![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
"ne, ne, Ni-san aku bosan ayo kita bermain!" ucap lelaki bersurai kuning itu pada pemimpin angota itu, tapi bukannya marah pemimpin itu malah tersenyum dan mengacak puncang rambut pirang Menma.
"baiklah, kau ingin bermain apa hm?" tanya Pain dengan lembut pada bungsu kecil nya itu.
"bagaimana dengan, (puk) tangkap aku, hahaha"
Menma memukul pelan lengan Pain dan langsung berlari setelah itu, dengan tersenyum Pain pun mulai mengejar Menma yang sudah berlari menuju ke luar agar ia bisa sedikit leluasa dalam berlari nya karena jika berlari di dalam rumah maka, Konan akan marah besar.
"Akh…jangan berlari di dalam rumah! Menma! Pain!" nah tuhkan baru aja di bilang.
"maaf, One-san kami akan keluar segera!" teriak Menma yang masih berlari menghindari Pain yang sedang mengejarnya.
"baiklah, tapi ingat jangan sampai terluka!dan kau Pain jaga dia!" teriak Konan lagi.
"baiklah!" jawab Pain dengan berteriak.
"hah, bagaikan mungkin dia adalah pemimpin kita, sifatnya sangat kekanakan" ucap Kakuzu yang sedari tadi memperhatikan mereka dari ruang tengah. "bukan kah dia lebih baik seperti ini dari pada seperti dulu Kakuzu" ucap Konan yang masih saja menatap mereka yang sedang berlari menuju keluar.
Flashback ON
"o…oy Nagato kau tidak boleh meninggalkan ku seperti ini, karena aku adalah sahabat terbaik ku" ucap Pain dengan naa yang bergetar menatap tubuh Nagato yang sangat lemah akinat penyakit yang dideritanya.
"hehe m…maaf P…Pain, A…aku lelah dengan penyakit yang t…terus saja menggerogoti tubuhku s…secara perlahan i…ini" ucap Nagato yang terbata bata.
"tidak jangan lakukan itu, jangan menyerah a…aku akan mencarikan obatnya kemana pun itu tapi kau harus tetap hidup ne?"
"m…maafkan aku P…Pain a…aku sudah s…sangat lelah dengan i…ini semua d…dan lagi aku tidak ingin selalu merepotkan kalian semua kau tau a…aku hanya penghalang b…bagi kalian untuk m…menguasai d…dunia i…ini"
Pain menggeleng kan kepalanya pelan dengan air mata yang sudah mengalir dengan depan di matanya.
"tidak, b…bukan kah kau juga ingin mengusai dunia agar dunia ini menjadi lebih baik hm? bagaimana kau bisa meninggalkan impian itu begitu saja, kita sudah berada di tengah jalan hanya…hanya sedikit lagi kau tau, jadi bertahanlah setidaknya bertahan sampai kita semua sudah menguasai dunia" ucap Pain dengan panjang tapi Nagato hanya tersenyum dan menggeleng kann kepala nya.
"tidak, aku sudah t…tidak bisa Pain, tapi k…karena ini sudah berada di tengah jalan maka kalian harus melanjutkannya tanpa diri ku, aku tau tanpa diriku kalian semua juga bisa menguasai dunia, m…maaf Pain ah tidak Yahiko, a…aku lebih suka m…memanggil mu dengan n…nama itu, m…maafkan aku Yahiko a…aku tidak bisa menemani mu lagi, sungguh aku m…minta maaf"
__ADS_1
setelah mengatakan itu,Nagato menutup matanya dengan wajah tersenyum ia terlihat sangat bahagia dalam tidur panjang nya bahkan selama lamanya.
"AKH!!! tidak Nagato kau tidak boleh meninggalkan ku, ku mohon Nagato TIDAK!!!"
yang lain hanya bisa menangis dalam diam sesangkan Pain/Yahiko terus saja memberontak karena tidak merelakan kepergian dari Nagato. dan setelah kepergian Nagato, Pain menjadi sangat dingin bahkan lebih kejam dari sebelumnya dari mereka semua tidak ada yang berani mendekatinya.
tapi setelah kenadatangan Menma dia menjadi lebih baik bahkan dia menjadi lebih ceria, dan lihat dia lebih sering tertawa setelah Menma datang ke kehidupannya. dan semenjak itu dia menjadi sangat sangat protektif dalam menjaga Menma. dia adalah kakak yang sangat sangat baik.
