![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
"Konan bagaimana keadaan nya sekarang, apa sudah menjadi lebih baik?"
tanya itachi pada Konan yang baru saja keluar dari kamar Menma.
"tenang saja Itachi, dia baik baik saja demnya juga sudah mulai turun jadi tidak perlu khawatir lagi pula ada Menma yang menemaninya di sana, jadi tidak apa apa" mendengarnya Itachi menjadi lebih tenang karena tiba tiba saja Deidara datang sambil mengendong Sasuke di belakang nya dan itu membuat nya sangat khawatir pada adik bungsu nya itu.
"baiklah terimakasih karena telah merawatnya"
"hm tidak masalah, kalau begitu aku pergi dulu Pain sedang menunggu ku"
Itachi yang mengerti maksud perkataan Konan ia langsung mempersilahkan nya pergi dan tak lupa pula ia berterimakasih kembali.
CKLEK
Itachi memutar knop pintu Menma dan masuk kedalam ia bisa melihat Sasuke yang tengah tertidur dengan lukas dengan Menma di sampingnya, ia sedikit terkekeh karena ia bisa melihat bahwa Sasuke sangat lengket pada Menma bahkan saat dia tertidur dia tetap sangat menggenggam tangan Menma dengan sangat erat. dapat di lihat dari ekspresi Menma yang sedikit tertakan karena sSuke menggenggam tangan nya dengan kuat ia tidak bisa pergi ke luar dan saat ini ia merasa sangat bosan.
"apa kau sangat bosan Menma?"
"eh, Itachi-Ni kau di sini?"
"iya, aku ingin melihat Sasuke tapi sepertinya dia tertidur sangat lelap"
"hmp, mungkin ia tertidur tapi walaupun dia tertidur tenanganya masih kuat dia tidak melepaskan tangan ku dan membuatku seperti tahanan yang tidak boleh keluar dari kamar ku sendiri" mendengar keluhannya dari Menma Itachi tersenyum simpul
"maaf karena telah merepotkan mu Menma"
"ah, tidak tidak kau tidak perlu meminta maaf itachi-Ni aku tidak apa apa, jadi jangan meminta maaf padaku"
itachi tersenyum lalu mendekatkan dirinya ke kasur Menma. "tapi sepertinya dia selesai menangis ada apa?"
"tidak ada itachi-Ni ini rahasia kami berdua karena sasuke ingin aku merahasiakannya" ucapnya dengan senyum jahil nnya.
"baiklah kalau begitu, aku pergi dulu, aku titip sasuke pada mu bungsu kecil ku"
"ha'i ha'i itachi-Ni serahkan saja padaku"
Itachi tersenyum lalu pergi meninggalkan mereka berdu di kamar.
__ADS_1
"hah, ini menyebal kan aku sangat bosan, dari pada aku bosan lebih baik aku tidur saja karena bosan aku menjadi mengantuk"
……
keesokan harinya, matahari terbit dengan cerah karena sinarnya yang begitu menyilaukan membuat pemuda bermbut kuning dengan warna kulit tan yang exotic dengan 3 garis di kedua pipinya sedikit terganggu dari tidurnya.
"akh matahari yang menyebalkan" karena sinarnya yang menyilaukan Menma mengubah posisi tidurnya dan menghadapi ke arah pintu dan ingin memeluk guling nya, tapi saat berbalik malahan bukan guling yang ia dapat kan tapi.
otot perut yang terbentuk dan dada bidang yang kekar karena merasa ia merasa bahwa ia salah sentuh ia malah meraba dan terus mencari keberadaan bantal guling nya itu hingga.
"apa kau sudah puas meraba tubuhku Menma?"
mendengar suara itu Menma langsung bangun dan menoleh ke samping ia melihat sasuke sedang berbaring dengan kimono nya yang terbuka di bagian dada hingga perut. Ah itu sangat kekar dan terlihat sangat bagus.
"apa kau sudah puas melihat nya lagi Menma? tadi kau meraba ku dan sekarang menatap tubuh ku seperti kau akan memakan ku?"
akhirnya Menma sadar sepenuhnya dan terkejut, "a…apa yang kau lakukan di sini dengan pakaian yang berantakan seperti itu!" teriak Menma dengan suara cempreng nya.
"akh, kenapa kau membuat keributan di pagi yang cerah ini menma, dan pakaian ini bukan kah kau yang membuatnya hingga menjadi seperti ini hm?"
"lalu siapa yang meraba raba tubuh ku du saat aku sedang tidur selain itu hanya ada kau dan aku di sini menma? bukan kah kau berhutang minta maaf pada ku Menma? karena telah menyentuh tubuh ku tanpa seijin ku"
seketika Menma menatap sasuke dengan sinis tapi yang ia lihat dari sasuke malahan membuatnya semakin marah karena ia tersenyum puas karena telah menjahili nya di pagi yang cerah ini.
"aku bukan nya meraba tubuh mu hanya saja aku menjadi bantal guling ku yang seharus nya berada di situ, aku tidak tau jika kau juga berada di sana, ini adalah kesalahan pahaman!!" kesal Menma pada sasuke tapi melihat sasuke yang merasa bahwa ia menang membuat nya semakin emosi apalagi melihat posisi tidur nya saat ini membuat nya semakin kesal.
saat ini posisi sasuke adalah menyamping dan berhadapan langsung dengan Menma dengan kepalanya yang ia tupangkan dengan tangannya apalagi dia menujukan senyuman puas nya membuat Menma semakin naik pitam.
"SASUKE!!!!!! BERHENTI MENATAPKU SAMBIL TERSENYUM SEPERTI ITU!!!"
BRAK!
