AIR MATA SYURGA HANUM

AIR MATA SYURGA HANUM
Cek kandungan ke Dokter


__ADS_3

Tepat waktu jam makan siang Farhan dan Hanum sudah sampai di Rumah sakit.mereka langsung menuju ke Dokter kandungan yang sudah Dulu Farhan hubunggi.


Dokter Hanna,adalah Dokter kandungan terbaik di kota ini.Farhan sedikit mengenal Dokter Hanna saat persalinan sepupu dia yang melahir kan dulu!! Farhan sudah melihat kinerja Dokter Hanna sanggat baik dan propesional dalam membantu proses persalinan ibu Hamil,semua itu juga berkat kehendak Allah swt.dan Dokter Hanna hanya menjadi pelantaraan nya saja.


Farhan sanggat yakin,bahwa Dokter Hanna adalah Dokter yang tepat dalam membantu istri nya kelak.


Dan sekarang Dokter Hanna akan menjadi Dokter Faporit mereka sekarang ini.


Di Ruangan Dokter Hanna, Hanum sudah terbaring di brangkas tempat tidur untuk di periksa.Dokter Hanna mengerak kan alat pemeriksaan pada perut Hanum untuk melihat janin yang ada di dalam kantong Rahim.


"Ini adalah Janin nya yang masih belum berbentuk sempurna!"


Mereka bertiga menyaksikan segumpal Daging yang masih belum terbentuk sempurna bergerak dalam layar monitor.Hanum menatap cabang bayi nya dengan perasaan haru.dia tidak menyangka, ada manusia yang bernyawa,yang hidup di dalam diri nya. bernapas dan bergerak.


Sedang kan Farhan.pria itu mengenggam kuat jari istri nya.pandangan nya fokus menetap lurus ke layar monitor tampa berkedip.melihat benda yang bergerak di dalam sana dia tidak tau,apa itu.karna semua nya terlihat gelap dan dia tidak melihat ada seorang bayi di sana.Farhan hanya terdiam benggong.kadang"senyum kadang"diam.


"Dokter!! Maaf.apa kau bisa menunjukan pada kami di mana bayi nya"ujar Farhan menatap Dokter Hanna dengan ekpresi yang penuh tanda tanya di wajah nya.


Dokter Hanna sempat terbenggong dengan pertanyaan Farhan,setelah itu pun dia tertawa di ikuti oleh Hanun yang juga ikut tertawa dengan pertanyaan suami nya.


Farhan hanya diam tampa bersalah sedikit pun.malah dia yang heran,kenapa dua wanita ini memtertawa kan diri nya yang bertanya di mana bayi nya.


Itu pertanyaan yang wajar kan.dia berhak tau di mana bayi nya.dan dia inggin melihat nya.feeling Farhan.


"Mas....kamu apaan sih....konyol tau,pertanyaan mu!!"seru Hanum menegur suami nya dengan cubitan halus di perut Farhan dengan senyum.


"Apa sih Yank....apa yang konyol"bela Farhan untuk diri nya.


Dokter Hanna pun menghentikan tawa nya dan kembali bersikap propesional.


"Ehm.....Maaf Pak Farhan mungkin anda tidak fokus dengan pertanyaan saya tadi,karna anda terlalu fokus melihat pada Janin nya! wajar anda bertanya seperti itu! karna ini adalah pengalaman pertama anda!(dengan senyum) dan anda belum tau bagaimana bentuk janin yang berubah menjadi seorang bayi.saya maklumi pertanyaan bapak yang bertanya dimanaa bayi nya.karna disini memang belum berbentuk dengan sempurna.seperti nya ini adalah kepala nya karna terlihat bundar,dan ini kaki dan tangan nya yang masih belum sempurna tumbuh"Dokter Hanna menjelas kan dengan sanggat Detaeil nya.


Farhan mengangguk paham dan senyum,seraya merasa sedikit malu dengan pertanyaan nya.


"Lalu! bagaimana dengan keadaan dia,apa dia baik-baik saja?"


"Alhamdulillah janin nya berkembang dengan sanggat baik dan sehat.perlu di tinggkat kan lagi pola makan dan tidur nya dan istirahat nya.agar sang janin dan ibu slalu sehat."


"Trimakasih Dokter"


---------


Hanum Duduk di kursi seorang diri, sembari menunggu suami nya yang sedang menebus vitamin di apotik Rumah sakit.


Hanum mengusap perut rata nya dengan bibir yang mengambang senyum ke atas.

__ADS_1


"Kamu baik-baik di dalam sana yah nak.jangan nakal dan jangan rewel.Mama akan bersama kamu sampai kamu lahir nanti.


"hiiiiiiissssss aawww....perut ku....ueekk...ueeeekk...."Hanum memegang perut nya yang sakit dan terus mentah yang tidak keluar


"Sayang!! kamu kenapa!!"kata Farhan yang berlari ke arah istri nya dengan cemas dan kawatir


"Aku nggak papa Mas....aku hanya mual"


"Kita ke Dokter Lagi yah!"


