
Di kantor Deisy menyebarkan fitnah pada seluruh karyawan jika Tiara selalu menjual diri dan kini Tiara lagi hamil yang tidak tau jika itu anak siapa
Tak terkecuali Jelita teman yang selalu mendukung Tiara malah termakan omongan Deisy karna Tuara juga jarang curhat tentang kehidupan nya
" Deysi gak nyangka yang saudara tiri kamu kayak gitu, dia menggunakan kecantikan yang dia miliki buat dapetin uang dari laki laki hidung belang" Kata karyawan yang 1 divisi dengan Deisy
" pasti saat ini dia malu buat masuk kerja secara kan dia lagi hamil anak haram " kata Deisy yang menghasut teman temannya..
1 minggu kemudian
Tiara yang sudah siap ke kantor memakai dress ketat mumpung perutnya belum membesar
" Kamu mau bareng saya? " Kata Julio
" Tidak makasi " jawab Tiara yang menunduk
Julio yang iseng ingin menjaili Tiara langsung berjalan maju mendekati tiara
" Ka kamu mau ngapain? " tanya Tiara yang gugup karna wajah Julio sudah dekat sekali dengannya
" Kan sebentar lagi kita mau nikah bisa lah mencicipi sedikit bibirnya, yang manis seperti malam itu kamu yang lebih agresif dari saya loh " kata Julio yabg sudah semakin dekat dengan wajah Tiara
" Maksud kamu apa? Jangan macam macam yah " tiara yang sudah gugup
" saya gak mau macam macam sama kamu kok, cman mau merapikan lipstik yang keluar jalur " Kata Julio sambil menjauhkan wajahnya dari Tiara
Pipi tiara yang sudah memerah karna malu kini menunduk
__ADS_1
" udah gak usah malu lagu saya juga sudah pernah merasakan bibir kamu kok " sambil tertawa Julio keluar apartemen karena merasa lucu dengan tingkah Tiara yang malu karna Julio
sesampainya di kantor Tiara langsung masuk ke dalam ruangan tempat dia bekerja di ikuti julio dari belakang yang langsung masuk ke dalam lift menuju ke lantai atas
Tiara yang susah berada di ruangan kerjanya
" Hai Ta, apa kabar " ucap Tiara pada Jelita yang sedang membaca berkas
" Ta, sorry yah gak bisa masuk dan membebani semua pekerjaan ke elu " Kata Tiara
Namun Jelita masih diam tak menyahut pembicaraan Tiara
" Lu gak usah deket deket sama gue, satu kantor juga tau kali kalau lu itu murahan " kata Jelita yang menekankan kata murahan
" Apa sih maksud kamu Ta, Gue gak ngerti deh " Tiara yang bingung dengan sikap dingin Jelita
" lo kan jual diri lo sama om om kaya trus lo sekarang lagi hamil gak tau anak siapa? Jawab Ara apa kamu lagi hamil. " kata Jelita dengan keras mengundang 1 divisi berkumpul ke tempat Jelita dan Tiara
" udah deh mending kita gak usah saling kenal aja deh " Kata Jelita yang langsung beranjak dari tempat duduknya.
" Ta, tungguin ta gue bisa jelasin sama lo " Tiara mengejar jelita yang keluar dari kantor menuju lobi dan bertepatan di sana ada Deisy yang sedang berbicara dengan resepsionist kantor
" Eehhh mau kemana sih lu " ucap Deisy menahan tangan Tiara
" lepaskan Deisy, belum cukup kalian mengusir saya dari rumah saya sendiri sekarang lu gangguin saya lagi " kata Tiara yang sudah emosi
Jelita langsung menoleh ke arah deisy dan Tiara sebenarnya dia merasa kasihan pada Tiara cuman tidak keterbukaan tiara yang membuat dia marah pa Tiara yang tidak pernah menceritakan pada Jelita apa yang sebenarnya terjadi
__ADS_1
" oohhh udah mulai melawan yah kamu, rasain nih " ucap Deisy sambil mendorong Tiara ke lantai
Kini Tiara memegang perutnya sudah kedua kali Tiara mending Tiara dalam keadaan hamil
" Aaaawwwwwww " Tiara yang meringis kesakitan
Semua berkumpul di lobi menonton Tiara dan Deisy sedang berkelahi
Deisy menjambak rambut Tiara
Yang susah terduduk di lantai
" Eh ja**ng lu masih punya muka kerja di kantor ini, gak punya malu udah hamil di luar nikah malah masuk kantor seperti tidak terjadi apa apa " Ucap Deisy
Semua langsung mengolok Tiara yang masih terduduk di lantai
" Dasar murahan, gak tau malu" kata kata karyawan langsung mengolok olok Tiara sedangkan Jelita merasa kasihan Tiara susah dikerumuni banyak orang
Sementara itu asisten Julio memberitahukan kepada julio jika di lobi terjadi keributan
Tiara yang masih di jambak langsung Berteriak
" Diaaaammmmmm, gue bukan mur**an seperti yang kalian kira. " Tiara yang sudah Tidak tahan dia berteriak dan jelita langsung menghampiri Tiara yang susah menangis
" ada apa ini " suara yang berasal dari belakang karyawan yang mengerumuni Tiara dan Jelita
semua langsung membuka jalan pada Julio yang menghampiri Tiara yang terduduk sambil memegang perutnya
__ADS_1
Deisy yang tidak ingin kehilangan kesempatan menjelek jelaskan Tiara
" Tuan, lebih baik Tuan pecat saja wanita ja**ng ini karna dia sedang hamil yang tidak tau jika itu anak siapa " Kata Deisy yang dengan semangatnya menjelekkan Tiara