
Setelah Dinner dan makan di kedai Bakso.Farhan dan Hanum sudah sampai di Rumah setelah menganti baju Farhan mendapat Telpon dari seseorang yang penting.
"Hallo pak Hardi.Benarkah itu pak,bapak serius.bapak mau membantu perusahaan saya.ia pak baik pak trimakasih.besok saya akan kesana dan mepersiap kan semua nya.ia pak sekali lagi terimakaaih telah membantu"Farhan mengahiri pangilan dri rekan kerja baru nya.tampak raut dan rasa bahagia menghiasi wajah Farhan saat ini setelah mendapat bantuan dari orang asing yang bersedia membantu nya.
Farhan sanggat lega dan bersyukur.di keadaan nya yang terpuruk ini masih ada orang yang mau membantu nya.banyak nya orang kejam dan jahat di dunia ini ternyata masih ada juga orang yang berhati baik mulia bersedia memberi pinjaman secara kontan pada perusahaan nya yang ada di tingkatan rendah.
"Trimakasih ya Allah.kau telah memberi ku jalan dan membantu ku untuk mempermudah kan permasalahan ku ini.aku sanggat bersyukur sekali pada mu!"seru Farhan tak henti-henti nya mengucap kata syukur kepada sang maha pencifta yang telah membuka kan jalan bagi nya.
"Kamu kenapa mas.keliatan nya senang gitu.kamu habis dapat telpon dari siapa?"tanya Hanum yang yang baru keluar dari dari kamar mandi. melihat wajah suami nya terlihat berseri dan berkaca-kaca.Hanum sungguh penasaran apa yang membuat suami nya begitu bahagia.
"Sayang...apa kamu tau! aku baru dapat telpon dari pak Hardi.dia bersedia memberi ku pinjaman untuk membangkit kan perusahaan lagi,kita tidak jadi bangkrut sayang.kita tidak akan bangkrut"ujar Farhan dengan senang
"Alhamdulilallah mas... aku ikut senang mendenggar nya.sekarang permasalahn mu perlahan akan berkurang.Allah tidak pernah lupa pada umat nya yang selalu meminta kepada nya.dia akan memberi jalan kemudahan bagi yang berniat bersungguh-sungguh.kan aku sudah bilang sama kamu mas.cobaan adalah awal kesuksesan dan sekarang kamu sudah mendapat kan nya"
"Trimakasih sayang semua nya juga berkat nasehat dan dukungan dari kamu! kamu telah membuat ku belajar untuk bersabar dan menjadi orang yang kuat menghadapi masalah.aku sanggat bersyukur mendapat kan istri seperti kamu! kamu adalah kekuatan dan panutan bagi ku sayang"Farhan memeluk istri nya dengan penuh kebahagiaan
"Kamu jangan bicara seperti itu mas.seharus nya kamu yang menjadi kekuatan dan panutan untuk ku.aku melakukan semua ini karena aku ingin membantu dan meringan kan beban mu.aku hanya menjalan kan tugas ku sebagai istri saja dan aku akan selalu membantu dan mendukung mu di kala kamu tidak bisa"
__ADS_1
***
Pagi nya sesuai janji dan sepakatan Farhan beserta pak Hardi mereka telah berkumpul mengadakan pertemuan di kantor Hardi beserta staf penting nya.
Perjanjian,kontrak dan kerja sama telah mereka selesai kan dengan secara baik dan mulus.sekarang perusahaan Hardi akan membantu perusahaan Farhan untuk berdiri tegak kembali akibat kehancuran yang di lakukan oleh salah satu kariawan kepercayaan yang telah menyadap uang perusahaan berjumlah yang cukup besar.
Hari semakin berlalu dengan cepat.keadaan perusahaan sudah kembali normal bahkan sudah di titik teratas.perusahaan Farhan kembali naik daun.kontrak kerja sudah banyak ia dapat kan.
Siang ini Farhan menyempat kan waktu untuk istri nya pergi ke Dokter.sudah lama sekali dia tidak melihat kabar sang buah hati nya.
"Pertumbuhan bayi kalian sudah Normal.seluruh anggota tubuh nya sudah terbentuk sempurna tidak ada yang cacat keadaan nya juga sehat"
"Tapi Dok.boleh kami tau apa jenis kelam*n nya."
"Ia pak.sebentar.ini adalah jenis kelam*n nya selamat bayi anda adalah laki-laki"ujar Dr.Hanna dengan senyum
"Benar kah Dok. bayi saya laki-laki"mata Farhan terlihat berbinar mendenggar bahwa dia akan mendapat kan bayi laki-laki.sungguh sanggat bahagia.dia sebenar nya tidak mempermasalah kan bai peremouan atau lakilaki yang dia ingin kan adalah.anak nya sehat dan tidak cacat,itu saja.
__ADS_1
Tapi setelah mendapat anugrah bayi lakilaki membuat nya lebih bahagia di banding kan apa pun.bahkan Farhan tidak melepas kan pandangan nya dari layar monitor tempat anak nya bergerak.tampa sadar airmata nya mengalir begitu saja dan dengan cepat Farhan menyeka nya dan tersenyum sambil mengengam kuat tangan istri nya.bertubi-tubi kecupan dan belaian yang singgah di diri Hanum dari suami nya
Hanum juga bahagia bercampur sedih saat melihat suami nya menanggis haru melihat bayi mereka yang tumbuh dengan sehat dan kuat di dalam perut nya.
Aku sanggat bahagia mas.melihat mu menantikan kehadiran bayi kita yang sebentar lagi akan lahir kedunia ini.tapi sebentar lagi aku akan meninggal kan mu untuk selama nya.aku akan sedih mas... meninggal kan kalian berdua hidup tampa aku.
Suara hati Hanum terdenggar pilu dan menyayat dia menanggis membayang kan waktu itu akan datang menghampiri nya dan membawa nya secara paksa dari suami nya.
**Happy Happy
jangan lupa like/komen/vote
maaf jika masih banyak typo yang bertebaran di mana mana.tapi percayalah author sudah melakukan yang terbaik demi kenyaman para pembaca.
maaf jika alur part ini kacau dan kalimat nya tidak menentu.karena author nulis nya kurang fokus...bisa terlihat sendiri dari cerita nya
Besok mungkin libur dulu.maaf jika author tidak bisa crazy up**
__ADS_1