[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?

[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?
3


__ADS_3

hari yang sangat cerah begitu juga senyuman seorang Menma yang sangat imut, hari ini mereka berencana ingin bersenang-senang bersama.


sudah beberapa hari ini mereka sedikit lelah karena terlalu bersemangat saat 'bersenang-senang' di desa Sunagakure beberapa minggu lalu. membuat desa itu menjadi porak-poranda dan itu menyenangkan, apalagi saat mereka menyaksikan kekalahan dari para kazekage yang kalah menghadapi mereka dan mereka hanya bisa membendam kemarahan karena kekalahan serta karena telah membuat desa nya menjadi sangat hancur.


sekarang mereka hanya bersenang-senang seperti orang pada umumnya mengingat Menma yang merasa sangat bosan karena hanya menghancurkan desa desa lain, sebenarnya Menma tidak suka hanya saja ya dia hanya mengikuti dan menonton saja dan tidak ikut dalam menghancurkan desa desa itu. terkadang ia merasa sangat kasihan melihat orang orang terluka karena ulah mereka.


Menma pernah meminta para Ni-san dan


One-san nya untuk berhenti melakukan itu, mereka menurut namun itu hanya berlangsung selama beberapa bulan dan mereka mulai melakukan kembali aksi bejad mereka tapi walaupun begitu Menma tidak bisa membenci mereka karena hanya mereka lah yang menyayangi Menma dengan tulus yah walau kelakuannya terkadang membuat Menma tak bisa berkata apa apa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


beberapa saat lalu mereka telah sampai di desa Konohagakure. Menma terlihat sangat bersemangat karena ia melihat bahwa desa ini sangat besar dan indah berhubung saat ini adalah musim semi jadi ada banyak pohon bunga sakura yang bermekaran dengan sangat indah dan lagi hujan bunga sakura yang terhembus oleh angin membuat Menma semakin terpukau.


"One-san Ni-san lihatlah tempat ini sangat indah aku menyukai nya jadi jangan membuatnya seperti desa lain seperti Sunagakure oke" ucap Menma dengan sangat girang. yang lain hanya tersenyum dan melirik ke arah ketua mereka yaitu Pain.


Pain tersenyum tipis dan mendekati Menma yang sedang menunggu jawaban dari Ni-san nya itu. setelah itu Pain mengusap puncang rambut kuning milik Menma "jika bungsu ku berkata begitu maka Ni-san tidak bisa menolak, karena ini adalah permintaan dari bungsu kita semua. iya kan?" ucap Pain menoleh ke belakang dan di angguki oleh mereka semua.


"Arigatou Ni-san One-san"


"apa pun untuk dirimu" ucap Konan yang merasa gemas melihat tingkah Menma saat ini


"Deidara, Tobi, temani Menma bermain dan jaga dia dengan baik jika tidak kalian akan mendapatkan hukuman kalian mengerti?" kali ini Itachi yang berbicara, dan mereka hanya mengangguk mengerti.


"baiklah ayo kita main Menma dan bersenang-senang sampai larut malam, dan kita tidak akan berhenti saat malam tiba" dan Menma pun menerima dan tersenyum gembira.


……


terlihat seorang lelaki dengan surai rambut hitamnya yang terhembus oleh angin dan membuat rambutnya mengikuti arah angin yang berhembus. lelaki itu berjalan dengan tatapan sendu. padahal itu adalah hari yang sangat cerah membuat orang orang akan bergembira tapi tidak dengan lelaki itu dia terus berjalan tanpa arah perasaannya yang campur aduk. marah, kesal, sedih, kecewa.

__ADS_1


karena ia baru saja kembali dari kantor hokage ke-5 tak lain adalah Tsunade-sama, karena dia mendapatkan perintah dari hokage cantik itu untuk tidak meninggalkan desa Konoha karena saat ini para anggota Akatsuki sedang berkeliaran di mana mana Tsunade takut akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan terjadi.


tapi keputusan itu membuat pemuda bersurai hitam itu sedih dan juga kesal karena tidak bisa keluar desa dia ingin melawan tapi ia tidak bisa mengingat dia adalah seorang Hokage membuat pemuda itu mengurung kan niatnya.


pemuda itu berjalan sambil menatap langit yang cerah, berjalan melewati tempat yang biasa dia kunjungi bersama Naruto. Ah…tidak bukan, hanya Sasuke yang datang sendiri ke sana tapi Naruto selalu datang mengganggu nya dan di pinggir sungai ini adalah tempat pertama kali Sasuke bertemu dengan Naruto dan juga tempat terakhir Sasuke melihat Naruto.