Flashback OFF
"hm kau benar"
………
"hahaha kau tidak akan bisa menangkap ku wlekk…" ejek Menma dan terus berlari hingga.
Bruk.
"a…aduh hidungku sakit, akh siapa yang berdiri di depan pintu tanpa ma… Itachi Ni-san! dari mana saja kau, tadi aku tidak melihat mu ada bersama Ni-san yang lain" tanya nya pada Itachi tapi Itachi hanya tersenyum sambil terus memegang tubuh Menma agar tidak jatuh karena dia sempat menabraknya tadi
"Ni-san kau tau, aku merindukan mu, Ni-san apa kau menyayangi ku?" tanya Menma sambil memeluk balik tubuh Itachi. dan dengan tersenyum lembut Itachi mengangguk.
"tentu saja Ni-san sangat menyayangi bungsu kecil ini, mengusap puncak rambut Menma dengan lembut.
"hehehe aku tau itu" jawabnya sambil melepaskan pelukannua.
"jika kau sudah tau mengapa kau bertanya hm?"
"tidak aku hanya ingin bertanya saja"
"lalu kenapa kau tidak bertanya pada Ni-san mu yang satu ini Menma?" Pain buka suara.
"hehe, Ni-san apa kau menyayangi ku?" tanya Menma pada Pain, dan Pain hanya bisa tersenyum mendekatkan tubuhnya dan memeluk erat tubuh Menma.
__ADS_1
"sangat, aku sangat menyayangimu Menma, dan kau jangan merebut adiku tersayang ku ini" ucap Pain sinis pada Itachi.
"hm? bukan kah itu adikmu Itachi?mengapa kau membawanya kemari?" tanya Pain bingung biasanya Itachi tidak pernah mau membwa siapapun ke markas baik itu orang terdekat atau tidak.
Menma yang penasaran membalikkan tubuhnya tapi masih di peluk oleh Pain, dan saat itu juga mata Menma menatap lelaki yang di samping Itachi tak percaya.
"eh, bukan kah dia tuan yang membantu ku tadi, kenapa tiba tiba menjadi adik ya Itachi Ni-san?" ucap Menma yang menatap ke arah Sasuke dan di situ dia hanya bisa diam seperti orang bodoh.
"hm, membantu?" tanya Pain penasaran.
"iya, tadi waktu di desa aku di kejar oleh anjing tapi tuan itulah yang membantu ku" jelas Menma dan hanya di angguki oleh pain
"tapi di sedikit aneh" bisiknha pada Pain, yang menundukkan sedikit kepalanya karena di minta oleh Menma.
"aneh kenapa?" tanya nya peasaran sambil berbisik juga.
"karena waktu dia memeluk, dia sempat menangis lalu memelukku dengan sangat erat, dan terus memanggil ku dengan nama 'Naruto'"
"mungkin dia memang aneh, Menma kau jangan dekat dekat dengan nya kau mengerti"
"baiklah"
mereka berbicara dengan berbisik tapi.
"hei apa kalian berbisik? bahkan 1 rumah saja mendengar perkataan kalian barusan" ucap Itachi yang sedikit tersenyum melihat tingkah mereka.
"eh, Ni-san kita berbisik dengan baik kan?, hanya kita berdua yang mendengar nya kenapa Itachi Ni-san bilang kalau kita tidak sedang berbisik" tanyanya pada Pain dan membuat nya gemas dengan adiknya yang satu ini.
"iya, dia berbohong padamu Menma" ucap Pain dengan senyuman jahilnya.
"tuh kan, Itachi Ni-san pasti kepo, karena kita lagi gibahin adiknya ya kan?"
"iya kau benar Menma"
__ADS_1
Sasuke yang melihat tingkah mereka berdua masih terduam tapi juga tersenyum tipis melihat kedekatan mereka yang walaupun dia sedikit terkejut melihat Naruto menjadi anggota Akatsuki tapi ia juga sedikit lega karena melihat kedekatan mereka semua dan sepertinya dia berbahagai di sini. yah walau ada timbul rasa cemburu di hati kecilnya itu.
[mungkin ada banyak typo juga penempatan EYD yanb salah jadi mohon dj maafkan 👌]