
Hanum mendekati Farhan dengan keadaan nya masih menanggis.melihat luka-luka di wajah suami nya yang mengeluar kan darah,membuat hati Hanum perih dan sakit.Hanum menyentuh Darah yang keluar dari hidung suami nya dengan sedih.dia juga ikut merasakan sakit itu,ikut meringgis saat suami nya kesakitan.
Farhan juga menatap istri nya dengan perasaan yang sama.menanggis,sedih dan juga sakit.Farhan menyentuh wajah Hanum yang telah basah oleh air mata yang terus mengalir dari mata nya yang indah.
Hampir saja,Farhan akan kehilangan istri nya,jika ia tidak bertindak cepat mengejar istri nya,mungkin Hanum sudah pergi jauh dan terlepas dari gengaman nya.
Luka di tubuh nya tidak sakit.di banding kan dengan luka saat kehilangan istri untuk selama nya.
Farhan merengkuh tubuh istri nya dalam dekapan erat dan juga kuat.tidak ingin melepas kan tubuh ini lagi.tidak ingin berpisah dari tubuh ini lagi.ingin slalu berada dan dekat terus dengan tubuh ini.begitu juga Hanum.memeluk tubuh Suami nya dengan erat dan kuat,dan tidak ingin terpisah lagi.
Farhan merenggang kan pelukan nya dan menanatap Hanum dengan tatapan sendu.
"Jangan tinggal kan aku Hanum.aku tidak akan bisa hidup tampa kamu.aku tidak akan bisa mewarnai dunia ku tampa berbahagia bersama kamu.aku mencintai kamu Hanum.percaya lah pada ku! aku mencintai mu! aku mohon.kembali lah kepada ku! dan bersedia lah menjadi istri aku kembali.beri aku kesempatan untuk bisa menebus semua kesalahan ku! aku janji,aku tidak akan menyakiti mu lagi.aku ingin menjadi suami yang bertanggung jawab dan membahagia kan mu! aku mohon Hanum."mengengam tangan istri nya dengan deraian air mata dan bersungguh-sungguh untuk mau berubah.
"Tapi Mas...semua nya sudah terlambat.surat nya sudah aku serah kan ke pengadilan.dan besok adalah sidang pertama kita"ujar Hanum dengan tampak sanggat menyesal dengan keputusan yang telah ia ambil secara terburu-buru.dan sekarang dia menyesali perbuatan nya.
"Kalo itu kamu tidak usah kawatir.aku akan membatal kan gugatan cerai nya.asal kan kamu mau kembali lago sama aku,dan memberi aku kesempatan."
"Baiklah Mas....aku akan memberi kesempatan untuk kamu dan juga hubungan kita."
"Trimakasih Hanum!! trimakasih...aku sanggat bahagia..."
"Aku juga bahagia Mas!"
Setelah mencegah kepergian Hanum.mengungkap kan segala perasaan nya.meminta kesempatan untuk bisa berubah dan menjadi imam yang baik dan juga bertanggung jawab.Farhan pun membawa Hanum pulang kembali lagi ke Rumah mereka.
Marni dan Parjo merasa lega melihat Tuan dan Nyonya mereka sudah kembali dengan bahagia dan berbaikan.mereka mengucap seribu kata syukur dan trimakasih pada yang maha kuasa,yang telah berkenan untuk menjawab Do'a-Do'a nya.berharap Rumah tangga mereka akan berjalan dengan baik.
"Mas!...apa kamu tidak perlu ke Dokter"ujar Hanum membawa manggkok kaca yang berisi air dan membawa kotak p3k dan juga handuk.Hanum duduk di sebelah Farhan,mereka berada di teras kamar.
__ADS_1
"Tidak perlu! lagian luka nya cuman sedikit,tidak parah juga"Farhan merasa luka nya tidak terlalu parah.jadi tidak perlu untuk ke Dokter.
"Tapi Mas!...luka nya sanggat banyak,pasti kamu merasa sakit"
"Luka ini tidak ada arti nya bagi ku! karna sekarang.luka ini sudah merasa sembuh karna kamu sudah bersama ku."dengan senyum dan mengengam tangan Hanum yang juga ikut tersenyum mendengar kata Manis dari suami nya.
"Ya sudah.biar aku yang mengobati nya"mengkompres luka Farhan dengan air hanggat dengan sanggat pelan.setelah itu di beri sedikit obat dan memasang kan perban di setiap luka.
"Aku pikir.aku akan kehilangan kamu untuk selama nya.Hanum,aku sanggat takut sekali bila hidup tampa kamu! aku janji,aku akan membahagia kan kamu,bagaimana pun cara nya"
"Aku percaya sama kamu Mas...karna aku yakin,kamu bisa membahagia kan aku!"
"Trimakasih,karna kamu sudah mau percaya sama aku.Aku bersyukur dan ke pada Tuhan.karna telah mengembali kan kamu kepada ku.dia menjawab semua Do'a-Do'a ku,dan memberi aku kesempatan untuk bertau bat.aku tidak akan menyiayia kan jodoh aku lagi...mulai sekarang.kita akan membina Rumah tangga yang lebih baik dari sebelum nya.saling mempercayai,saling sayanggi,dan juga saling menghormati"
Hanum dan Farhan saling melempar senyum.
----------
"Ayo sayang"seru Farhan mengandeng tangan Istri nya masuk ke dalam
Sekarang pangilan Farhan dengan Hanum sayang yah.Gaeszzz
Assalamualaikum.....
Waalaikumsalam......
"Duh...nduk...kalian datang kesini kok ngak kasih kabar sih sama kita"seru Fatimah menyambut kedatngan anak dan menantu nya yang datang secara mendadak dengan ramah dan bahagia.
"Kami sengaja memberi kejutan buat Umi dan Abi dengan kunjungan kami kesini."lirih Hanum menyalimi kedua orang tua nya.begitu juga dengan Farhan.
__ADS_1
"Ayo duduk Dulu.Umi buat kan minuman untuk kalian"
lima menit setelah buat minuman.Fatimah pun keluar dengan membawa minuman dan di bantu Hanum dengan membawa snek dalam nampan.
Raisya pulang kuliyah dan melihat kakak/kakak ipar nya.
"Sya...kamu sudah pulang nak.salim dulu sama kakak kamu! dia baru saja sampe kesini"ujar Fartimah
Raisya menyalami Hanum.tapi tidak dengan Farhan.gadis kecil ini menatap Farhan dengan tatapan benci dan juga marah.ternyata kejadian di bandung kemarin masih membekas,dan inggat jelas terus di otak nya.Raisya tidak terima kalo kakak satu-satu nya di perlakukan secara tak adil oleh suami nya.dan itu sanggat membuat Raisya benci dan juga kesal.
Raisya berlalu begitu saja,membuat kedua orang tua nya merasa heran dengan tingkah putri kedua mereka.
Hanum dan Farhan mengerti.mereka saling lempar pandang.dan Hanum menyusul Raisya ke kamar nya.
.
.
.
.
.
.**Ternyata,author memang tidak bisa up secara rutin kayak nyah.maaf yah..
mungkin akan up tiga atau empat episod dalam seminggu.
karna author harus sibuk bolak balik mengurus dua novel sekaligus....
__ADS_1
See You....💜**
.Jangan lupa tinggal kan like di bawah yah Gaeszzzz....