
jam menunjukan 10 malam, Seorang gadis cantik dengan selimut yang melilit tubuhnya sedang memandang kearah gerbang pagar rumah besar. Ia menatap dengan pandangan penuh harap dan penantian. bolamata yang indah di sinari cahaya rembulan yang menyinari wajah manisnya menambah keindahan wajahnya.
Ia menunggu seorang pria yang selalu mengganggu fikirannya akhir-akhir ini. hatinya merasa takut dan resah dikala dia selalu datang malam apa perasaan apakah dia bersama dengan wanita lain dan mengingkari janjinya? hatinya bergelut dengan isi kepalanya ia duduk dan berdiri di kamar itu dengan resah.
Akan tetapi seperti sebuah kata-kata mengatakan "sebuah penantian tidak akan menghianati" Setyo datang pada malam ini, Ia tersenyum merekah dengan mata yang mulai berlinang air mata. Entahlah kenapa ia sampai menangis seperti ini Mungkin rindu?
Entahlah ia juga belum mengerti.
Syafitri sudah menunggunya selama seminggu karna setelah pulang dari rumah Ibu Aminah ia di bawa Setyo ke rumahnya lagi agar ia bersama keluarga nya. Setyo selalu jarang berada di rumah karna terus mengurusi perusahaannya da sekarang ia setelah satu minggu baru pulang dan itu membuat seseorang menunggunya.
Sayafitri berjalan cepat menuju pintu bawah. Ia membukanya dengan kedua tangannya matanya melihat Setyo dengan perasaan takmenentu, Mata mereka bertemu saling pandang tidak ada kata yang keluar hanya suara jam yang berjalan detik demi detik.
Kenapa kamu belum tidur?
Eee Aaku ga bisa tidur tau!!! dan kenapa kamu baru pulang? kemana seminggu ini? kenapa ga memberi kabar? dan kenapa dengan mukamu kusut kaya gitu? apa kamu ga tau kalau...
Suuttt aku lelah Fit biarkan aku memelukmu sebentar Ya heemmm
Setyo memeluk Syafitri dan langsung menggendong nya menju ruang tamu.
Syafitri merasa kaget mendapat perlakuan itu Ia langsung mengalungkan tangannya ke leher Setyo Ia berteriak cukup keras akan tetapi Setyo membungkam mulutnya dengan ciuman dan membuat Syafitri membeku saat itu juga ia selalu gelagapan Ketika Setyo selalu mencuri ciumannya tanpa seiijinnya.
Manis...
Ih kebiasaan kamu mah...
ga sengaja hehehe
alah bilang aja nyuri kesempetan.. huh..
Siapa yang bisa tahan melihat mu Fit. Melihat kepolosan mu dan bibirmu yang merah itu, dan di tambah lagi mereka semakin besar ketika Kamu sedah hamil...
__ADS_1
Aaaaaaaa!!!!! Setyo kamu liat apa!!! dasar Cabulll Ih
Setyo tertawa melihat tingkah polos Syafitri, ia bicara dalam hati, kenapa ada orang yang membenci makhluk semanis ini dan tega membuatnya hancur dan menghapus senyum nya yang manis ini.
Setyo melamun ketika melihat senyum Syafitri, Syafitri melihat itu merasa aneh di buatnya kenapa dengannya, ia menggoncangkan pundak Setyo, Setyo Yang tersadar hanya meggaruk kepalanya saja seperti orang bodoh.
Setyo terus memeluk Syafitri dan menghirup aroma Vanila, Wangi yang membuat seluruh lelahnya sirna seketika. Ia selalu menanyakan kabar Syafitri dan janin yang ada didalam perutnya,
Syafitri sealu menceritakan kesehariannya di rumah kepadananya tentang ibunya, adik-adiknya dan para pembantu dengan semangat dengan mulut yang terus nyerocos menceritakan lelucon tan di selingi tawa yang merekah dan asik sendiri.
Setyo selalu tertawa memperhatikan dan menjawab seadanya karna ia juga bingung, Apa yang mahkluk ini bicarakan kenapa bicaranya cepat sekali.
sudah?
Apa?
ceritanya
Sudah Hehehe...
biarin aku nyaman di sini lebih dekat dan bisa selalu memandang wajahmu dari bawah.
Terserah kamu..
Fit
Hmmm
aku boleh tanya ga
apa?
__ADS_1
tapi janji jangan marah ya
kenapa emang?
janji dulu jangan marah dan jangan membuat mu memikirkannya terlalu keras ya.
ih apa si? aku jadi penasaran?
janji dulu
iya-iya janji ga akan marah dan memikirkannya.
Nah gitu dong
Ihhh iya apa? mau nanya apa?
Apa kamu ingin tau siapa yang melakukan semua nya kepadamu?
Kekeke napa kamu nanya begitu Setyo, Aaapa kamu sudah tau siapa yang melakukannya?
Ia bahkan udah lama bahkan udah satu bulan yang lalu Fit, Aku takut kalau aku memberitahumu kamu Akan Syok mendengarnya. Aku bingung tapi setelah membicarakannya dengan ibuku bahwa kamu harus tau yang sebenarnya.
Kekenapa kamu sangat peduli kepadaku Setyo Kenapa? papadahal aku dulu selalu mengabaikanmu. dan-dan hiks...selalu mengabaikan mu, tidak mempedulikan perasaan mu dan aku yang bodoh ini hanya mengejar lelaki yang hanya mementingkan kesucian dan kehormatan, aaku merasa tidak pantas Setyo tidak pantas. Kekenapa kamu melakukan ini semua untuk wanita sepertiku hiks hiks...
Karna aku mencintaimu Syafitri Humairah.dan kamu harus tau satu hal, Tidak ada yang menarik selain kamu.
Syafitri menangis tersedu-sedu mendengar kalimat yang selalu Setyo ucapkan itu. membutnya selalu bimbang akan tetapi ia selalu menguatkan hatinya mungkin ini adalah takdir Allah.
Syafitri meminta Agar setyo memberitahunya siapa yang membuatnya sepertiini dan ia meyakinkan nya bahwa ia akan baik-baik saja.
Akhirnya Setyo menceritakan Semuanya kepada Syafitri dari awal bahwa Amel Lah dalang di balik pemerkosaannya dan pengusirannya daribkampung. akan tetapi ia tidak memberitahu siapa yang memperkosanya di malam itu.
__ADS_1
Syafitri menangis pahit ketika mendengar itu, bagaimana bisa teman kuliahnya yang selalu ia puji lantaran selalu baik padanya ternyata ia sedang mempersiapkan untuk menikamnya dikarnakan seorang pria.
Setyo memeluk Syafitri untuk menenangkannya dan membawanya ke tempat tidur, Ia menghapus airmata yang terus meleleh dari pelupuk matanya. Setyo membawa Syafitri kedalam pelukannya agar ia tertidur dan lebih tenang.