"Nggak usah Mas....ini hal yang biasa kok.aku tidak menyukai bau Rumah sakit,itu sebab nya aku mual,dan ingin muntah.kita pulang saja yah!"


"Baiklah,mari kita pulang."Farhan membantu istri nya berdiri dan memapah nya untuk pergi dari Rumah sakit.


Sampai di dalam Mobil Hanum sudah tidak merasa apa pun lagi.dia sudah terlihat biasa-biasa saja.


Farhan memasang kan safetybelt di tubuh istri nya lalu kepada nya.


"Aku anterin kamu ke Rumah dulu yah,setelah itu aku kembali ke kantor lagi!"


"Ia"serta angukan dari Hanum


"Apa ada yang ingin kamu makan sebelum kita pulang"


"Oh...jadi kamu sudah bisa membayang kan hal yang lain yah selain aku!! (goda Farhan)Ya udah....kita beli dulu Es mentimun nya,lalu kamu istirahat di Rumah."


Farhan menghidup kan mesin mobil nya dan meninggal kan kawasan Rumah sakit.


*****


Hari sudah Malam. Hanum memberes kan tempat tidur nya yang berantakan sedikit.karna dia baru mengantikan seprai dengan warna lain.


Hanum melihat jam di dinding kamar nya pukul sebelas kurang dua puluh menit.merasa keberadaan suami nya belum masuk ke kamar,Hanum pun ke bawah untuk mencari tau.


Sampai dibawah Hanum melihat Ruang kerja suami nya masih terang dan melihat bik Marni yang berjalan dengan membawa nampan berisi kopi.mungkin itu untuk suami nya.


"Bik,sini kopi nya biar saya yang bawa!"Hanum meraih nampan di tangan bik Marni


"Sekarang bibik boleh istirahat di kamar."


"Ia Nak Hanum....trimakasih!! Nak Hanum juga harus istirahat"Marni pun pergi.


***


"Mas!!...."

__ADS_1


"Sayang!!....kok kamu belum tidur,ini udah malam.dan kenapa kamu yang membawa kopi untuk aku,di mana bik Marni."


"Sudah aku suruh dia istirahat Mas.Nggak papa,aku yang membawa kopi kamu!!"


Farhan menarik istri nya ke pangkuan nya.sebelum itu,dia sudah meletakan nampan di meja.memegang pinggang istri nya dengan kedua tangan.dan menatap bola mata istri nya dengan penuh pancaran cahaya cinta.


"Katakan!? apa yang membuat kamu masih keluyuran dan tidak mau tidur!! apa kau tidak melihat hari sudah larut.ini tidak baik buat kesehatan kamu beserta anak kita!!...apa kamu tidak mendenggar apa kata Dokter tadi!? kamu harus menjaga pola tidur kamu dengan teratur!!...aku tidak mau melihat kamu kelelahan dan capek."


"Mas sendiri.kenapa belum mau tidur!! kesehatan bukan berlaku untuk ku saja? tapi untuk Mas juga!! Mas pikir tubuh Mas ini terbuat dari besi apah tidak pakai sakit.Mas juga harus jaga kesehatan.jangan tidur larut terus....


Aku tidak bisa tidur jika kamu tidak ada di samping aku!!... aku merasa gelisah."Hanum memeluk Farhan dengan Manja.


"Tumben manja kek gini!!....ya udah..kamu naik dulu ke atas,nanti Mas nyusul.Mas mau menyelesai kan pekerjaan yang tinggal dikit lagi nih."


"Ya sudah...aku akan tunggu Mas sampai selesai bekerja.baru aku akan tidur."Hanum menatap ke layar leptop dengan fokus di depan nya.


Farhan tersenyum gemes,mencubit hidung istri nya tampa ada perlawanan atau rasa sakit yang di keluh kan istri nya.


"Keras kepala sekali yah...Di suruh perintah,malah merintah.dasar istri aku ini,mau nya pengen dituruti!"imbuh nya dengan senyum


"Ini kemauan bayi kita Mas!!.... dia pengen kamu tidur,tidak boleh begadang terus....apa kamu tega tidak menuruti kehendak dia!!"


Hanum menatap Farhan dengan sedikit cemberut dan kesal,karna Farhan lebih mementing kan pekerjaan nya demi kamauan anak mereka yang masih di dalam kandungan.


"Ya udah deh....kalo si bos kecil sudah memerintah,maka si Bos besar akan menuruti nya."


Farhan menatap istri nya dengan lama.sepuluh detik istri nya masih diam.Farhan pun tersenyum dan membuat Hanum juga tersenyum.


Seperti nya Farhan pandai membuat istri nya bahagia walau pun dengan senyum.


.


.


.


.


.***Up nya satu aja ya Gaes.....


kemaren Author mau up,tapi sinyal nya agak kurang,maklum lah kalo lagi hujan atau mati lampu!....sinyal di tempat Author hilang/ganguan.


jangan lupa tinggal kan like dan dukungan nya yah....


see you.....💜***

__ADS_1


__ADS_2