[Cinta Yang Ditolak]

[Cinta Yang Ditolak]
jalan


__ADS_3

setelah pertemuan itu zania dan arza sudah semakin dekat,mereka sering pergi makan siang bersama seperti hari ini.


🌵🌵🌵


zania telah selesai praktek,dan waktu juga sudah menunjukan pukul 6 sore,zania pun bergegas untuk pulang karena di sudah lelah dan merindukan kasur monja nya.


saat zania sedang di parkiran, tiba-tiba berhenti sebuah mobil sport Lamborghini berwarna hitam di depannya,dan terlihat seorang pemuda turun dengan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung nya.


"eh Abang" ujar zania terkejut


"kamu mau pulang za?" tanya Agra sembari berjalan ke arah zania


"iya nih aku mau pulang,Abang ngapain kemari?" tanya zania


"abang mau jenguk seseorang" jawab arza sembari menatap kedua bola mata indah zania.


zania yang ditatap seperti itu oleh arza pun sedikit gugup karena jantung nya berdetak lebih cepat.


*aduh ni jantung kenapa gak bisa kontrol sih* gerutu zania dalam hati.


zania pun mengalihkan tatapannya dari mata indah arza,arza pun yang mengetahui kegugupan zania tersenyum tipis.

__ADS_1


"yaudah bang,aku pulang dulu ya, assalamualaikum" pamit zania berlalu pergi


"waalaikum salam" jawab arza walaupun sudah tidak terdengar oleh zania yang sudah menjauh dan tidak terlihat lagi.


di dalam mobil zania terus saja memenangkan jantung dan pikirannya yang terus saja mengingat tatapan arza tadi.


"huh...tenang jantung tenang" ujar zania menarik nafas perlahan dan membuangnya perlahan.


setelah beberapa menit mengemudi,zania sampai di rumah nya yang tidak terlalu besar,rumah dengan model klasik dan bertingkat dua itu terlihat sangat cantik,karena tampilan yang sederhana.


zania masuk setelah mengucapkan salam dan langsung bergegas ke kamarnya karena sudah tidak tahan dengan badannya yang lengket.


🌵🌵🌵


saat tengah asik membaca novel zania dikejutkan dengan suara nada dering handphone nya yang memutar lagu BTS kesukaan nya.


zania bangun dari tempat dia duduk dan mengambil handphone nya yang berbunyi sejak tadi.


calling on


"assalamualaikum" ujar seseorang di seberang sana

__ADS_1


"waalaikum salam,ada apa ya abang?" tanya zania kepada arza


"mm gini za aku mau kamu temenin aku belanja keperluan untuk apartemen aku ya" pinta arza dengan suara memelas


"gimana ya,tapi ini udah malam loh" ucap zania menolak dengan lembut karena Abi zania sangat melarang putri-putrinya untuk bepergian pada malam hari,kecuali jika itu memang penting.


"aku mohon ya" pinta arza lagi memohon


"memang Agra kemana,kenapa gak minta dia aja yang temenin" ujar zania masih mencoba mencari alasan


"dia itu lagi sibuk" jawab arza


"yauda deh Abang jemput aku ya,aku males bawa mobil" kata zania akhirnya mengalah


"oke" terdengar suara arza yang kegirangan.


setelah mengucapkan salam arza langsung memutuskan panggilan nya.


*maafin Abang za,Abang udah bohong sama kamu, sebenar nya Agra gak sibuk cuma. Abang pengen jalan sama kamu za,karena Abang tau kalau Abang ajak kamu jalan pasti kamu gak mau* suara hati arza


zania memang tidak akan pernah mau untuk pergi dengan laki-laki yang bukan mahram nya,Abi zania sendiri melarang keras zania dan zalea pergi dengan laki-laki,zalea saja yang hampir menikah tidak pernah sekalipun jalan dengan calon suaminya,walaupun zalea dijodohkan tetapi dia sudah menyukai calon suaminya saat mereka pertama kali bertemu begitupun sebaliknya.

__ADS_1


makany zania dia pun ingin mencontoh kakak nya tersebut ,dia tidak akan jalan dengan laki-laki yang bukan mahram nya jika tidak terpaksa.


__ADS_2