
AKU BACK LAGI....ADA YANG SDAH KANGEN SAMA (AMSH) NGGAK.... **HARI INI BISA UP .KEMARIN KAGAK BISA
MAU UP HARI RABU KEPALA KU SAKIT KAGAK FOKUS JADI NYA....MAU UP MALAM TADI SINYAL NYA HILANG KARNA MENDADAK HUJAN,MAKLUM LAH..KALO DI TEMPAT AUTHOR INI SENSITIF BANGGAT KALO LAGI HUJAN...
"KAGAK USAH BANYAK CURHAT THOR...DAH KAGAK SABAR LAGI NUNGGU NYA! "
"OK DEH...MAAF BIKIN KALIAN NUNGGU...SILAH KAN LANJUT KAN BACA NYA...TAPI JANGAN AMPE BOSAN YAH...π**"
_____________________
_________
Sampai di rumah,Hanum langsung masuk kamar dan menduduki diri nya di sisi ranjang.tampak wajah nya masih terlihat sedih,murung dan juga sembab.
Pikiran nya saat ini masih berkelana di mana-mana memikir kan yang terjadi satu jam yang lalu.tatapan nya kosong di serta kan air mata yang mengalir di pipi nya.
"Kenapa sayang!! kenapa kita harus mengalami keadaan yang seperti ini"Hanum memeluk perut nya dengan sanggat erat sambil menanggis dan menatap perut nya dengan deraian air mata.
"Kenapa kamu tidak bisa hidup tenang di dalam rahim mama nak....kenapa kita tidak bisa menjalan kan kehidupan seperti orang hamil lain nya....apa yang harus mama lakukan.mama tidak mau kehilangan kamu mama tidak mau membunuh kamu! dan mama nggak mau egois dengan diri mama untuk menuelamat kan mama....mama janji akan akan merawat kamu dan melahir kan kamu kedunia ini,walaupun nyawa mama yang jadi taruhan nya.kamu harus kuat ya sayang...mama juga kuat disini"
Hanum teringgat percakapan nya dengan Dr.Hanna sebelum pulang.
FLASBCKπ
"Tolong rahasia kan ini dari suami saya Dr. saya tidak ingin dia mengetahui nya"
"Kenapa Hanum,suami kamu berhak tau apa yang terjadi,ini menyangkut nyawa kamu dan anak kalian.masalah ini sanggat serius Hanum."
"Aku tau Dr.....jika Mas Farhan tau dia pasti akan memilih mengangkat Rahim ku! aku tidak mau! aku ingin melahir kan anak ini...itu adalah janji ku pada nya untuk memberi dia keturunan.aku akan memberi tau dia jika aku sudah menemukan waktu yang tepat."
"Baiklah....aku pun tidak bisa memaksa mu.saran ku...sebaik nya kau katakan ini secepat nya pada Farhan agar kalian menyelesai kan masalah ini dengan cepat"
"Baik Dokter..."
--------------
"Maaf kan aku Mas....aku harus menyembunyikan rahasia besar ini kepada mu! aku tau apa yang akan kamu lakukan jika kamu mengetahui keadaan ku....maaf jika aku egois sama kamu! tapi aku tidak bisa egois sama anak kita maaf kan aku mas...maaf kan...hiks..."
__ADS_1
"Nak Hanum,makanan siang nya sudah siap"kata Marni membuka pintu kamar Hanum untuk memanggil nya sarapan.
Dengan cepat Hanum menghapus air mata nya agar tak terlihat oleh Marni kalo saat ini dia sedang bersedih...walaupun bik Marni orang nya baik pengertian selalu bisa menghibur dan bisa menjaga rahasia jika Hanum meminta,tapi dia tidak ingin membeban kan Bik Marni dengan masalah nya.dia tidak mau melibat kan orang lain untuk memikir kan masalah nya.kali ini dia tidak akan bercurhat pada Bik Marni.
"Ia bik...aku akan kebawah sebentar lagi"saut Hanum
****
Malam nya Hanum mendekati Farhan yang berada di balkon kamar,berdiri seorang diri menatap ke arah langgit.tidak biasa nya Hanum melihat suami nya berdiri sendirian di luar menatap langgit yang suram dan gelap tampa di hiasi bulan dan bintang....sama seperti keadaan hati nya sekarang di landa masalah dengan penyakit nya.
"Mas....apa yang kamu lakukan di luar.ayo masuk nanti kamu kedinginan"Hanum menyentuh bahu suami nya.Farhan membalikan badan nya dan terlihat oleh Hanum wajah sedih dan murung.walaupun Farhan sudah menampil kan senyum terbaik nya.tapi senyum itu terlihat masam oleh Hanum.seperti nya suami nya saat ini berada dalam masalah.
"Mas, kenapa kamu keliatan sedih.kamu lagi ada masalah yah.."ujar Hanum dengan perhatian
"Tidak sayang.aku tidak apa-apa,aku baik."
