[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?

[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?
chapter 12


__ADS_3

keesokan harinya*


Deidara, Menma, Sasuke, Sasori, dan Obito ikut keluar untuk menemani menma. Awalnya mereka semua ingin pergi ke konoha dan bermain di sana tapi tiba tiba saja menma meminta berhenti di sungai yang tak jauh dari markas tersebut.


"ne,Sasuke aku tidak ingin ke konoha, bagaimana jika kita ke sungai itu saja?aku ingin bermain di sana" Sasuke memandang mereka semua dan di angguki oleh mereka semua. karena dia telah mendapatkan jawaban dari mereka Sasuke tersenyum ke arah Menma dan mengangguk singkat.


"tapi jangan terlalu lama ya, jika kau terlalu lama bermain air nanti kau akan sakit dan jika itu terjadi maka aku sangat sangat sedih" Sasuke memasang wajah cemberut. Menma yang mendengar itu hanya bisa terkekeh geli.


Sasuke, Sasori dan obito berteduh di bawah pohon yang tak jauh dari mereka bermain, mereka terus saja memperhatikan Menma, Daidara, dan terkadang tersenyum tipis karena tingkah mereka yang begitu lucu.


"ah! Dei ni chan apa yang kau lakukan!? kau membuat ikan nya kabur!" ucap menjadi dengan bertetiak kepada Deidara "haha maafkan aku, aku tidak sengaja mereka begitu licin dan menggeliat itu membuat ku geli" ucapnya menjelaskan pada menma tapi tidak di terima oleh nya dan semakin marah kepada Deidara.


"aku tidak akan memaafkan mu sebelum kau mendapatkan yang baru! aku lapar dan ingin makan dengan hasil tangkapan ku sendiri"


"baiklah baiklah, aku akan mendapatkan nya kembali"


setelah menghabiskan beberapa menit hanya untuk mendapatkan ikan, akhirnya Deidara mendapatkan ikan nya. "lihat lah menma aku mendapatkan nya, kau sudah memaafkan ku sekarang kan?"


"baiklah aku akan memaafkan mu"


"baiklah mari kita bakar ikan nya" ajak Deidara dan di angguki oleh menma dengan semangat


………


setelah beberapa saat melakukan proses membakar ikan, akhirnya ikan yang tadi di bakar oleh mereka berdua akhirnya selesai mereka sangat bersemangat saat memakan ikan hasil tangkapan mereka.


"wah, apa kalian hanya akan memakan ikannya tanpa membagi kami? " tanya Obito dengan suara sedih yang di buat buat.


"hmph, jika kalian ingin maka dapatkan ikan nya dan masak sendiri"


"iya kami sudah bersusah payah hanya untuk mendapatkan ikan ini dan kalian hanya duduk sambil menonton dan sekarang kalian menginginkan ini?"


"tentu saja tidak bisa!" ucap mereka serentak tapi, mereka bukannya takut tapi malah tertawa kecil karena melihat kekompakkan mereka dan merasa bahwa itu sangatlah imut.


"baiklah, baiklah, aku tidak akan meminta ikan mu, tapi setidaknya buka lah jubahmu kau baru saja bermain air dari tadi dan bajumu juga basah, jadi sebaiknya buka jubah mu dan aku akan mengeringkan nya" ucap sasuke lembut dan menma hanya menurut tanpa berkata apapun, melihat menma yang begitu menurut membuatnya tersenyum tipis.


sasuke melepas jubah milik menma dan menjemur nya di atas batu besar yang tak jauh dari sana, begitu juga Sasori dia juga meminta agar Deidara melepas jubahnua dan menjemur jubah Deidara di tempat yang sama dengan jubah milik menma.


"hei, berhentilah menunjukkan kemesraan kaliann, kalian membuatku menjadi sangat iri" ucap Obito yang sedikit sedih.


"makanya cari pasangan"

__ADS_1


"hah~ aku sudah mendapatkan nya hanya saja kami tidak boleh bertemu untuk sementara waktu ini, dia sedang sibuk dalam mencari seseorang sekarang"


"hm? siapa pasanganmu? apa dia salah satu dari anggota kita? apa dia laki-laki atau perempuan? " tanya Deidara bertubi tubi pas Obito.


"aku tidak bisa mengatakan nya, tapi yang jelas dia laki-laki, kalian tau bukan aku menyukai laki-laki bukan perempuan "


"hm, siapa tau kau sudah lurus"


"shut, bisa kalian diam? sepertinya menma mengantuk jadi diamlah agar dia bisa tidur" mereka semua terdiam lalu menatap menma dan yah sepertinya matanya sangat berat sekarang ikan yang tadi mereka bakar sudah habis, bahkan menma menghabiskan 3 ekor ikan bakarnya, mungkin ia sangat lapar karena bermain air dan karena perutnya sudah kenyang maka ia mengantuk sekarang.


