[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?

[SasuNaru] Apakah Kau Membenciku?
7


__ADS_3

"HEI, SEMUANYA WAKTUNYA MAKAN MALAM!!! " teriak Konan hingga bergema di seluruh ruangan. seperti Toa masjid.


……


"Ni-san ayo kita ke sana, kalo kita tidak segera ke sana Aku takut gendang telinga kita akan pecah" ucap Menma membuat mereka mengangguk.


"Itachi cepatlah masuk, dan kau…kau juga" ucap Pain melihat ke arah Sasuke dan pemuda Raven itu hanya mengangguk pelan.


……


"wah, apa kita kedatangan tamu hari ini? haha ini sangat jarang terjadi"ucap Konan melihat keberadaan Sasuke di samping Itachi.


"wah, siapa dia Itachi?" tanya Deidara penasaran. "dia adalah adik ku, Uchiha Sasuke" ucap Itachi memperkenalkan sasuke pada mereka semua.


"baiklah Sasuke kau bisa duduk di... "


tiba tiba saja, seorang pria dengan tubuh yang hampir mirip seperti hiu itu langsung marik tangan Itachi. akibat aksi dari pria itu tubuh Itachi menjadi tidak seimbang dan jatuh tepat di dada pria itu.


"eh, Kisame kenapa kau melakukan itu? aku hampir saja jatuh karena ulah mu berusan" ucap Itachi sedikit kesal pada seorang yang di panggil dengan nama Kisame itu.


"kau tidak harus dekat dekat dengannya" ucap Kisame dengan wajah datar.

__ADS_1


"tapi, dia hanya adik ku Kisame" ucap Itachi dengan nada lembut "hmp, tetap saja aku cemburu" jawab Kisame sambil memalingkan wajah nya ke arah lain. "baiklah, baiklah, juga berhenti bersikap seperti itu kau membuat ku geli ke ke ke" kekeh Itachi dan membuat Kisame berdecak karena sebal.


"ah, ya Sasuke perkenalkan dia kekasih ku Hoshigaki Kisame, jika kau mau kau bisa memanggilnya kakak" Sasuke hanya mengangguk walau dia sedikit terkejut.


"oh ayolah kalian pikir hanya kalian saja yang berada di ruangan ini dan dengan terbuka bermesraan di sana? apa kau lupa dengan apa yang di katakan Menma pada kita sebelumnya?, lihat wajahnya sudah merah karena kesal sekarang" ucap Deidara dan membuat semuanya menatap ke arah Menma.


"hehehe maaf adik bungsu, aku lupa jika ada kau di sini" ucap kisame yang menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"hump! lihat saja nanti aku juga pasti akan mendapatkan kekasih! aku tidak akan tinggal diam jika kalian bermesraan di hadapan ku yang jomlo ini sedangkan kalian sudah mendapatkan pasangan masing masing!" ucap Menma dengan wajah merah karena menahan amarah.


"lihat saja aku akan mencarinya nanti, dan kalian pasti akan terkejut!, karena aku ingin mendapatkan lebih dari satu!" semuanya membelalakan matanya saat mendengar penuturan Menma tadi, dia ingin mendapatkan lebih dari satu?


pria itu berjalan perlahan menuju tempat duduk Menma. dan dari belakang Sasuke langsung memukul meja dan membuat Menma yang tadinya sedang mengoceh sekarang terdiam


Brak!


"kau yakin ingin mencari seorang kekasih sedangkan kekasih mu ada di hadapan mu sendiri Naruto?" tanya Sasuke sambil menunjukan senyuman khas miliknya.


perlahan Menma mendongak kan kepalanya ke atas dan saat itu Menma melihat Sasuke sedang menatapnya denagn menundukkan kepalanya "sangat dekat" pikir Menma dan itu membuat wajahnya memerah dan menjadi sedikit salah tingkah.


semuanya menatap ke arah mereka dengan tatapan mata yang awalnya membelalak sekarang makin membelalak lagi, karena melihat adengan barusan. dan mereka hanya bisa terdiam dan menyaksikan adegan itu.

__ADS_1


"i…itu t…tuan"


"panggil aku dengan nama ku"


"S…sasuke-san sepertinya kau s…salah orang" ucap Menma yang sedikit gugup


"tidak, kau adalah Naruto aku tau kau memiliki segel kyubi itu di perut yang mengelilingi pusar mu"


"b…bagaimana kau tau, a…aku tidak pernah menunjukkan nya pada siapapun kecuali Ni-san dan One-san, bagaimana kau…"


"tentu saja aku tau, karena saat kau masih kecil aku sering melihat segel itu, tapi apa kau sungguh melupakan Teme-mu ini Dobe?"


"T…teme? t…tapi aku sunggu tidak i…"


hmp


Mata Menma seketika membulat sempurna karena ulah Sasuke, yah Sasuke langsung mencium bibir Menma tanpa aba aba.


"hmph…he…hentikan" Sasuke melepaskan ciumannya dan menatap Menma dengan tatapan sendu "apa kau sudah ingat padaku Naruto?" saat itu Menma langsung bangun dan menatap Sasuke dengan tajam. "sudah ku bilang aku bukan Naru…Akh! k…kepalaku s…sakit" tiba tiba kepalanya Menma berdenyut nyeri membuatnya mengerang kesakitan sambil memegang kepalanya yang terasa sangat sakit.


'a…apa ini, k…kepalaku sakit dan lagi ingatan apa ini? a…aku yakin kalau aku belum. pernah mengalami kejadian ini dan lagi kepalaku sangat sakit ini seperti memori memori yang memaksa masuk ke kepala ku. ini sangat menyakitkan Ni-san One-san t…taskete! k…kepala ku sakit Ni-san One-san!' setelah itu pandangan Menma menjadi buram dan akhirnya seluruh pandangan nya menjadi sangat gelap. dia pingsan.

__ADS_1


__ADS_2