
"Apa kamu yakin dengan keputusan kamu Hanum.apa ini tidak salah"kata Irma berucap sedih.karna saat ini Hanum berada di Rumah teman nya.
"Aku sudah yakin Irma.dan aku sudah memikir nya dengan matang,aku yakin keputusan ku tidak pernah salah"
"Tapi perceraian itu tidak baik Hanum,itu dosa"Irma menegas kan Hanum agar dia tidak berbuat yang akan membuat nya menyesal atau sedih.
"Aku tau Irma.tapi aku tidak tahan lagi,selama ini aku sudah menunggu dan bersabar kebahagiaan sebagai balasan untuk ku,tapi apa irma.semua nya hanya buntu"kata Hanum yang menanggis.Irma juga merasakan sakit yang di rasa kan oleh teman nya.Irma mengusap bahu Hanum dengan supaya dia merasa tenang.
Lagi pula,Mas Farhan juga setuju kalo aku menerima perceraian nya"
"Apa bener kamu sudah yakin.aku takut nanti nya kamu akan menyesal karna keputusan mu yang terburu-buru.aku berharap kamu mempertimbang kan nya lagi"
"Tidak.tidak perlu di pertimbangkan lagi Irma.aku sudah sanggat yakin dengan keputusan ku"dengan tegar dan menghapus air mata nya
"Baiklah.kalo memang itu yang kamu ingin kan.aku hanya bisa menghormati nya"
****
Malam nya Hanum berdiri di depan Ruang kerja Farhan.Hanum tampak Ragu dan cemas.sambil meremas tangan nya yang terasa gemetar dan dinggin.setelah mengatur napas nya menjadi lebih tenang,dan merasa ada sedikit keberanian.Hanum membuka pintu itu dan Masuk.
Hanum mendekati Farhan yang sedang fokus dengan pekerjaan nya.
"Mas.a-aku.mau bicara pada mu"
"Ia ada apa"
"Aku ingin menyetujui keinginan mu!"
__ADS_1
"Apa maksud mu.keinginan apa yang kau bicara kan"Farhan mengerut kan kening nya
"Perceraian"
Farhan langsung berdiri mendengar perkataan Hanum.dia terkejut membulat kan mata besar dan menatap istri nya dengan bertanya-tanya.
"Apa yang kau katakan.apa kau sedang bercanda"Farhan memegang kedua bahu Hanum dan menguncang nya
"Ti-tidak Mas.aku serius"dengan gugup.seketika itu tangan Farhan terlepas dari bahu Hanum dan menatap nya dengan dalam.
Farhan terlihat panik, resah sehingga dia tidak bisa berkata.
"Dulu,kamu bilang perceraian itu adalah dosa.tapi sekarang kenapa kamu mau bercerai"tolak Farhan dgn tidak terima Hanum meminta cerai dari nya.
"Aku berhak Mas.karna selama ini aku tiak pernah mendapat kan kebahagiaan dan ketenanggan hati.dan aku juga tidak pernah merasa bahagia selama pernikahan ini"seru Hanum dengan tegar
Hanum melepas kan tangan suami nya dengan sedih.
"Tidak Mas.tidak ada hal yang lain.aku hanya ingin mengahiri hubungan yang tak layak di pertahan kan lagi.dan kita bisa menemukan kebahagiaan kita masing-masing"
Farhan kembali memegang bahu Hanum dengan kuat dan berusaha menahan amarah nya.
"Tolong Hanum.katakan pada ku.apa ada sesuatu yang menganjal kamu.atau karna Ardi dan Tiara kamu ingin bercerai!"Farhan menatap istri nya dengan seribu pertanyaan.
"Sama sekali tidak ada sangkutan nya sama siapa pun.aku sendiri yang ingin bercerai sama kamu Mas.sedikit pun Ardi tidak salah dalam Hal ini.aku ingin segera kau mengurus nya Mas"lirih Hanum dengan mata yang berkaca-kaca dan berlalu keluar
"Hanum.Tunggu!!"
__ADS_1
Di luar depan Ruangan Farhan.Hanum menanggis saat mengigat perkataan nya beberapa menit yang lalu pada suami nya.entah kenapa hati nya sanggat pedih dan sakit saat meminta cerai.ada rasa tidak terima dengan keputusan yang dia ambil.apakah ini benar-benar langkah yang tepat?apakah ini benar-benar keputusan yang benar? apakah dia tidak akan menyesal nanti.
Di dalam Farhan terduduk lemas dan lesu.permintaan Hanum tadi membuat diri nya terdiam,mulut nya terkunci.air mata lolos begitu saja di pinggir mata nya yang merah.tangan nya mengepal kuat menahan emosi
Braakkk...sriinggg...
Suara pecahan dan bantinggan terdengar nyaring akibat Farhan melempar semua barang yang ada di atas meja kerja nya.dia perlahan kembali tenang tatapan nya memandang dengan kosong.
"Kenapa malah jadi rumit seperti ini.bagaimana aku menjelas kan pada mu.bahwa aku tidak ingin mencerai kan mu.aku mencintai mu,aku tidak ingin pisah dari mu.aku sungguh sanggat menyesal dengan keputusan ku dulu"lirih Farhan dengan deraian air mata.saat ini dia terlihat lemah tak berdaya.seperti pria bodoh tidak bisa apa-apa hanya menanggisi nasib rumah tangga nya yang berantakan dan berada di ujung tombak
.
.
.
.
.
.
Author:Harap di maklum ya Gaes...kesibukan dunia nyata melebihi apa pun
jangan lupa like di bawah yah
see...you..💜
__ADS_1