![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
"hei, sayang sudah waktunya bangun, kau ingin tidur dari pagi hingga malam hm? ini sudah sore" ucap pemuda bersurai hitam dengan mata hitam kelam miliknya namun menatap pemuda perambut pirang itu dengan sangat lembut, juga wajah tanpamu dan suara yang sedikit berat membuat nya semakin tampan.
pemuda yang di bangunkan oleh Sasuke itu pun akhirnya membuka matanya, menatap cahaya matahari yang berwarna oranye tanda matahari akan segera terbenam.
"a... apa?! ini sudah sore hari? bagai mana bis... hmph"
"selamat sore sayang, bagaimana keadaan mu apa kau baik baik saja? semalam kau sampai pingsan karena kelelahan"
"apa yang... akh, s... semalam?"
Menma merasa bahwa kepalanya sedikit pusing, dan akhirnya mengingat kejadian semalam, di mana itu adalah malam pertama nya dengan Sasuke "a... apa?, APA! AKH! punggung ku, ini sakit dan kaki ku aku seperti tidak merasakan nya, apa yang SASUKE!!!"
"akh! akh! sakit tau" menma langsung menggigit tangan Sasuke dan itu membuatnya merasakan sakit di bagian tanganya, menma kesal karena semalam ia harus melakukan hal itu dengan Sasuke dari malam hingga jam 5 subuh pagi, bahkan saat menma meminta Sasuke untuk berhenti, ia hanya berhenti sesaat saja lalu kembali menusuk nya lagi. dan itu terus saja terjadi sampai dirinya pingsan di pagi harinya.
"akh!!! sasuke! lain kali jika kau melakukan nya jangan seperti iingin membunuh ku!"
"oh? jadi kau ingin melakukannya lain kali? "
"kapan aku bilang, aku ingin melakukan nya lain kali, ini tidak akan pernah terjadi lagi tidak akan pernah!" ucap menma dengan wajah serius dengan suara yang cukup tegas, tapi bukannya takut sasuke malah gemas dengan ekpresi menma saat ini, ia tampak sangat imut.
"hahahaha, aku tau kau ingin melakukannya lagi, kau tidak perlu malu malu menma" sasuke berkata sambil mencolek colek, pipi menma yang tembem, dan itu membuat menma semakin kesal lalu menggigit jari sasuke hingga membuat nya meringis.
"hah, baiklah baiklah, sebagai permintaan maaf ku bagai mana kalau kita keluar nanti malam? karena di konoha saat ini sedang mengadakan festival akhir tahun. "
"wah, benarkah?" tanya menma kembali bersemangat.
"tentu saja, jadi apa kau mau pergi? "
"tentu saja aku, mau sudah lama aku ingin pergi ke Festival, jadi kapan kita akan pergi ke sana? "
"jika kau mau, kita bisa pergi sekarang, jadi bersiap siaplah, aku akan tunggu di ruang tengah" sasuke bangkit dari tidur nya, sedikit merapikan bajunya yang sedikit berantakan. lalu mengelus lembut puncak kepala menma, karena tindakan dari sasuke itu membuat menma senang lalu tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.
………
"sasuke apa kau akan pergi sekarang?" tanya Itachi penasaran "hm, kami akan pergi sekarang" jawab sasuke singkat tanpa memandang Itachi yang sedang berdiri tepat di samping nya.
"kau masih marah ya?" sasuke diam tanpa ingin menjawab pertanyaan dari Itachi. membuat suasana di ruang tengahenjadi sangat canggung namun, perasaan canggung itu di patahkan oleh menma yang datang dengan suara cempreng yang khas dan dia sangat bersemangat untuk pergi ke festival itu.
__ADS_1
"hm? ada apa dengan kalian berdua? apa. kalian bertengkar lagi?" tanya menma curiga. "tidak, ada kami hanya diam saja, kau ingin pergi ke festival itu bukan? jadi ayo" sasuke langsung menggenggam tangan menma lalu pergi tanpa berpamitan atau mengucapkan sepatah kata pada Itachi, saat itu Itachi hanya bisa menatap punggung sangat adik dengan tatapan sendu.
"maaf"
..............
karena mereka datang terlalu awal maka, mereka memutuskan untuk jalan jalan terlebih dahulu sebelum pergi ke festival, jadi Sasuke memutuskan untuk pergi ke tepian sungai yang dulu sering mereka kunjungi. di sana Sasukep dan menma duduk di hamparan rumput, sambil memandang sungai yang cukup indah baginya, pohon sakura yang ada di tepi sungai itu sudah menjadi pohon tanpa bunga bunga indahnya.
"waktu pertama kali aku datang ke desa ini, pohon sakura itu masih bermekaran dengan indah, tapi sekarang itu hanya menyisakan sebuah pohon tanpa ada setangkai bunga di sana" menma memandang pohon sakura itu, tapi entah kenapa tatapannya itu sendu, entah itu sendu karena rindu, atau merasa bersalah.
