
"Jangan pergi Nak Hanum." Marni yang sudah menanggis,mengikuti langkah Hanum menuju pintu.
Farhan sampai di depan pintu dengan napas tersengal-senggal,dada nya naik turun,dan menatap Hanum dengan terkejut.mereka saling melempar kan pandangan.
Ada rasa sedih,kecewa,sakit dan juga tidak tega.Hanum berusaha kuat berada di depan suami nya,berusaha tegar agar terlihat baik-baik saja,namun di dalam hati nya,Hanum sanggat menanggis,tidak sanggup meninggal kan suami nya selama nya.
Tubuh Farhan bergetar,dan juga mendadak dingin dan panas.mulut nya terkunci,tengorokan nya tercekat.Farhan mendekati Hanum dengan sedih dan menatap koper di tangan Hanym.yang masih mematung di tempat dengan langkah lambat nya.
"Kamu mau kemana.jangan tinggal kan aku,aku mohon"
"Lebih baik kita berpisah Mas,itu adalah jalan satu-satu nya bagi kita!!
dan besok,kita akan Resmi bercerai"ujar Hanum dengan tegas.namun suara nya terdengar gemetar,Hanum tidak berani menatap mata Farhan,dia takut,akan menjadi lemah dan goyah dengan keputusan nya.
"Tolong beri aku kesempatan Hanum.apa kamu tidak bisa memaaf kan aku,aku tau!! selama ini aku salah sama kamu dan menyakiti hati kamu,tapi sekarang aku menyesali perbuatan ku,dan aku sudah melupakan Tiara,aku tidak lagi berhubungan dengan dia.aku tidak bisa hidup tampa kamu Hanum.aku akan mengatakan yang sejujur nya sama kamu!! aku mencintai kamu,aku sanggat mencintai kami,kamu lah satu-satu nya perempuan di hati ku saat ini "
Hanum mengigit bibir bawah dalam nya,dengan gemetar,dan berusaha menahan tanggis nya yang hendak keluar, mendengar perkataan dan pengakuan perasaan nya.yang membuat Hanum sedih dan tak berdaya.
Setelah semua nya terjadi dan terlambat.baru lah Farhan menyadari perasaan nya yang sebenar nya dan meminta kesempatan dan maaf,yang menurut Hanum sudah terlambat,dan tidak bisa lagi di putar ulang.kenapa tidak dari dulu Farhan mengatakan hal ini,mengatakan bahwa dia ingin kesempatan,bahwa dia sudah melupakan mantan kekasih nya,bahwa dia mencintai istri nya,dan tidak ingin pisah dari nya.mungkin saja Hanum akan menerima semua itu dengan tulus.tapi sekarang,sudah terlambat.
"Aku serius!! aku sudah bisa menerima mu sebagai istri ku sepenuh nya.aku tidak ingin mencerai kan kamu,aku tidak bisa hidup tampa kamu,aku mohon,jangan tinggal kan aku Hanum"Farhan menanggis sambil memegang tangan istri nya.
"Kamu tidak akan bisa mencintai aku Mas,walau pun begitu!! semua nya sudah terlambat,surat nya sudah aku serah kan ke pengadilan."Hanum melepas kan tangan nya dari Farhan dan berlalu keluar dengan menghapus kan air mata nya.
__ADS_1
Hanum masuk ke dalam Taxi,dan Farhan mengedor jendela Taxi itu agar Hanum segera turun dan bicara pada nya.Hanum semakin menanggis dan menyuruh supir Taxi segera berjalan, agar dia cepat pergi dari Farhan.
"Hanum.keluar lah,bicara pada ku.aku mohon Hanum keluar lah"seru Farhan mengedor jendela Taxi.
Farhan terus mengejar Taxi itu dengan berlari sekuat tenaga nya,sambil meneriaki nama Hanum.
"Hannum!!! Berhenti.."teriak Farhan yang masih mengejar Taxi yang di tumpanggi Istri nya.
" Hiks...hiks...Maaf kan aku Mas!!....aku juga mencintai kamu! tapi kita tidak bisa bersama lagi.biar kan aku membawa derita ini bersama ku! maaf kan aku Mas...hiks..."
Farhan melihat ada dua orang bermotor sedang mengobrol sesama teman nya di tempat duduk.
"Mas,saya pinjam sebentar yah motor nya.saya buru-buru!!"seru Farhan melajukan motor itu,dan membuat yang punya motor meneriaki Farhan dengan kesal.karna telah mengambil barang nya tampa persetujuan.
Dengan fokus Farhan melajukan motor nya mengejar Taxi yang di tumpanggi Hanum.
aku akan mendapat kan mu kembali Hanum.aku akan mengejar mu kemana pun kau pergi.tidak akan aku biar kan kau pergi dari ku,dan meninggal kan ku.
Di arah lain ada sebuah bis sekolah yang melintas kiri Farhan.dan membuat motor yang di kendarai Farhan terpaksa jatuh di jalan.karna terjadi nya kecelakaan kecil.
Farhan meringgis kesakitan. di tangan, pipi,hidung dan juga dahi nya yang mengeluar kan sedikit darah.
Farhan berusaha bangkit dan kembali ingin mengejar Hanum yang sudah jauh di mata nya.
__ADS_1
"Mbak.saya Rasa,motor yang mengejar kita tadi seperti nya dia kecelakaan."ujar supir Taxi,yang dari tadi melihat Farhan mengejar Hanum dari rumah sampai ke jalan,di balik spion nya.
"Apah!!!"kaget Hanum.dan melihat kebelakang,karna dari tadi Hanum sudah tau,kalo suami nya mengikuti nya pakai motor.
"Tolong berhenti pak!!"
Supir Taxi berhenti.Hanum pun keluar dengan sanggat kawatir dan menanggis, berlari ke menuju Farhan.
Melihat pujaan hati nya berlari mendekat.membuat perasaan Farhan jadi lega dan tersenyum.
Hanum mendekati Farhan dengan keadaan nya masih menanggis.melihat luka-luka di wajah suami nya yang mengeluar kan darah,membuat hati nya perih dan sakit.Hanum menyentuh darah yang keluar dari hidung suami nya dengan sedih.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1