![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
semuanya sedang berkumpul di kamar menma, mereka sangat panik dengan apa yang terjadi barusan pada Menma.
"apa yang sebenarnya terjadi pada kalian di masa lalu Sasuke?" tanya itachi pada Sasuke yang masih terdiam duduk di samping menma yang tengah terbaring dengan wajah pucat nya.
tapi yang di tanya hanya terdiam dan terus menatap seseorang yang masih terbaring di kasur dengan tidak sadarkan diri. sia terus menatap menma tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun darinya. karena hal itu itachi hanya bisa menghela nafas menatap sang adik dengan tatapan sendu. "baiklah jika kau tidak ingin membicarakan nya, maka bicarakan di saat kau sudah siap nanti"
itachi keluar dari kamar diikuti dengan yang lainnya tapi tidak dengan Pain, Pain masih diam di tempat menatap sendu ke arah si bungsu, ia takut, takut jika si bungsu kenapa napa dan berakhir meninggal nya, ua belum siap akan hal itu, tapi ia mencoba berfikir positif bahwa si bungsu tidak akan kenapa napa.
dengan perlahan Pain mendekati Menma yang sedang tertidur lalu mengecup singkat dahi Menma, "cepatlah bangun bungsu kecil ku" lirih nya lalu pergi meninggalkan kamar Menma dan hanya meninggalkan Sasuke sendiri di sana.
Sasuke tetap menatap Menma tanpa mengarahkan pandangan ke arah lain sedikit pun, lalu menyentuh tangan Menma, dan meletakkan nya di pipi kanan nya sendiri.
"Naruto, di saat kau bangun nanti dan kau sudah mengingat ku apakah kau akan memaafkan kesalahan ku pada mu? aku berfikir jika aku menjadi dirimu aku pasti tidak akan memaafkan ku, Naruto maafkan aku, maaf karena mengatakan perkataan yang menyakiti hati mu, maaf karena aku jahat pada mu dulu. " Sasuke mengecup punggung tangan Menma dengan lembut "ku mohon beri aku kesempatan kedua untuk menebus semua kesalahan ku pada mu Naruto, kumohon" lirih nya dengan terisak tanpa ada suara namun air mata terus saja mengalir membasahi pipinya.
………
"akh, kepalaku s…sakit" Menma menyentuh kepalanya yang terasa nyeri, begitu juga dengan lemgannya ia merasa bahwa lengannya mati rasa dan ada sesuatu yang hangat di sana, saat dia berbalik untuk melihat apa yang menimpa tangannya ia melihat, pemuda berambut raven yang tengah tertidur dengan mendekap lengannya ia bisa melihat bahwa matanya bengkak mungkin dia apa dia menangis?
"s…sasuke? a…apa yang…" saat Menma ingin menarik tangannya sasuke sedikit bergerak mungkin dia sedikit terusil dengan pergerakan lengan Menma, tapi dengan cepat Menma berhenti lalu membiarkan nya untuk tetap memeluk lengannya. Menma sedikit kasihan padanya karena Menma bisa melihat bahwa ada lingkaran hitam di bawah matanya.
__ADS_1
"apa dia menungguku semalaman? apa kah dia sangat mencintai orang yang bernama Naruto itu? dia tampan hanya saja dia sedikit gila dan aku sangat membenci nya, karena dia mengambil ciuman pertama ku tanpa meminta persetujuan dari ku" gumam Menma, sambil menatap sasuke yang masih tertidur sambil memeluk lengannya.
Cklek
Suara pintu terbuka menampilkan seorang wanita dengan rambut sebahu dengan warna lavender dengan nampan berisikan 2 mangkuk bubur siapa lagi kalau bukan Konan Oni-san.
"eh, menma kau sudah bangun? bagai mana perasaan mu apakah ada yang sakit atau semacamnya?" tanya Konan dengan raut wajah khawatir.
"hm, aku baik baik saja Oni-san, tapi sudah berapa lama aku tertidur?" Konan tersenyum lega "kau tertidur selama seharian penuh" jawab nya dan Menma hanya mengangguk paham. "tapi apakah dia selalu berada di sini?" tanya menma menatap sasuke yang masih saja terlelap dengan tidur nya.
