![[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?](https://asset.asean.biz.id/-sasunaru--apakah-kau-membenciku-.webp)
Saat ini pemuda bersurai hitam itu sudah sampai di rumahnya masuk ke kamar, duduk di kasur miliknya, dan mulai mengacak rambutnya frustasi.
"akh! kenapa aku berkata seperti itu kepada nya, aku kesal pada anak yang mengejek ku tadi dan berakhir melepaskan kekesalan ku pada nya. akh! kau bodoh Sasuke"
Sasuke menghempaskan tubuhnya di kasur, merentangkan tangannya dan menatap langit langit kamarnya.
mengingat kembali kejadian yang terjadi dengannya dan Naruto , kejadian tadi terus saja berputar di kepalanya yang bagaikan kaset rusak dan terus saja memperlihatkan adengan yang sama.
'mengenai permohonan mu aku akan mengabulkannya'
"dia tidak akan benar benar akan pergi bukan? akh! sudah lah besok aku akan meminta maaf padanya" dia pun langsung bersiap siap untuk tidur.
.......
keesokan harinya
Sasuke sudah berada di kelas begitu juga dengan anak anak yang lain tapi tidak dengan Naruto dia tidak datang hari ini, guru Iruka sempat bertanya tapi tidak ada yang tau kemana anak itu pergi.
itu berlangsung selama 3 hari berturut-turut dan membuat Sasuke menjadi sangat khawatir dia takut jika dia benar-benar akan pergi, saat ini dia sedang berlari sekuat tenaga untuk pergi menuju rumah Naruto.
Awalnya Sasuke mengetuk pintu itu berkali kali tapi tidak ada yang membuka pintu itu, tanpa menunggu lagi Sasuke langsung memutar knop pintu itu, tapi anehnya pintu itu tidak terkunci jadi dengan leluasa Sasuke bisa masuk dan mencari keberadaan anak itu di sana,pp tapi hasilnya nihil Sasuke tidak menemukan nya di mana pun. tapi walaupun begitu Sasuke masih melihat rumah itu masih sedikit berantakan seperti biasa, bajunya juga ada, bahkan ramen miliknya pun masih tersimpan rapi di lemarinya.
hanya saja pemiliknya tidak ada di sana, Sasuke terdiam dan membeku di tempat menatap kosong ke depan.
"j…jangan jangan dia sudah pergi di hari itu"
seketika tubuhnya terasa lemas dan membuatnya jatuh terduduk, menatap ke kamar milik Naruto yang tepat berada di depannya dengan air mata yang terus mengalir dengan deras dengan mulut yang terus bergumam kata "maafkan aku"
semenjak hari itu Sasuke tidak pernah lagi melihat Naruto hingga sekarang bahkan sekarang hatinya penuh akan rasa bersalah padanya.
Flashback OFF
__ADS_1
saat ini Sasuke masih berdiri di sana tanpa bergerak sedikit pun menatap pohon bunga sakura yang sudah bermekaran dengan indah.
"aku sangat merindukanmu Naruto aku sangat ingin memeluk mu dengan sangat erat dan tidak akan pernah melepaskan mu lagi"
ucapnya menatap pohon itu dengan tatapan sendu.
"Kami-sama bisakah kau pertemukan aku dengannya lagi, aku berjanji tidak akan melukainya lagi, dan sepertinya aku juga mencintainya sangat sangat mencintainya"
tapi saat Sasuke ingin melanjutkan jalannya.…
"AKH!!! SIAPAPUN TOLONG AKU!!"
seseorang berteriak entah dari mana Sasuke ingin mengabaikan nya tapi saat Sasuke ingin melanjutkan jalannya tiba tiba dia diam membeku dan matanya terbuka sempurna karena melihat sosok yang sangat familiar di matanya.
Rambut berwarna kuning, mata yang berwarna biru bagaikan samudra yang indah, dan terdapat 3 garis di sisi pipi kanan dan kiri orang itu.
laki laki berambut kuning itu berlari dengan wajah ketakutan sambil berteriak minta tolong.
