![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
"H... hei a…apa kau baik baik sa…"
sret
bruk
tiba tiba saja sasuke langsung bangun dari tidur nya membuat kursi yang ia duduki tejungkal ke belakang dan itu membuat semua nya kaget.
"e…eh m…maaf a…aku harus pergi" setelah mengatakan itu Sasuke langsung pergi keluar dari kamar dan sedikit melupakan kekhawatiran nya terhadap Menma. Sasuke berjalan dengan cepat keluar dari kamar dan langsung pergi keluar di mana rumah.
di samping rumah megah itu terdapat taman indah yang di hiasi dengan berbagai macam bunga dan beberapa sayuran,lalu di sana juga terdapat satu pohon besar yang rimbun dan membuat siapa saja yang duduk di sana menjadi lebih tenang.
Sasuke berjalan dengan langkah sempoyongan dengan salah satu tangan yang menyentuh kepalanya yang sedikit pusing. Dengan perlahan Sasuke berjalan dan akhirnya sampai di sana lalu mendudukkan tubuhnya di bawah pohon itu.
Sasuke bisa merasakan ketenangan di sana tapi rasa sakit di kepalaku tak kunjung hilang, mungkin ini terjadi karena Sasuke yang tidak cukup tidur karena dia selalu menghawatirkan Naruto nya dan saat dia mencoba untuk tidur dan bermimpi ia hanya memimpikan hal yang sama yaitu hari di mana Itachi membunuh seluruh clan Uchiha, ayah dan ibunya menjadi termasuk dalam pembantaian itu. karena hal itulah membuatnya menjadi tidak cukup tidur bahkan jika dihitung mungkin ia hanya bisa tertidur selama 3 jam saja dan itu di sebabkan karena mimpi buruk itu.
"ah, kenapa aku menjadi lebih sering memimpikan hal itu ya? apa karena aku bertemu dengannya?" gumamnya dengan mata yang masih tertutup.
"hei apa kau baik baik saja?"
perlahan Sasuke membuka matanya menatap seseorang yang menghampiri nya itu, lalu menjawab dengan senyuman kecil.
"aku tidak apa apa, tapi kenapa kau kemari Naruto? kau seharusnya istirahat"
"jangan panggil aku Naruto Teme!, nama ku Menma bukan Naruto!" kesal Menma pada Sasuke tapi Sasuke bukan nya malah tersinggung tapi ia malah tersenyum sambil menatap menjadi dengan tulus.
"hn, baiklah baiklah namamu adalah Menma jadi Menma ada apa kau kemari?"
__ADS_1
"hmp, aku hanya ingin melihat mu, karena tadi sepertinya kau sedang tidak baik baik saja, mengigau lalu menangis dengan keringat dingin yang bercucuran"
"hehe, jadi apa kau khawatir pada ku sekarang?"
Blus!
seketika wajah Menma berubah menjadi merah "a…apa maksudmu a…aku hanya mematuhi
Ne-chan saja kalau bukan karena dia tidak menyuruh ku untuk mendatangimu aku tidak akan pernah mau datang ke sini" jawab nya dengan memalingkan wajahnya ke arah kanan dengan kedua tangan yang melipat di atas dadanya, dan wajah yang masih saja memerah.
"hn, kalau hanya karena itu lebih baik kau masuk Menma aku baik baik saja, masuklah tubuh mu belum sepenuhnya pulih" ucap Sasuke lembut pada Menma
"hmph, tidak! aku tidak mau pergi, seharusnya kau yang pergi karena ini adalah daerah ku kekuasaanku bahkan jika Ni-chan yang masuk ke mari harus minta izin terlebih dahulu padaku dan kau yang bukan siapa siapa kena opa kau berani menyuruh ku pergi dari daerah ku sendiri?" ucap nya dengan nada kesal. mendengar hal itu Sasuke hanya bisa tersenyum simpul lalu dengan perlahan bangun dari duduk nya dengan pohon itu sebagai sandaran nya.
"baiklah aku akan pergi, kalau begitu kau istirahat saja di sini" Menma yang melihat bahwa Sasuke bangun dan hendak pergi menjadi tersentak membuatnya merasa tidak enak pada Sasuke.
"h…hei kau ingin kemana?"