………
"hah ini masih pagi dan kalian sudah membuat keributan? ada masalah apa dengan kalian berdua? " ucap Pain dengan nada introspeksi di ruangan makan dan membuat suasana di sana menjadi sangat mencekam.
"hehehe, tidak Pain Ni-chan kami hanya bercanda tadi, iya kan Sasuke?" ucap Menma sambil memberi isyarat mata pada Sasuke.
__ADS_1
"hn"
"hanya saja kami sedikit berlebihan tadi, maaf kan kami berdua Pain Ni-chan" ucap Menma sambil menundukkan kepalanya.
tapi tidak dengan Sasuke ia hanya diam sambil menatap Pain karena Sasuke tak mengikuti dirinya, Menma langsung mencubit baha Sasuke dengan kuat sehingga membuatnya berdesis.
"sh, gomen" ucap Sasuke singkat sambil menundukkan kepalanya juga.
"hah, baiklah aku akan memaafkan kalian tapi ingat jangan ulangi kesalahan seperti ini lagi dan kau Menma jangan berteriak seperti itu, karena itu tidak baik bagi tenggorokan mu, apa kau mengerti"
"ha'i, wakatteru Ni-chan (baik aku mengerti kakak"
"baiklah kalau begitu semuanya silahkan makan sarapan kalian"
………
saat ini keduanya sedang berada di taman, tepat berada di bawah pohon itu, keduanya duduk dan bersandar sambil menikmati angin yang terus menerus wajah mereka. sambil menutup kedua mata mereka.
"hei Sasuke, sebenarnya ada masalah apa di antar kau dan naruto hingga ia pergi meninggalkan mu?" tanya nya tanpa menoleh dan membuka kedua matanya.
mendengar pertanyaan dari Menma perlahan Sasuke membuka matanya lalu menoleh dan menatap wajah Menma yang masih saja terpejam dengan menyandarkan kepalanya di pohon.
"apa kau tau tentang clan Uchiha Menma?"
Menma membuka matanya dan menoleh ke arah Sasuke. "ya, aku tau itachi-Ni yang membantai seluruh clan itu bukan?" Sasuke mangangguk membenarkan perkataan Menma
"di desa yang memiliki clan Uchiha hanya aku seorang saja pada malam itu seluruh orang yang memiliki clan Uchiha di bunuh termasuk ayah dan ibuku tapi entah kenapa dia tidak membunuhku juga, karena hal itulah ada banyak orang mulai membenci ku, yang awalnya aku memiliki semuanya dalam semalam semua itu sirnah"
"aku depresi, dan menjadi seorang yang pendiam dan tidak peduli pada apapun, jika ada yang mendekatiku maka aku akan merasa kesal dan muak. karena hal itu banyak yang tidak ingin bermain bersama ku dan itu membuatku menjadi lebih tenang, hingga aku bertemu dengan Naruto"
"Naruto adalah seorang anak yatim piatu yang tidak mengetahui siapa kedua orang tuanya, di benci oleh seluruh orang di desa hanya karena ia seorang Jinchuuriki ia selalu di kucilkan dan di benci, hidup sendiri tanpa ada yang peduli padanya, dan juga hidup tanpa kasih sayang dari siapa pun. hingga suatu hari secara tidak sengaja kami bertemu di pinggir sungai yang ada di desa pada sore hari, saat itu ia duduk seorang diri dan begitu juga dengan ku, jarak kami tidak terlalu jauh dan akhirnya ia datang pada ku dan berkenalan"
"lalu setelah perkenalan itu Naruto selalu mendatangi ku, dia memiliki sifat yang sangat bertolak belaka dengan ku dia memiliki sifat baik, ramah dan ceria tapi aku sebalik nya aku tidak baik, kasar dan juga pendiam, awalnya saat dia selalau dekat dengan ku aku merasa risih dan benci tapi aku selalau membiarkannya hingga aku mulai terbiasa dengan itu, aku nyaman saat bersamanya walau terkadang dia membuat ku merasa kesal tapi aku menyukainya, hingga suatu hari saat aku tengah berjalan pulang ke rumah ku, aku bertemu dengan berapa anak yang seumuran dengan ku mereka mencaci dan menghina ku, mengataiku bahwa aku adalah anak pembawa sial, dan yatim piatu tidak memiliki orang tua, dan lagi mereka berkata 'kenapa dia masih hidup sedangkan seluruh clan nya telah di bantai, dan juga bukan kah kakak nya yang membantai seluruh clan Uchiha, hah sangat malang jika aku menjadi dia lebih baik aku mati saja dari pada menanggung malu hahaha', karena perkataan mereka aku marah tapi aku tidak ingin melawan mereka aku hanya diam dan pergi kembali ke pinggir sungai saat itu aku nggin menenangkan pikiran ku dan meredakan emosi ku"
"saat aku sampai di sana aku duduk di hamparan rumput di dekat sungai setelah beberapa menit tiba tiba Naruto datang dan membuat keributan, saat itu aku masing sangat emosi dan karena hal itu tanpa sengaja aku mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ku katakan pada nya, dan semenjak hari itu ia pergi dan menghilang aku terus mencarinya tapi aku tidak pernah berjumpa dengan nya. Dan itu adalah penyesalan terberat yang ada dalam hidup ku dan aku sangat ingin bertemu kembali dengan nya, tapi sekarang aku sudah bertemu dengN nya hanya saja dia tidak mengingat ku lagi, entah apa yang terjadi padanya malam itu, tapi aku yakin kau adalah Naruto, Menma karena kau adalah Jinchuuriki kyubi, aku tau bahwa kau adalah dia dan aku akan berusaha membuat dirimu mengingat ku kembali "
btw typo bertebaran watashi malas bersihinnya jadi kalo ada typo perbaiki sendiri aja yan bye bye👋👋
__ADS_1