingung siapa yang akan dijadikan pasangan nya,Ahsan menatap zalea dan zania secara bergantian.
__ADS_1
zania yang melihat gerak-gerik Ahsan akan memilih dirinya pun langsung menatap Ahsan tajam.
Ahsan yang melihat tatapan tajam zalea menghembuskan nafas nya dengan kasar.
Ahsan tidak berani mengajak zania karna dia tahu kakak nya sedang tidak baik-baik saja.
"Ahsan ayo kita ikut waktunya tinggal 1menit lagi" ujar zania secara tiba-tiba.
zania tahu Ahsan ingin mengikuti permainan tersebut.
"kak Niza kau yang terbaik" ucap Ahsan tersenyum lebar kearah zania.
"Niza kau sedang tidak baik-baik saja,Ahsan mengerti dengan keadaanmu sekarang za" zalea berkata dengan nada khawatir.
"Kak,aku tidak apa-apa kenapa kau begitu khawatir kau tau kan besok aku akan berangkat ke turky untuk kuliah S2 ku,aku hanya ingin mengabulkan keinginan kecil Ahsan sebelum aku pergi" zania berucap dengan lirih.
zalea menatap zania dengan tatapan berkaca-kaca,dia begitu tau sesayang apa zania kepada Ahsan begitupun dengan Ahsan.
bahkan zalea sadar kalau Ahsan lebih dekat dengan zania dibandingkan dengan dirinya.
Ahsan kembali dan menatap heran kearah zalea yang sedang tersenyum sendu kearahnya.
__ADS_1
"ada apa denganmu kak Lea,kenapa kau menangis" Ahsan bertanya dengan bingung.
zalea hanya membalas dengan tersenyum yang kesan dipaksakan membuat kebingungan Ahsan bertambah.
Ahsan beralih menatap zania seolah bertanya apa yang terjadi,namun balasan dari zania membuat Ahsan tertawa ngakak
"biasalah".
"apakah kau sudah gila Ahsan" zalea bergidik melihat Ahsan yang tiba-tiba tertawa ngakak.
Ahsan memeletkan lidahnya kearah zalea sambil tersenyum mengejek,zania yang melihat tingkah laku Ahsan pun hanya tersenyum.
MC pun mengumumkan nama-nama yang terpilih untuk bermain permainan dan nama Ahsan dan zania sama sekali tidak terpilih.
"aku sudah menebaknya pasti aku dan Ahsan tidak akan terpilih dasar keluarga Al-Jazeera sangat licik" ujar zania dalam hati.
zania tau jika sampai namanya dan nama Ahsan terpilih pasti arza tidak akan fokus dengan permainan.
"nama kita tidak terpilih kak,tapi yasudah lah" kata Ahsan pada zania yang sedang tersenyum menatap nya.
zania hanya tersenyum membalas perkataan Ahsan padanya,sedangkan zalea dia malas untuk berkomentar.
__ADS_1