"b…bukan itu maksudku, kau… boleh duduk lagi aku tak masalah dengan itu. dan…dan kau juga sepertinya sedang tidak baik baik saja wajah mu sangat pucat kau bisa beristirahat di sini"
"t…tidak aku baik baik sa…"
BRUK!!!
Seketika tubuh Sasuke ambruk dan hampir saja menghantam tanah tapi dengan sigap Menma langsung menangkap tubuh Sasuke dan membuat nya terjatuh dengan Sasuke berada di atasnya.
"h…hei kau baik baik saja, Sasuke! apa kau pingsan? hei bangun!" teriak menma dengan terus menguncang kan tubuh Sasuke tapi saat tubub Sasuke menimpa tubuhnya Menma dapat merasakan suhu tubuh Sasuke dan itu sangat panas.
__ADS_1
"tunggu, hei Sasuke kau demam, Sasuke bangun!"
, "jika aku teriak seperti ini saja ini tidak akan membangunkannya aku harus panggil Ne-chan dan membawanya ke kamar" gumam nya dan saat Menma ingin memindahkan kan tubuh Sasuke dari atasnya dan pergi mencari Konan, tiba tiba saja Sasuke langsung memeluk Menma dengan kuat sehingga membuat Menma tak bisa bangun dari posisi itu.
"hei lepaskan aku, aku harus memanggil Ne-chan agar kau di pindahkan ke kamar ku" ucap Menma yang berusaha melepaskan pelukan Sasuke.
"tidak, tetaplah seperti ini sementara waktu, aku sangat ingin memeluk mu Menma, aku rindu dengan pelukan hangat ini, jadi tetap lah seperti ini sementara waktu" mendengar perkataan Sasuke yang terdengar sangat sedih membuat hati kecil Menma menjadi luluh dan membiarkan Sasuke memeluk tubuhnya.
Menma diam menatap langit yang terlihat cerah namun sedikit sejuk karena angkringan yang terus menerpa mereka berdua. kedua nya diam tanpa suara bahkan Menma dapat mendengar sedih nafas Sasuke yang tedengar sangat cepat dan hangat.
"apa kau sangat mentindukan pelukan seperti ini Sasuke?" tanya Menma dengan lembut sambil terus mentap langit.
"hm, sangat sangat merindukannya, aku ingin melihatmu tersenyum seperti dulu padaku sambil memanggil dan menggangguku di saat aku sedang sendirian" jawabnya dengan nada pelan dan lembut, di setiap perkataan tersirak ketulusan dan kerinduan yang mendalam membuat siapa saja pasti akan bersedih.
setelah percakapan singkat itu keduanya kembali terdiam, tak ada lagi yang memulai percakapan itu.
lalu perbuatan Menma membuat Sasuke sedikit tersentak karena Menma mengangkat kedua tangannya dan memeluk kembali tubuh Sasuke yang berada di atasnya, yang satunya yang berada di punggung dan yang satunyaa lagi membelai rambut Sasuke dengan lembut.
"kau, pasti sangat mencintainya kan?" tanya nya dengan lembut, karena melihat sifat Menma yang berubah drastis , Sasuke mengangkat kepalanya dan membuat keduanya saling berhadapan dengan jarak wajah yang hanya beberapa cm.
"h…hm, a…aku sangat mencintainya, sangat" Sasuke menatap Menma dengan wajah memelas dan mata berkaca kaca.
"aku sangat mencintai nya, sangat hiks aku sangat mencintanya hiks aku mencintai Naruto hiks" melihat Sasuke yang tiba tiba menangis membuat Menma terkejut dengan apa yang dia lihat, karena hal itu ia tidak bisa menahan untuk tidak tersenyum apalagi, ia sedikit terkejut melihat Sasuke menangis dengan wajah yang sangat kawai saat ia menagis.
pfft.
dengan cepat Menma langsung menutup mulutnya, Sasuke yang di tertawakan pun merasa malu.
__ADS_1
"jangan tersenyum ini memalukan!" Sasuke kembali menenggelamkan wajahnya di dada Menma melihat tingkah Sasuke Menma tak dapat menahannya lagi.
"hahahaha, ma~ ma~ aku tidak akan tertawa lagi jadi berhentilah menangis baby Sasuke~"