
Melihat kapten yang dia hormati dan dia bangga-banggakan berada di atas dengan tangan terantai dan dua algojo disampingnya, Buggy menahan rasa sakit di dadanya dia ingin melepaskan kaptennya dari belenggu rantai yang menjadi tontonan jutaan orang.
Ada seseorang yang berteriak lalu bertanya pada kapten Roger tentang harta yang telah dia kumpulkan, harta yang dikenal sebagai one piece. Ketika pria itu menanyakan tentang harta yang Roger dapatkan, dua algojo di samping Roger telah mengangkat tombaknya dan mengarahkan ke dada Roger.
Dalam waktu yang sangat singkat itu Roger berbicara dengan keras dan lantang.
“ Harta Karunku? Aku akan memberikannya tapi...... carilah! Aku telah mengumpulkan semua yang ada di dunia ini dan menyembunyikannya di tempat itu”
Setelah Roger mengucapkan kalimat itu dia tersenyum lalu dua tombak dengan tepat menghujam dadanya dari kedua sisi. Setelah Roger mengucapkan kalimat itu dan ditusuk dengan kedua tombak, suara orang-orang yang melihat eksekusi Gol D. Roger yang dikenal sebagai Raja Bajak Laut.
Tidak tahu siapa yang memulai namun teriakan bergema dari seluruh arah, para penonton berteriak dan bersemangat. Terlihat beberapa orang yang mengenakan pakaian bajak laut tersenyum keji saling menatap satu sama lain.
"Woi... kalian dengar perkataan Raja Bajak Laut itu, dia meninggalkan hartanya. Ayo kita cari ikuti aku.... hahahaahaha."
“Kaya... kaya.. aku bisa kaya, kalian semua angkat jangkarnya mari kita berlayar.”
__ADS_1
“Meninggalkan di tempat itu, pasti grand line kan..... “
“Kenapa mereka terlihat bersemangat... bukankah harusnya mereka menjadi takut.”
“Bajak laut itu, mereka menjadi bersemangat hanya karena ucapan Roger.”
“Ini berbahaya bukan...”
Setelah kematian Gol D. Roger yang dikenal sebagai Raja Bajak Laut, era bajak laut pun tiba. Muncul berbagai bajak laut baru dan kekacauan timbul dimana-mana rakyat biasa banyak yang menjadi korban dan angkatan laut memiliki tugas menumpuk untuk membereskan mereka semua.
Monkey D. Dragon menyaksikan keseluruhan adegan eksekusi Gol D. Roger dengan tenang dan memiliki tatapan yang teguh seakan-akan dia telah memutuskan sesuatu. Berita kematian Gol D. Roger dan kalimat terakhirnya bergaung di seluruh dunia.
Setelah sepuluh tahun kematian Gol D. Roger , Buggy mulai menaiki sebuah kapal dan mengikutinya. Di dalam kapal Buggy masih saja merenung meskipun beberapa kali awak kapal mencoba untuk mengajaknya berbicara.
Kapal yang dia masuki pergi menuju ke Red Line. Ketika Buggy melihat sebuah dinding alami yang sangat lebar dan hampir menutupi semua arah, dia menemukan sebuah celah di dinding tersebut yang dikenal dengan Reverse Mountain jalan menuju ke Grand Line.Setelah kapal yang ditumpangi Buggy bersusah payah melewati lintasan air pada Reverse Mountain dimana Buggy hampir saja terjatuh dari kapal karena dia tidak siaga, mereka akhirnya melewati Reverse Mountain dan Memasuki Lautan Grand Line.
__ADS_1
Ketika kapal yang ditumpangi buggy berhasil melewati Reverse Mountain terlihat sebuah gunung yang besar dan menghalangi laju kapal, dengan kecepatan yang luar biasa cepat awak kapal berusaha untuk mengurangi kecepatannya agar mereka terhindar dari tabrakan dengan gunung di depannya.
Mereka mengira akan menabrak gunung tersebut ternyata , gunung yang mereka lihat hanyalah sebuah ilusi saja, dan kapal berhasil dengan selamat melewati lintasan reverse mountain, Buggy sendiri menghela nafas lega. Dia berpikir jika hidupnya akan berakhir dengan tenggelam di lautan apalagi dia tidak bisa berenang setelah memakan buah iblis Bara-Bara no Mi.
Setiap kali dia mengingat kekuatan Bara-Bara no mi nya dia akan selalu terbayang dengan wajah Shanks, karena ulah orang itu Buggy harus merelakan harta karun yang dia idam-idamkan. Sedikit kebencian muncul setiap dia mengingat Shanks namun kerinduan akan bertarung bersama juga membuatnya melupakan rasa bencinya akan tetapi dia merasa jika Shanks harus bertanggung jawab atas musibah ini.
Setelah kapal yang dia tumpangi mendarat di sebuah pulau Buggy segera berlari dan meninggalkan awak kapal yang bersiap untuk merampok pulau tersebut, sedari awal Buggy menumpang pada kapal bajak laut dengan seorang kapten yang dikenal sebagai Mata Satu karena dia mengenakan sebuah penutup mata. Kapten bajak laut Mata Satu memiliki bounty 10 jt berry. Awalnya Buggy tertarik dengan bounty yang dimiliki kapten itu namun setelah melihat kekuatan dan jumlah awak kapalnya Buggy memilih menyerah dan hanya menumpang dikapal Bajak Laut Mata Satu untuk memasuki Grand Line.
Buggy yang melarikan diri dari kapal Bajak Laut, hendak dikejar oleh awak kapal namun mereka terhenti ketika muncul kapal perang angkatan Laut yang berpatroli di dekat pulau ini. Buggy merasa jika dia sangat beruntung dapat lolos dari kejaran Awak kapal Bajak Laut Mata Satu, meskipun dia memiliki kekuatan yang cukup setelah berlatih dengan Rayleigh dan Shanks, saat ini dia tidak ingin memiliki sebuah pertarungan karena kesedihan yang tengah dia alami.
Di pulau ini Buggy mulai membaur dengan para penduduk asli selama hari-hari awalnya, Buggy ramah dengan para penduduk dan dapat tinggal di pulau ini dia memilih untuk tinggal cukup jauh dari pusat desa dan lebih memilih tinggal di dekat hutan. Buggy membangun rumahnya sendiri.
Selama beberapa bulan buggy berlatih mengendalikan kekuatan buah iblisnya dan mencoba untuk mengingat-ingat setiap pelatihan yang diberikan Rayleigh. Selain berlatih menggunakan kekuatan buah iblisnya buggy juga memperdalam ilmu penggunaan pisau yang sangat dia gemari, menggunakan enam bilah pisau kecil buggy berlatih melempar dan mengimplementasikan gerakan ilmu pedang yang diajarkan Rayleigh dengan menggunakan pisau.
Satu tahun berlalu dengan cepat Buggy lebih menguasai kekuatan buah iblisnya dengan baik, dia yang sebelumnya hanya mampu membelah dirinya menjadi beberapa bagian dan mengendalikannya kini mengalami peningkatan yang signifikan.
__ADS_1
https://onepiece.fandom.com/wiki/Red\_Line