"hiks…hiks siapapun tolong aku!! Ni-san hiks One-san TOLONG AKU!!" lelaki itu tidak bisa menahan air matanya yang jatuh begitu saja. Berteriak meminta tolong kepada Ni-san dan One-san nya.
dia masih terdiam membeku di tempat dan hanya menyaksikan lelaki itu berlari ke arahnya sambil menangis.
"N…naruto"
GREB
"t…tuan t…tolong aku, ku…ku mohon"
dengan refleks Sasuke mengambil katana nya dan langsung menebas beberapa anjing anjing liar itu, setelah menebasnya Sasuke langsung menjatuhkan katananya dan langsung memeluk balik laki laki yang memeluknya dengan kondisi menangis dan tubuh yang bergetar hebat.
tanpa sadar Sasuke juga meneteskan air matanya, seraya mengelus lembut surai kuning milik laki laki itu.
__ADS_1
"tidak apa kau sudah aman sekarang, tidak apa Naruto itu hanya anjing liar, mereka sudah mati, tapi apa kau tidak apa apa? apakah kau terluka?" ucap Sasuke dengan lembut dan tulus tapi tidak ada jawaban dari laki laki yang di panggil oleh Sasuke dengan sebutan 'Naruto' itu dia masih saja menangis di dekapan Sasuke
……
setelah beberapa menit laki laki bersurai kuning itu sudah mulai tenang dan melonggarkan pelukannua dari Sasuke, tetapi tidak dengan lelaki bersurai hitam itu dia malah semakin memeluk nya dengan erat tanpa ingin melepaskan pelukan itu.
"m…maaf tuan b…bisakah kau melepaskan pelukanmu?"
"tidak, tetaplah seperti ini selama beberapa menit kedepan" lelaki bersurai kuning itu terdiam dan membiarkan Sasuke memeluknua selama beberapa menit kedepan 'mungkin tuan ini sedang sedih karena merindukan seseorang atau secamnua dan sedang membutuhkan pelukan' itulah yang senang di pikirkan oleh Lelaki itu.
"arigatou Kami-sama karena telah mengabulkan pemintaanku dengan sangat cepat" gumam Sasuke pelan.
……
beberapa menit berlalu dan Sasuke pun mulai melonggarkan pelukannya itu dan menatap lelaki itu dengan lekat sehingga membuat orang yang ditatap nya merasa sedikit tidak nyaman.
"kau tau Naruto?aku sangat merindukan mu" ucap Sasuke lembut dan membelai pipi lelaki itu dengan sangat lembut.
"hm maaf tuan, sepertinya kau salah orang aku namaku bukan Naruto namaku adalah Menma"
"hahaha Naruto kau sangat pintar untuk bercanda, baiklah baiklah aku minta maaf untuk kejadian saat itu, maaf kan aku saat itu aku sedang dalam mood yang sangat buruk dan aku kelepasan maafkan aku dan mengenai cintamu itu, a…aku juga mencintaimu"
Menma masih terdiam dan menatap Sasuke dengan tatapan bingung.
"maaf tuan, sebelum nya aku sangat berterima kasih karena telah menolong ku tapi aku bukan Naruto aku adalah Menma dan sepertinya tuan sakit karena tuan di tinggal oleh orang yang tuan cintai, sebagaI balas budi bagaikan jika aku mengantarkan tuan ke rumah sakit di desa ini?"
Sasuke terdiam dan menatap Naruto yang sedang kebingungan itu.
"a…apa maksud mu Naruto? kau adalah Naruto orang yang aku cintai dan Menma? namamu adalah Naruto, Naruto Uzumaki bukan Menma"
"maafkan aku tuan, aku harus pergi sepertinya Ni-san ku sedang khawatir sekarang aku tidak mau jika nanti mereka di hukum oleh Itachi Ni-san, karena jika dia sudah marah itu sangat berbahaya, kalau begitu aku pergi dulu Arigatou tuan"
__ADS_1
Sasuke masih terdiam sembari mencerna perkataan Naruto tadi
"a…apa Ni-san? Itachi Ni-san? tunggu jubah itu…jangan jangan dia adalah salah satu dari anggota Akatsuki?"