
Mendenggar nama Hanum,seketika membuat Farhan jadi lemas dan terdiam tangan yang mengepal kuat tadi,sekarang sudah lemas dan mengendur ke bawah.akal sehat nya kembali pulih lagi,amarah dan benci tadi yang sanggat haus akan memukul Tyio sudah tidak ada lagi,berganti dengan rasa takut,cemas,kawatir akan keadaan istri nya.benar apa yang di katakan oleh Rudi? jika dia sampe masuk penjara karena pria bajing*n ini,itu akan membuat keadaan istri nya tidak baik begitu pun dengan calon anak mereka.
Farhan tidak ingin membahaya kan kesehatan Hanum dengan masalah yang menghampiri nya.tenggah mengandung seperti ini,Hanum tidak boleh di beban kan dengan banyak pikiran,dia tidak boleh stres.
Memikir kan Hanum kenapa-napa saja sudah membuat diri nya takut.apa lagi sempat terjadi sesuatu yang besar.dia tidak akan bisa membayang kan betapa terpuruk dan menderita nya ada hal yang menimpa istri nya.
"Tenang Far....lo harus berpikir jernih.jangan sampe amarah menguasai otak lo.lo harus tenang,selesai kan masalah ini dengan kepala dinggin"lirih Rudi dengan lembut dan penekanan setelah melihat Farhan sudah kembali tenang dan bisa mengontrol emosi nya.
Farhan melepas kan diri nya dari Rudi. berjalan ke arah Tyio yang masih kesakitan.Farhan memegang kerah baju Tyio dengan kedua tangan nya dan menatap Tyio dengan tatapan benci dan hina"Lo akan terima hukuman dari gue,membusuk lah lo di penjara,itu hukuman yang sudah cukup buat balasan karna lo telah berani mengecewa kan gue.hukuman penjara lebih pantas dari pada gue harus mengotori tangan gue dengan darah busuk lo"
Farhan melepas kan tangan nya dengan kasar sehingga membuat tubuh Tyio jadi bergoyang.
"Masukan dia ke dalam penjara Rud,biar kan dia membusuk disana.dan jangan lupa,tarik semua harta yang telah dia beli pakai uang perusahaan"
"Baik Far,akan gue lakukan"ujar Rudi membawa Tyio pergi
Farhan menduduki diri nya dengan lelah.mengusap wajah nya dengan kasar.menatap dengan pandangan kosong.ada sedikit rasa lega yang ia rasakan saat ini,namun belum sepenuh nya.
****
Sore nya Farhan sudah sampai di rumah,saat ini dia sedang berada di kamar.menghempas kan tubuh nya ke ranjang dengan asal-aslan.kejadian siang tadi benar-benar membuat dia merasa sanggat kecewa sekali dengan apa yang telah di lakukan oleh Tyio.
Farhan merasa stres dan lelah,dia memijit pelipis nya sambil tangan yang sebelah merentang.
"Bagaimana dengan pekerjaan mu mas? apakah baik-baik saja"
Farhan merasa kan ada seseorang menyentuh kaki nya.dia terkejut dan bangkit.Farhan melihat Hanum sedang melepas kan sepatu dan kaos kaki nya.dia sanggat bahagia dan hati nya menghanggat saat mendapat kan perhatian dan cinta seperti ini dari istri nya.
Hanum benar-benar telah menjadi kekuatan di saat Farhan merasa lemah.Hanum juga menjadi penyemanggat di kala ia merasa lemah.kesedihan dan kekacauan seketika hilang di benak Farhan setelah melihat wajah istri nya yang berukir dengan senyum yang indah.
"Sudah cukup,ayo duduk di sebelah ku"
Setelah Hanum duduk di samping suami nya.Farhan langsung merebah kan kepala nya di pangkuan sang istri. dengan mengambil tangan kanan dan mendekap nya di pipi sambil mencium bau harum milik tangan istri nya.Farhan memejam kan mata nya saat Hanum mengusap lembut rambut Farhan dengan senyum.
"Kau kelelahan mas!"
"Lumayan"tampa membuka mata.
"Tidur lah...nanti akan ku siap kan air hanggat untuk mu!"
__ADS_1
****
Farhan mengerjap kan mata nya beberapa kali dengan suara yang teru memanggil nama nya dengan lembut.
"Banggun mas,ini udah jam enam bentar lagi magrib,kamu harus Sholat"kata Hanum membanggun kan suami nya yang tertidur sore tadi.