Flashback ON


6 thn lalu


seorang anak laki laki bersurai hitam tengah duduk di padang rumput yang menghadap langsung ke arah sungai tatapan nya kosong hingga…


BA!!


anak laki laki bersurai hitam itu terkejut dan refleks menghadap ke belakang, dan yang dia lihat adalah anak laki laki yang selalu mengganggu nya.


"apa yang kau lakukan di sini?" tanya Sasuke sinis


"berhenti mengganggu ku" ucap Sasuke membuat Naruto terdiam.


"aku tidak mengganggu mu, aku hanya menghiburkan mu itu saja, tadi aku melihat kau sangat murung jadi…"


"Aku Tidak BuTuh Itu!"


"T…tapi kau selalu terlihat murung makanya aku…"


"apa! kau ingin menghibur ku!? aku tidak butuh itu wajahku selalu seperti ini! itu hanya alasanmu untuk mendekati ku! sebenarnya apa yang kau ingin kan dari ku!!"


Naruto hanya bisa terdiam dan tidak bisa berkata apa apa, dia hanya menundukkan kepalanya menatap rumput yang ada si bawah nya.

__ADS_1


"jawab aku sialan! AKU SANGAT BENCI SAAT KAU TERUS SAJA MENGGANGGU KU, KATAKAN APA YANG SEBENARNYA KAU INGIN KAN DARI KU HAH!!" teriak nya pada Naruto


Naruto hanya diam dan tidak menjawab mencoba untuk tidak meneteskan air mata miliknya karena saat ini matanya panas dan hatinya sangat sakit mendengar perkataan dari Sasuke


"JAWAB!!"


"hiks…i…itu karena a…aku menyukaimu"


seketika Sasuke terdiam dan tak bisa berkata apa apa menatap Naruto yang masih menundukkan kepalanya, lalu tersenyum sinis


"kau menjijikan Naruto"


Naruto tersentak ia sudah tidak bisa menahan tangis nya, mengangkat kepalanya dan melihat Sasuke yang menatapnya dengan tatapan menjijikkan.


"m…maaf kan aku hiks ku mohon jangan berkata seperti itu padaku" ujar Naruto sembari terus memohon pada Sasuke


"kau menyukaiku sedangkan aku adalah seorang laki laki dan kau juga laki laki, apa yang salah dengan otakmu Naruto?. aku tidak tau ternyata kau adalah orang yang seperti ini, kau menjijikkan"


Naruto terdiam tapi air matanya terus mengalir dengan deras menatap punggung Sasuke yang hendak meninggalkan nya di sana.


"apa kau sangat membenci ku Sasuke?" tanya Naruto dengan suara yang lirih tapi masih bisa di dengar oleh Sasuke.


"ya, aku sangat membencimu, bahkan melebihi benci ku terhadap Itachi. aku bahkan berharap agar aku tidak akan pernah melihat mu lagi" sinisnya tanpa melihat ke arah Naruto.


tapi berbeda dengan Naruto ia terus saja menatap punggung anak laki laki itu, bahkan tersenyum walau hatinya sangat sakit seperti tertusuk oleh ribuan jarum dan ribuan pisau yang menancap di hatinya.


"terimakasih karena kau telah jujur Sasuke maaf karena selama ini aku selalu mengganggu mu bahkan berani mencintaimu, aku sangat berterima kasih walaupun hatiku sangat sakit saat mendengar perkataan mu barusan, dan mengenai permohonan mu aku akan mengabulkannya. sekali lagi aku minta maaf dan selamat tinggal Sasuke"


setelah mengucapkan itu Naruto bangun dari duduknya dan pergi meninggalkan Sasuke yang masih terdiam disana…

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hehe maaf kalo ada yang salah ketik/typo. tapi selamat membaca :)


__ADS_2