AIR MATA SYURGA HANUM

AIR MATA SYURGA HANUM
Perdebatan kecil di meja Makan


__ADS_3

"Pagi sayang!!"ujar Farhan sambil duduk di kursi meja makan.


"Pagi juga Mas"


Hanum mengambil makanan untuk suami nya.kemudian mengambil sarapan untuk nya juga.


"Mas,nanti siang aku mau ke Dokter yah."


"Jam berapa,nanti aku jemput,aku juga mau melihat kondisi kandungan kamu!!"


"Nggak usah Mas....aku bisa sendiri kok.nanti kalo kamu jemput aku waktu mu bisa kebuang,lagian Rumah sakit nya juga Dekat."


"Nggak sayang!! pokok nya aku mau ikut.kamu inggat kan pesan Mama! aku itu harus mementing kan kalian dari pada urusan kerja.kamu dan calon anak kita adalah pyoritas aku sekarang. jadi aku harus meng-utama kan kalian dari pada masalah lain."


Perkataan tegas Farhan membuat Hanum bungkam,tidak punya alasan lain untuk menang menjawab pertanyaan suami nya.


Karna ke-egoisan tidak boleh di lawan dengan ego.harus di mengalah dengan menyerah. jika sipat ego sudah bertubrukan.maka akan sulit untuk di diam kan.akan terjadi kekacauan dan pertengkaran diantara mereka.itu sebab nya Hanum lebih memilih mengalah dari pada mempertahan kan tekad nya untuk datang sendiri.


Lagi pula, Hanum juga tidak berniat melarang Farhan untuk melihat kesehatan anak nya.hanya saja,Hanum tidak mau menyusah kan Farhan berbolak balik ke kantor,rumah dan rumah sakit.pasti itu akan membuat suami nya kelelahan.lagi pula Farhan juga berhak melihat kondisi calon anak nya.


"Baik lah Mas....terserah kamu! nanti aku berangkat nya jam sebelas siang."


"Ok!! nanti aku jemput yah!!"


"Ya Mas"


Mereka menikmati makan bersama dengan ceria dan canda tawa.setelah selesai Hanum mengantar Farhan sampai ke depan lalu berangkat ke kantor.


Setelah kepergian suami nya.Hanum memberes kan meja makan dan membawa alat kotor ke dapur untuk di cuci.


"Eh nak Hanum!! kenapa nggak pangil bibik untuk melakukan nya! maaf..tadi bibik ke belakang jemur pakaian.sini biar bibik yang cuci,nak Hanum duduk aja"

__ADS_1


Marni mengambil alih alat pencucian nya.


"Nggak papa bik!! piring kotor nya juga sedikit.aku bisa melakukan nya tampa bantuan bibik"


"Tetap aja Nak Hanum!! ini kan pekerjaan bibik,sudah seharus nya bibik yang melakukan,Nak Hanum duduk aja,jangan terlalu banyak bergerak,nanti kelelahan."ujar Marni dengan lembut sopan dan santun


Sikap seperti ini lah yang membuat Hanum betah bik Marni bekera di Rumah nya.orang nya baik,jujur,sopan dan pas untuk di jadikan tempat berbagi nasehat dan masalah.


Bik Marni juga orang nya sanggat penyayang.mendukung segala keputusan Hanum yang menurut nya benar dan mamfaat.tidak merugi kan siapaun maupun diri nya.cocok di jadikan sebagai peganti Umi nya yang jauh di sana.


Selama kehamilan.Hanum juga di larang bekerja terlalu banyak oleh Marni.(juga sesuai perintah dari Tuan dan Nyonya besar)karna Marni tidak mau melihat Nyonya nya kecapean.Marni tau kalo perempuan lagi hamil,mudah sekali merasa lelah,capek walaupun tidak mengerjakan pekerjaan apapun.apa lagi jika mengerjakan pekerjaan yang berat-berat.


Hanum kekamar nya dan mendapat kan beberapa kain kotor milik Farhan di sudut Ranjang.yang mungkin lupa bik Marni mengambil nya atau dia tidak melihat.


"Ya ampun Mas Farhan!! slalu saja meletakan pakaian nya di sudut ranjang.kebiasaan banggat sih,kalo dia pulang larut malam,kemeja nya di lempar sembarangan"ujar Hanum pada dirinya sendiri.


Hanum pun membawa pakaian itu ke belakang untuk di cuci sendiri.lagian pakaian nya juga sedikit celana satu,kemeja dua tidak perlu memanggil bik Marni kan untuk membantu nya.


"Aduh....kenapa p*nggul ku selalu nyeri yah,aww....perut ku juga,kenapa masih sakit"


Hanum masuk kedalam Rumah sambil memegang perut bawah nya dengan wajah yang meringgis.


"Nak Hanum kenapa!!"Marni mengambil keranjang yang ada di tangan Hanum.dan melihat Hanum memegang perut nya dengan wajah yang terlihat kesakitan.


"Nggak papa bik,aku merasa kelelahan aja karna tadi aku nyuci baju Mas Farhan yang tertinggal di kamar"


"bibik kan udah bilang sama Nak Hanum.kalo soal pekerjaan berat biar bibik saja yang melakukan nya walupun hanya sedikit.sekarang lihat kan,Nak Hanum kelelahan gini."


Celoteh Marni yang kelebihan.Marni sering menasehati Hanum seperti ini,yang slalu tidak mendengar perkatan nya.dan tidak mau pekerjaan nya di bantu.


"Perut nya kenapa Nak Hanum??"

__ADS_1


"Perut aku sakit bik"


"Apah?? apa yang terjadi.apa telah terjadi sesuatu sama bayi nya"cemas Marni


"Tidak bik.ini tidak apa-apa aku sering mengalami nya kok,bentar lagi sakit nya juga akan hilang."


"Baiklah,Nak Hanum duduk dulu,bibik mau ke dapur bikinin susu buat Nak Hanum."


"Ia Bik"


Hanum menduduki diri nya di sofa.sekarang rasa sakit dan nyeri sudah tidak ada lagi.Hanum sudah lama mengalami gejala seperti ini.entah sakit apa?? Hanum tidak tau!! karna dia tidak pernah cek ke Dokter dan menganggap masalah ini hanya masalah kecil dan tidak perlu di bawa ke Rumah sakit.


Sekarang berganti dengan rasa mual yang melanda nya saat ini.terkadang Hanum tidak punya tenaga,selera makan pun berkurang,karna setiap hari dia harus mengalami mual yang berkepanjangan.


"Sebentar lagi jam sebelas!! sebaik nya aku siap-siap dulu,supaya Mas Farhan tidak lama menunggu ku nanti."


.


.


.


.


.


.***Satu dulu untuk hari yah Gaes.....


trimakasih....see you.💜


jangan lupa like dan dukungan nya***.

__ADS_1


__ADS_2