"Ia sayang...aku akan banggun"
"Ya udah...kamu mandi dulu,aku sudah siap kan air hanggat untuk mu!"
"Makasih sayang..."senyum Farhan
Kamu mau kemana?"
"Aku kebawah dulu mau menyiap kan makan malam"
"Tidak usah,nanti malam kita makan di luar saja sambil Dinner"senyum Farhan dengan mata yang sipit alias wajah ngantuk nya.
"Baiklah mas...aku siap kan pakaian mu dulu"Hanum beranjak dari ranjang ke lemari pakaian.sedang kan Farhan menuju kamar mandi.
Selesai membersih kan tubuh nya dan aktifitas lain.Farhan memakai stelan yang telah di siap kan oleh istri nya di atas Ranjang,dia tidak melihat keberadaan istri nya di kamar,mungkin dia sudah menunggu di bawah.Farhan memasang kan Dasi di leher nya dengan lama,karna terlalu lama tidak melakukan nya,membuat dia sedikit kebinggungan mengikat nya gimana.
"Hehe...kamu tadi tidak ada sayang...maka nya aku melakukan nya sendiri.seperti nya aku sudah lupa memasang dasi karena terlalu manja sama kamu"goda Farhan sambil mencolek hidung Hanum dengan senyum.
"Kamu cantik sekali malam ini sayang,keliatan berbeda"
"Berbeda gimana mas.aku kan selalu berdandan seperti ini.tidak ada yang aku tambah atau kuranggi"jawab nya sambil menggikat dasi yang hampir selesai
"Perut mu yang membuncit,itu lah beda nya sayang.kamu terlihat sanggat cantik saat mengandung"
"Mas...kamu ini gimana sih.mana ada orang yang mengandung perut nya datar.ada-ada saja kamu ini mas"tawa Hanum saat mendenggar candaan dari suami nya.
"Aku nggak bercanda sayang.kamu lebih keliatan bersinar,cantik,dan juga sexi"
"Sudah selesai,ayo kita pergi"
"Baiklah...ayo sayang"
****
__ADS_1
Saat ini mereka telah sampai di sebuah Restoran mewah,mahal dan juga berkelas.Malam ini Restoran terlihat cukup Rame,Farhan sengaja memesan dan menghias sedikit meja tempat Diner mereka dengan tema Romantic.dia membuat kejutan yang sanggat indah untuk istri cinta nya.
Lilin yang menyala di tnggah meja,dan balon-balon warna putih dan merah
menjuntai ke atas yang telah di ikat berterbangan di mana-mana.
Farhan sanggat pandai meng-ide suasan seperti ini dan membuat istri nya terkesan dan bahagai.
"Bagaimana sayang.apa kamu suka dengan tempat nya"
"Makasih mas...aku sanggat suka dengan semua ini,aku tidak akan pernah melupakan malam yang penuh dengan kebahagiaan ini.aku sanggt berterimakasih mas karna kamu telah membuat aku bahagia...aku sanggat terharu sekali"ujar Hanum dengan sungguh-sungguh dan mata yang berkaca-kaca.
Farhan mengengam satu tangan Hanum dengan erat"Aku yang paling bahagia sayang...aku bahagia bisa mendapat kan wanita seperti kamu,dan aku sanggat beruntung kamu adalah orang yang berhasil merebut hati ku dan mncair kan nya menjadi sebuah perasaan yang sanggat berarti dan beharga.kau merubah ku dari pria yang buruk menjadi pria yang berguna.
Dan aku sanggat senang bisa menghabis kan waktu berdua bersama mu.aku akan menggigat momen ini sampai ahir hidup ku.aku berharap tidak akan ada orang yang memisah kan kita,kecuali maut"
Air mata Hanum menjatuh begitu saja di pipi nya mendenggar kata-kata suami nya yang sanggat mengharu kan.dia belum siap menghadapi di mana waktu akan menentu kan mereka masih bersama atau tidak.Hanum menghapus air mata nya dan tersenyum ke arah suami nya yang juga tersenyum.
Mereka menikmati Diner mereka dengan obrolan biasa,tawa dan juga ngegombal.
"Farhan,kamu disini juga. udah lama kta nggak ketemu"
.
.
.
.
.
.
.
Happy Happy
.**Dua hari libur....Dua up juga Author kasih...
__ADS_1
jangan lupa like/komen/vote juga**