"Aku bisa melihat dari mata kamu Mas,aku tau saat ini kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari ku..ada apa,katakan pada ku! aku ini adalah istri mu! dan kamu akan slalu menceritakan setiap masalah mu pada istri mu.katakan Mas...ada apa?"
Farhan mengusap wajah nya kasar,dan menduduki diri nya di kursi di susul juga oleh Hanum duduk berhadapan dengan suami nya dan mengengam tangan nya.saat ini Hanum ingin menjadi kekuatan untuk suami nya yang mengelami kesulitan.dia tidak ingin melihat suami nya berada dalam masalah seorang diri.
aku tidak tau siapa yang telah melakukan penyadap uang di perusahaan.semakin hari semakin banyak angka yang keluar dan itu mencapai Milyaran.kalo seperti ini terus...aku akan bangkrut dan semua nya hancur dan kita akan jatuh miskin"
"Mas,gimana pun keadaan kamu! kaya atau pun miskin.aku tidak peduli.aku akan tetap berada di dekat mu dan mendampinggi mu sampai ahir hayat ku! aku tidak akan pernah meninggal kan mu jika keadaan mu telah berubah.aku akam mencintai mu bagaimana pun kondisi mu!"
"Tapi aku harus membahagia kan kalian.aku ingin mencukupi kehidupan kalian tampa kekurangan sedikit pun.aku tidak bisa kehilangan perusahaan yang telah aku diri kan selama ini sendirian dengan hasil kerja keras ku, dan jerit payah ku! membangun kan nya dari nol"
"Aku tau mas....setiap masalah pasti ada jalan keluar nya.aku yakin tuhan akan membantu kita dalam menghadapi ujian yang tidak kita sangupi...kita harus bersabar dan berusaha untuk memulih kan nya kembali...kamu harus kuat mas,kamu tidak boleh lemah dan nyerah seperti ini.aku yakin kamu pasti bisa menyelamat kan perusahaan"mengengam tangan suami nya dan tersenyum.
Farhan meraih tubuh Hanum untuk di bawa ke pelukan nya.dia memeluk dengan erat dan menanggis....Farhan sanggat beruntung dan bahagia mendapat kan istri seperti Hanum yang selalu memberi dia semanggat serta kekuatan di saat dia sedang gundah dan terpuruk dalam masalah.
Farhan juga bangga memiliki istri yang selalu sabar dan kuat saat di timpa cobaan.dan bersedia menemani dan mencintai bagaimana pun keadaan nya.Farhan bisa melihat betapa besar nya cinta istri nya kepada nya.dan Farhan juga akan bersedia mencintai istri nya segenap jiwa dan raga sampai maut memisah kan.
"Trimakasih sayang,kamu selalu membuat aku kembali semanggat dan kuat.aku ingin kamu selalu terus di dekat ku,menemani ku dan memberi ku kekuatan"
*Bagaimana aku akan memberi tau mu masalah ku mas,sedang kan kamu sudah terlihat sanggat terpuruk dengan kekacauan di perusahaan.aku tidak bisa membayang kan betapa hancur nya hati mu saat mendenggar nya...aku tidak bisa melihat mu sedih lagi...biar lah aku yang menanggung semua ini sendirian.aku tidak ingin menambah masalah mu lagi...maaf kan aku ya allah aku telah berbohong kepada suami ku! ampun kan aku! aku akan memberi tau nya saat aku sudah siap.
suara hati Hanum terdenggar sedih dan menanggis*...
__ADS_1
Farhan melepas kan pelukan nya dan Hanum menghapus air mata yang membasahi pipi tirus dan lebar suami nya.begitu pun Farhan juga menghapus air mata istri nya sambil tersenyum.
"Kamu nggak perlu menanggis karna aku sayang...karna aku tidak mau membeban kan mu dalam masalah ku.kamu jangan terlalu banyak berpikir nanti bayi kita juga ikut sters di dalam perut mama nya"
Hanum tertawa senyum saat mendenggar candaan Farhan.
"Bagaimana kabar kamu si kecil...apa kamu baik-baik saja di dalam sana.apa kamu bisa mendenggar papa yang sedang berbicara pada mu,hmm...pasti nya dong.kan kamu anak nya papa"
"Kamu harus menjaga mama kamu yah,jangan biar kan dia menanggis...cup"Farhan membelai perut Hanum dan memberi nya beribu kecupan di sana.
.
.
.
.
.
.
.
**WAH...LUMAYAN PANJANG PRAT INI.
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE DI BAWAH SETELAH MEMBACA YA...
BERI DUKUNGAN DAN KRITIK NYA.
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA UNTUK(AMSH)YAH...
MAAF JIKA TYPO MASIH BANYAK YG BERTEBARAN DI MANA-MANA..TAPI PERCAYA LAH AUTHOR BERUSAHA MELAKUKAN YANG TERBAIK.
SEE YOU...ππ
DI PART SELANJUT NYA AUTHOR BIKIN LAGI...DI TUNGGU LANJUTAN NYA.JAN KEMANE-MANE DULU YE**...
__ADS_1