"apa kau sangat ingin tidur sekarang menma? bagaimana jika kita kembali saja dan kau bisa tidur di kasurmu" menma menggeleng kepalanya pelan tanda ia menolak usulan dari Sasuke.


"lalu apa kau ingin tetap di sini?" kali ini menma mengangguk kan kepalanya. "baiklah kalau begitu, kemarilah kau bisa tidur dengan nyaman di sini" Sasuke menepuk pelan kakinya menma mengangguk dan duduk di oangkuan Sasuke, mungkin awalnya ia sedikit banyak bergerak sepertinya ia mencari posisi yang nyaman dan akhirnya ia mendapatkan nya.


Sasuke bangun dari duduk nya tapi tetap menggendong menma di pelukannya lalu membawanya di bawah pohon yang sedikit rimbun, Sasuke duduk di sama sambil bersandar pada pohon itu. "apa itu nyaman menma?"


"hm ini sangat nyaman, tubuhmu hangat aku menyukainya"


"hm, aku tau kau akan suka, kau bisa tidur di pangkuan ku lagi jika kau mau"


"hm"


dan akhirnya menma pun tertidur lelap di pangkuan Sasuke terus saja memandang wajah tidur menma yang menurut nya itu sangat imut.


……


"tapi, menma masih belum bangun"


"kau bisa membawanya sambil kau gendong kan?"


"hm baiklah, kalau begitu bisa kau tolong ambil kan jubah menma yang ada di batu itu? "


Obito mengangguk dan berjalan menuju batu besar itu untuk mengambil jubah Menma.


Sasuke memakaikan jubah Menma dengan hati hati agar ia tidak terbangun tapi karena pergerakan itu Menma akhirnya kltetbangun dari tidurnya.


"hm? kau sudah bangun sayang?"


"iya, tapi aku masih ingin tidur" ucap Menma sembari memeluk Sasuke dengan melingkarkan tangannya di bahu Sasuke.


"kau bisa tertidur lagi, aku akan membawa mu pulang segera" Menma hanya mengangguk dan masih menenggelamkan wajahnya di dada Sasuke.

__ADS_1


"apa kau sangat menyukai nya menma?"


"hm sangat, entah kenapa ini begitu familiar bagiku, dan ini sangat nyaman"


"itu wajar saja"


"apa maksudmu?"


"tidak ada, kau tisurlah kembali, kita akan pulang sekarang"


……


sesampainya di rumah tiba tiba sama mereka langsung di sambuti dengan pertanyaan pertanyaan sampai sampai mereka terkejut dengan itu semua.


"kenapa kalian sangat lama? apa. ada yang terjadi di jalan? di mana menma? apa. yang terjadi padanya? apa dia terluka? apa dia sakit?"


"wow wow wow tenanglah Itachi, kami tidak apa apa saat ini menma hanya tertidur karena lelah bermain, itu saja"


seketika Itachi yang tadinya sangat panik akhirnya menjadi lebih tenang, "syukurlah, aku kira terjadi sesuatu pada kalian semua, itu membuat ku takut"


"memangnya apa yang kau takutkan? " tanya Sasuke membuat yang lain terkejut dan seketika terdiam.


"hahaha tidak ada aku hanya khawatir saja kalau kalian kenapa napa itu saja"


"benarkah? tapi bukan kah kekhawatiran mu itu terlalu berlebihan Itachi?"


"t…tentu saja tidak, aku hanya"


"hah! sudahlah, aku akan membawa menma ke kamarnya "


tanpa mendengar penjelasan dari Itachi Sasuke langsung pergi meninggalkan kan ttg uang tamu, dan memilih kembali ke kamar menma di sana terlalu berisik dan dia sangat benci itu.


"hehe sekarang hanya ada kau dan aku di sini sekarang, bagaimana kalau kita melakukan nya? aku tau kau sudah bangun dari tadi menma jadi sebaiknya kau bangun sekarang apa kau tidak tau aku sudah menahan diri untuk tidak menerkam mu seharian ini dan sekarang aku sungguh tidak tahan"


seketika menma langsung membulatkan matanya dan ingin melompat dari pelukan Sasuke tapi sayang menma tidak bisa lepas darinya hingga.


"hmph, hm…hm sa-sasuke a-aku tidak bisa bernafas" Sasuke akhirnya melepaskan ciumannya dan membiarkan menma mengambil nafasnya.


"kau!"


"jangan marah sayang, tapi sekarang aku ingin lebih jadi boleh ya? kumohon aku sudah tidak dapat menahan nya lagi"

__ADS_1


"t…tapi aku…"


"shuttt, aku anggap itu setuju kau sudah tidur sehari an ini kan maka, malam ini kau tidak boleh tidur"


__ADS_2