AIR MATA SYURGA HANUM

AIR MATA SYURGA HANUM
Masih Di Bandung


__ADS_3

Hanum di kamar nya Bersama Dona mereka duduk di tempat tidur


"Sayang...kamu pasti heran kan melihat kedatangan suami kamu.Mama yang memaksa dia untuk Datang kesini,karna Mama tau...Farhan pasti tidak akan Datang kalo mama belum memaksa nya"


"Trimakasih mah...kalo bukan karna mama, aku tidak tau apa yang harus aku katakan sama orang tua ku,aku takut membuat mereka kecewa..."


***


"Rudi...dimana Farhan"Tiara sampai di kantor Farhan


"Dia sudah pergi sejak tadi"jawab nya dengan jutek


"Pergi...Pergi kemana? kenapa dia tidak Memberi tau aku"


"Kenapa dia harus memberi tau kamu,emang nya kamu itu siapa...Farhan pergi ke Pernikahan saudara istri nya di Bandung"


"Apah...Farhan pergi kesana...apa dia sudah lupa,aku ingin mengajak nya ke puncak"kesal Tiara


"Sudah lah Tiara...kamu jauhi aja Farhan....kamu Tidak akan bisa mendapat kan nya,bukti nya...dia lebih Memilih Hanum Dari pada kamu"senyum Rudi dengan memanas manasin hati Tiara-Tiara pun kesal dan pergi


"Mas...Trimakasih kamu udah mau datang...dan itu membuat Abi ku senang,Walaupun itu bukan kehendak hati kamu"


"Kamu dengar ya Hanum...sebenar nya aku juga malas datang kesini. kalo bukan karna Mama ku....aku tidak akan datang kesini"dengan gerham yang menaut kuat dan mata yang sanggat tajam dan marah mengarah ke arah Hanum


"Farhan......jerit Dona yang Datang


"Mama"


Kamu Harus menjaga sikap kamu disini...apa kamu pikir ini Rumah kamu? disini tuh banyak orang...kalo ada yang melihat kamu bertengkar sama istri kamu, itu akan Membahaya kan diri kamu sendiri....[menunjuk dada anak nya dengan telunjuk nya dan siara yg penuh dengan penekanan]kamu harus bisa menerima Hanum sebagai istri kamu,dia wanita yang tepat buat kamu baik,solehah...terus bersabar menghadapi sikap kamu yang kekanakan seperti ini...


kamu beruntung Mendapat kan Hanum"


"Aku tidak perlu wanita baik mah...aku perlu c i n t a,aku perlu orang yang aku cinta dan membuat aku bahagai"balas Farhan dengan penekanan

__ADS_1


"Mama yakin...jika kamu melihat sisi baik Hanum...kamu pasti akan mencintai nya...kamu akan bahagia bersama Hanum....


Ayo..Hanum kita keluar"ajak Dona dengan menarik tangan menantu nya keluar


"Argh....Farhan marah dan memukul lemari yang ada di belakang nya...dia tanpak kesal marah dan juga panik


Sampai kapan pun, aku tidak akan mencintai wanita itu"


****


Semua orang duduk di Ruang tamu


"Selamat yah Sabilla besok adalah hari pernikahan mu dengan Arif...aku do'a kan pernikahan mu samawa dan langgeng sampai tua"


"Trimakasih Hanum....aku juga ingin pernikahan ku seperti pernikahan mu kalian terlihat sanggat bahagia....dan suami mu begitu perhatiam sama kamu"kata Sabilla dengan senyum nya.Hanum pun membalas senyum Sabilla dengan kecut karna apa yang di katakan Sabilla semua nya ke balikan


"Hy...semua nya...."


Farhan Dina Hanum...mereka terkejut dengan kedatangan Tiara disini,


"Tante...tante ngak perlu marah....Aku datang kesini karna Farhan yang mengundang ku,oh yah...kenal kan aku Tiara Teman dekat nya Farhan"


Hanum menyembunyikan wajah nya...sedang kan semua orang hanya menatap Tiara dengan senyum cengegesan mereka yang mana Tiara datang secara mendadak.


"Farhan....lepasin ngak....sakit tau"Farhan menarik paksa Tiara keluar untuk bicara di tempat yang aman


"Tiara...ngapain kamu datang kesini"


"Kenapa....Apa aku tidak boleh datang kesini"jawab nya dengan enteng dan polos


"Tiara...kamu ini gimana sih...jika semua orang tau hubungan kita semua nya akan hancur


"itu bagus kan,dan kamu bisa meninggal kan Hanum tampa kamu susah payah untuk memujuk nya menandanggi surat itu"

__ADS_1


"Tapi itu bukan saat nya Tiara!!"seru Farhan dengan memalas


"Kamu sendiri pergi tidak bilang sama aku ,dan kamu melupakan janji kita untuk pergi ke puncak"dengan wajah cemburut


"Maaf...aku tidak sempat berpikir kesana,sekarang kamu harus pulang yah.


"Kamu mengusir ku"


"Aku tidak Mengusir mu,ini demi kebaikan kita dan hubungan kita...kamu pulang yah"suara Farhan yang lembut dan terdengar lunak


"Sayang....Perjalanan jakarta ke bandung itu tidak lah dekat,aku sanggat capek... jadi aku pulang besok saja yah...apa kamu tega..melihat aku kecapeaan nyetir sendirian,apa kamu tidak takut terjadi suatu hal yang buruk menimpa aku"


"huuuuhhhh...Baiklah kamu boleh Tinggal disini tapi kamu jangan terlalu dekat sama aku "


"Baiklah..."Tiara terlihat kesal karna tidak bisa berduan dengan Farhan


****


"Kamu lihat kan Hanum,aku akan terus membuat kamu menderita Perlahan-lahan Farhan akan menjadi milik ku...dan dia? akan Menikahi ku"seru Tiara bersama dengan Hanum di dapur


"Kamu jangan terlalu Bermimpi Tiara,karna itu tidak akan terjadi"ketus Hanum


"Kita lihat aja...siapa yang akan di pilih oleh Farhan aku atau kamu"kata Tiara dengan sombong....Hanum pun keluar dengan membawa minuman yang ia buat


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2