
Di depan teras rumah dengan suasana asri khas kota kembang, Syafitri yang diam menahan malu karna tingkah Setyo yang mengagetkannya dan membuatnya menjadi basah kuyup.
Setyo yang melihat Syafitri hanya terdiam dan memainkan air dengan tangannya merasa tenang dikala orang yang ia sukai berada di dekatnya.
Apa kamu tidak ada pekerjaan hari ini?
Apa kamu mengusir ku?
Eh titidak baperan amat jadi cowok?
Harus nya gimana?
Nanyain kabar ke, atau apalah, udah makan udah tidur kali apalah terserah
Oh...apa kamu udah makan?
Telat.
Tuh kan ujungnya ke gini hadeh susah sama bumil mah ah..
Ya iyalah telat harusnya tadi
Kan kamu yang bilang harus gitu
Bukan sekarang
Terus
__ADS_1
Hadehhhhh udah lah.
Hmmm
Akuuuuu Bosan Setyo huhu
Oh.....
Ihhhh serius Aku B.O.S.A.N tau
Kan ada si bibi dan pacarmu mang Ujang.
Iya si tapi aku pengen kerja lagi seperti dulu di pabrik. Aku ingin bertemu teman-teman ku di sana untuk menjadi teman ngobrol Setyo.
Emang kuat gitu?
Kuat lah!!! Gini-gini juga aku adalah tulang punggung keluarga tau!!
Sesetyo ayolah aku bosan tau ih.. Kalau enggak aku akan mogok makan agar aku kurus.
Bagus lah
Apa bagus?
Iya agar beras di dapur ga terlalu boros hahahaha
Apaa jadi kamu bilang aku Kutu beras?
__ADS_1
Aku gabilang kamu kutu beras hahaha
Ihhhh kamu Setyo aku mau kerja lagi.
Syafitri beranjak dari pinggiran kolam dengan perasaan kesal, ia berjalan memasuki rumah dengan tidak sadar ia masih menggunakan baju basah tadi. Setyo yang melihat itu langsung mengejarnya dan membopong nya. Ia tidak mau orang lain melihat calon istrinya dengan keadaan seperti ini.
Syafitri yang di perlakukan seperti itu terkejut akan tetapi setelah Setyo membisikan kata-kata ia membolehkan nya bekerja yang terasa manis diyelinganya, Ia langsung menyeluaupkan wajahnya di dada Setyo dan mengalungkan Tangannya di Lehernya.
Terimakasih Ceroboh..
Sama-sama penguin ku.
Setyo menelpone Arhan bahwa Syafitri akan bekerja kembali di perusahaan tempatnya dulu akan tetapi sekarang dia akan di bidang administrasi data keluarmasuk barang yang tidak banyak mengeluarkan aktifitas fisik. Arhan mulanya merasa heran dan tidak setuju dengan rencananya untuk melakukan rencana itu, Akan tetapi setelah di yakini dan akan ada pengawal yang mengawasi Syafitri dengan penyamaran sebagai pegawai juga Arhan menyetujuinya.
Arhan menyandarkan pundaknya di kursi kantor, ia tertawa sendiri melihat kisah cinta bosnya itu bagaimana tidak banyak sekali wanita yang mengejarnya salah satunya Istrinya yaitu Ratna, Ia ingat bagaimana saat Ratna bicara bahwa dia menykai Setyo dulu dan membuatnya pasrah akan cintanya semasa kuliah nya dulu. akan tetapi seolah-olah Setyo mengerti bahwa dia menyukai Nya, Setyo dengan cirikhasnya memanggilnya keruangan nya dan memberi tahu dan menegaskan bahwa dia tidak menyukai Ratna. Dan meyakinkannya bahwa di hatinya sedang menunggu seseorang dan ternyata benar Ratna Mulai membuka hatinya untuknya dan akhirnya ia menikah dengannya.
Arhan sangat banyak berhutang budi pada Setyo, Setyo bukan sekedar Teman saja akan tetapi panutannya. walaupun usianya lebih muda dari nya akan tetapi ia menaklukan semuanya. Ia diselatkan Setyo ketika ayahnya terbelit rentenir dan menyita seluruh Hartanya Ia hidup tanpa arah pada saat itu, Semua nya telah lenyap ayahnya meningal karna serangan jantung, ibunya terkena Strok dan membutuhkan biyaya besar pada saat itu seolah dunianya gelap sampai akan memutuskan gantung diri karna tidak kuat menghadapi semua itu.
Akan tetapi Tuhan tidak mengijinkannya, Sebuah bogeman mentah di dapatnya dari Setyo sewaktubia akan meloncat dari jembatan
Apa yang mau lo lakukan Han?
Gue nyerah Yo gue nyerah dengan semua ini yo.
Emang setelah lo mati semua akan berubah Hah?
Han gue ngerti posisilo sekarang, Tapi gue gaakan membiarkanlo melakukan hal yang bodoh, Di mana Arhan yang gue kenal dulu Hah!!!! Di manaaaa? Bangsat lo.... Sekarang lo tatap gue Han!!! Sekarang ada gue Han ada gue, gue akan merubah kehidupan kita yang dulu yang selalu di pandang sebelah mata.
__ADS_1
"inget satuhal Han Lo Boleh hancur dan gagal tapi lo jangan Bego" Hidup adalah perjuangan, dan setiap perjuangan butuh pengorbanan dan setiap pengorbanan akan menghasilkan keberhasilan".
Arhan tersenyum mengingat masalalu yanh selalu melintas di pikirannya, dan ia berjanji pada saat itu ia Akan mengikuti Setyo dan menjadi tangan kanannya.