"hn, ada apa dengan mu? ini adalah hari yang bahagia mengapa kau terlihat sedih? tersenyumlah, aku lebih suka melihat mu tersenyum dari pada sedih seperti ini"
Sasuke mengalihkan pandangan menma dari pohon itu ke dirinya, ia tersenyum lembut hingga membuat menma gelagapan karena jika Sasuke sudah tersenyum ia sangat tampan bahkan menma merasa bahwa hatinya sedang meleleh sekarang. demi menjaga jantungnya agar tidak melompat keluar dari tubuhnya, ia memalinhkan wajahnya melihat ke arah kain dengan wajah yang memerah.
"hm? mengapa kau tidak ingin melihat ku?"
tanya Sasuke sedikit kesal.
"t…tidak hanya saja... "
menma menggantungkan perkataan nya sehingga membuat Sasuke menjadi sangat penasaran, oleh karena itu Sasuke juga melihat ke arah mana menma melihat sekarang. dan berapa terkejut nya mereka ketika melihat semua teman teman naruto dan Sasuke ada di sana dan sedang memperhatikan mereka saat ini.
"ne~ Sasuke siapa mereka mereka sangat banyak dan terus memandang ke arah kita, apa kita melakukan kesalahan? " tanya menma yang sedikit takut.
"tidak apa apa, mereka hanya teman ku, jadi apa kau mau ikut bersama ku dan menyapa mereka? " tanya Sasuke dengan suara yang cukup lembut.
"t... tapi mereka... "
"tidak apa apa, mereka baik jika. kau takut kau bisa bersembunyi di belakang ku okay? " menma hanya mengangguk singkat, dan mulai mengikuti Sasuke dari belakang.
"S... Sasuke, apa itu benar kau? dan siapa yang ada di belakang mu itu? dia terasa sangat familiar bagiku" tanya neji yang penasaran dengan pemuda berambut kuning itu
"hm, dia naruto, tapi dia kehilangan ingatan nya" seketika semunya langsung syok, kemudian kembali memandang Menma yang sedang bersembunyi di belakang sasuke, karena Menma di kandang oleh semua teman nya sasuke ia menjadi semakin takut.
"S... suke bisa k... kita pergi sekarang?" tanya Menma gugup, bahkan sasuke dapat merasakan bahwa sekarang menma sangat ketakutan, sasuke dapat merasakan bahwa derak jantung menma menjadi lebih cepat, begitu juga dengan nafasnya, lalu tangannya juga gemetar sekarang.
"hn, tunggu sebentar ya, aku akan berbicara ke pada mereka sebentar saja, jangan takut" ucap nya dengan lembut pada menma, dan apa. kalian tau? saat sasuke berkata lembut seperti itu membuat semunya terdiam, terpaku, syok dan masih banyak lagi ekpresi menjijikkan dari mereka.
__ADS_1
" wah sasuke, kau sangat lembut dengan naruto tapi kau sangat kasar dengan kami" ucap kiba menggoda sasuke.
tapi dia langsung di tatap tajam oleh sasuke, dan itu membuat kiba kaget.
"kalian semua berhentilah menatap menma seperti itu, kalian membuatnya takut" ucap sasuke sinis pada mereka.
"hm? Menma, jadi nama mu menma ya? salam kenal nama mu Haruno Sakura, dan ini Hyuga Hinata"
"salam kenal menma"
tiba tiba saja kedua wanita ini sudah berada tepat di belakang sasuke dan langsung mengajak menma berkenalan, tapi karena menma bisa di bilang sangat pemalu jika bertemu dengan orang asing maka ia hanya bisa diam dan semakin mengeratkan pelukannya dengan Sasuke.
"berhentilah kalian berdua, kalian membuat nya takut, pergilah aku akan pergi bersamanya jadi jangan ganggu kencan kami"
"hwooo, baiklah baiklah, tapi menma jika kita bertemu lagi jangan takut karena kami bukan orang jahat, hehehe" ucap sakura dengan cengiran khas nya.
menma hanya mengangguk menanggapi tapi ia masih enggan untuk menampakkan wajahnya.
"baiklah, menma mari kita pergi ke festival nya" sasuke memegang lembut tangan menma yang melingkat di bagian perutnya, berbalik kebelakang dan hup... sasuke menggendong menma dengan ala bridal style.
"a…apa yang"
"shuut, diam sayang kita akan pergi sekarang jadi pengang aku dengan erat"
"t…tapi mereka"
"sudah lah, biarkan saja mereka, dan mari menikmati kencan kita hari ini"
sasuke terus berjalan meninggal kan mereka semua, dan semua kawannya hanya bisa menganga seperti orang bodoh, karena menurut mereka tindakan mereka berdua sangat di luar akal sehat mereka.
"wah bagaimana bisa mereka seperti itu di luar ruangan, tidak kan mereka tau bahwa hubungan sesama jenis itu masih tabu di konaha?"
ucap kiba kagum.
"hm kau benar, tapi syukurlah sasuke tidak seperti dulu lagi dan seperti nya dia sudah semakin membaik sekarang, tapi apa tidak apa apa dia seperti itu tanpa melakukan pengobatan? " ucap sakura khawatir
"entah lah, tapi sepertinya dia sudah baik baik saja sekarang"
__ADS_1
"tapi, aku tetap saja khawatir, apa kalian tidak tau itu adalah penyakit yang sangat berbahaya jika di biarkan makanan bisa tiada"
seketika semuanya hanya bisa terdiam, dan memandang sendu punggung sasuke yang berjalan semakin menjauh dari mereka.