Konan mengangguk sembari tersenyum tipis "yah dia selalu menjagamu dan menangis semalaman, bahkan saat dia sudah tertidur sekalipun dia masih saja bergumam kata maaf, memangnya apa yang dia lakukan pada mu Menma?"
"entahlah, aku tidak tau jika One-san ingin tau maka tanyakan saja pada orang yang bernama Naruto bukan aku. aku tidak pernah bertemu dengan orang yang bernama sasuke, pertama kali aku bertemu dengannya saat kita mengunjungi desa konoha itu, dan untuk yang kedua kalinya Itachi Ni-san yang membawa nya kemari setelah itu aku baru tau kalau sebenarnya dia adalah adik kandung nya Itachi Ni-san" jelas Menma panjang lebar pada Konan.
"hm? apa benar begitu? tapi aku merasa kasihan pada nya, lihatlah wajahnya terlihat sangat putus asa dan menyediakan"
"untuk itu aku tidak peduli, aku membencinya karena dia telah mengambil ciuman pertama ku tanpa meminta izin dari ku. dan lagi aku membencinya karena dia selalu saja memanggil ku dengan nama orang itu padahal aku sudah memberi tahunya bahwa aku bukanlah Naruto tapi namaku Menma"
'yah, tapi nama mu yang sebenarnya ada lah Naruto bukan Menma' batin Konan
__ADS_1
"sudahlah, tidak baik membenci seseorang yang terlihat malang Menma, Oni-san dan Ni-san tidak pernah mengajari mu sesuatu yang seperti itu" Nasihat Konan pada Menma yang masih saja terbaring di kasurnya.
"oh~sekarang oni-san berkata seperti itu? aku akui kalau Oni-san dan Ni-san tidak pernah mengajariku yang seperti itu tapi aku belajar seperti itu karena melihat kalian yang terus saja menghancurkan desa dan takpernah memandang bulu baik itu anak anak dan orang tua dan sekarang, Oni-san mengasihani dia? orang yang tidak memiliki sopan santun?"
"Ups" Dengan cepat Menma langsung menutup mmulutnya, ia merasa sedikit emosi karena Oni-san nya itu lebih memilih Sasuke dari pada adik kesayangannya ini.
tapi tetap saja Konan yang mendengar bahwa Menma berkata seperti itu membuatnya tertohok dengan perkataan Menma yang sangat menyakitkan.
"sejak kapan kau belajar kata yang sangat menohok seperti ini hm?" ucap Konan dengan senyuman menyeramkan membuat Menma menjadi takut seketika saat melihat Oni-san itu yang terlihat sangat marah, sekarang ia menyesal.
"a…aku belajar dari…h…Hidan Ni-san yah Hidan Ni-san" jawab Menma berbohong pada Konan "apa kau berbohong Menma?"
"t…tentu saja tidak Oni-san bukan kah aku tidak pernah berbohong dengan mu dan yang lainnya Oni-san?" jelas, sudah jelas apa yang di katakan Menma saat ini sepenuhnya adalah bohong ia pernah berbohong dengN melontarkan kesalahannya pada Ni-san nya yang lain dan membuat orang yang tidak bersalah akan mendapatkan hukuman yang akan di dalatinya tapi telah di gantikan oleh Ni-san nya itu. sungguh inilah fungsi Ni-san yang sebenarnya.
"ukh,N…Ni-san, j…jangan, jangan bunuh Tou-san dan Ka-san. j…jangan, jangan Ni-san"
tiba tiba saja Sasuke mengigau membuat Menma dan Konan berhenti berbicara dan menatap satu sama lain. keringat nya sudah membanjiri keningnya begitu juga air matanya yang terus mengalir membasahi tangan menma yang masih ia peluk dan juga dapat di rasakan oleh Menma bahwa Sasuke terus menggenggam erat lengan miliknya.
[hehe maaf akhir akhir ini watashi jarang update soalnya watashi lagi sibuk nonton anime jadi kelupaan,hehe😅]
__ADS_1