
Jam makan siang
Tringgg ( notif WA)
Julio " kamu lagi ngapain? Udah makan siang?
Tiara " belum, sedikit lagi udah nanggung nih. "
Julio " emangnya Jelita gak ngajak kamu makan siang . "
Tiara " ada sih cuman pengen menyesuaikan pekerjaan ku dulu baru makan "
Julio " baiklah, setelah selesai ke ruanganku kita makan sama sama "
Tiara " Yaudah setelah selesai aku langsung kesana "
Julio " oke. Cepetan yah, soalnya aku udah pesen takut makanannya dingin"
Tiara " Oke bawel, byee 😊😊"
Setelah Tiara menyelesaikan pekerjaannya, Tiara langsung beranjak dari tempat duduknya dan pergi menuju ruangan Julio
Deisy yang tidak sengaja mau ke toilet meliha Tiara yang sedang berjalan menuju ke arah Ruangan CEO
" Mau kemana tu anak? Mecurigakan banget sih " kata Deisy yang penasaran mengikuti Tiara
Saat Deisy melihat Tiara memang masuk ke Ruangan CEO Deisy langsung cepat cepat mengambil Handphone dan memotret Tiara
" Rasain lo, tunggu pembalasan gue, gue akan buat lo memang di pecat dari kantor ini " Deisy yang geram dengan Tiara langsung pergi dari situ
**
Tiara tidak lagi mengetuk pintu langsung masuk ke ruangan Julio.
" Hai, mana makanannya? Katanya udah pesan " Tanya Tiara yang langsung mendudukkan diri di sofa Ruangan Julio
" Udah kok, paling sedikit lagi sampai mungkin kejebak macet " Jawab julio yang langsung menghampiri Tiara
" tapikan ini sudah hampir lewat makan siang " Tiara yang mulai kesal karna dia masih banyak pekerjaan
" Tunggu aja lagi, sebentar aja . oh ya kamu itu makin cantik aja deh saat lagi hamil kayak gini makin berisi makin waww " goda Julio
" kamu itu yah, memang gak pernah berpikiran positif selalu ke arah negatif " ucap Tiara
" jangan marah dong kalau kamu marah tambah cantik tau gak. Aku makin sayang sama kamu " Julio langsung mencium bibir Tiara
" Eh gombal banget sih kamu," tiara langsung memukul dadanya Julio " aku gak salah dengar kalau kamu sayang sama aku? " tanya Tiara
__ADS_1
" Iya, gak tau kenapa selama beberapa bulan kita tinggal bersama aku pengennya deket kamu terus pengen meluk saat tidur tapi takut kamu marah " jawab Julio
Pipi Tiara langsung memerah bagai Kepiting rebus
" I LOVE YOU Tiara, and I Will always lovee you now and forever " Julio langsung mencium bibir Tiara dan mel***tnya
Tiarapun terbuai dengan cuma Julio sehingga dia langsung membalas cuma Julio
Saat mereka sedang asyik berciuman
ceklek " ( suara pintu di buka )
" Ups maaf saya datang di waktu yang gak tepat ternyata" ucap Sandi langsung membalikkan tubuhnya
Kedua sejoli itu langsung kaget dan mentudahi aktivitas mereka
" Bawa saja kesini semuanya " perintah julio pada sandi
" kalau begitu saya permisi Tuan dan Nona " ucap sandi Pamit
Tiara langsung memukul paha Julio
" Kamu sih nakal gak tau tempat, kan jadi malu kena grebek sama asisten kamu " pipi Tiara yang sudah merah
" Hanya asisten juga, gak apa apa kali, yik makan keburu dingin takut yang di dalam keburu demo karna lapar " ucap Julio sambil membuka makanan yang ada di atas meja
" Hei, itu kan Sendok belum di cuci sayang " ucap Julio
" udah laper banget nih, gak bisa di tahan lagi " Tiara yang berbicara dengan mulut yang penuh dengan makanan
" Makannya pelan pelan sayang, gak ada yang akan merebut makanan kamu kok" ucap Julio sambil mengelus kepala Tiara
" Ntar pulang kantor kamu tungguin aku yah kita pulang sama sama, kita mampir ke mall dulu liat gaun buat kamu. Kan besok kita ada acara ulang Tahun perusahaan Ayah sama Bunda juga bakalan hadir nnti sambil mengumumkan pernikahan kita pada semua karyawan yang ada " Ucap Julio
" Emang harus ya, memperkenalkan aku ke semua rekan kerja dan seluruh karyawan perusahaan? " Ucap Tiara
" Yahh, harus lah kan kamu akan menjadi bagian keluarga Sanjaya, istri dari Julio Sanjaya keluarga nomor satu di Negeri ini " jawab Julio dengan sombong
" Eeemmm pamerrrr, iya keluarga kamu memang kaya, kamu juga kaya tapi apa pantas kamu bersanding dengan aku yang hanya karyawan biasa ini? " Ucap Tiara dengan Lesu
" Kamu jangan khawatir , Kamu akan tetap menjadi milik aku seutuhnya gak ada yang boleh menjelekkan kamu sedikitpun gak boleh " jawab Julio
" baiklah, aku sudah selesai makan aku akan kembali ke ruanganku masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan" Tiara langsung beranjak dari duduk nya
Dan berbalik sambil berbisik
" Makasih yah makanannya sayang " Tiara mencium bibir Julio dan langsung cepat cepat keluar dari ruangan Julio
__ADS_1
Julio hanya diam mematung karena kaget dengan yang di lakukan Tiara padanya
Tiara kembali ke meja kerjanya
" makan di mana lo, " Tanga Jelita
" Di ruangan julio " Jawab Tiara sambil berbisik
" Enak banget lu yah, gak susah susah menghampiri makanan malah makanan yang menghampiri lo " Ucap Jelita
" Makanya cari pacar yang se kantor dong supaya gak susah susah keluar nyari makan " Jawab Tiara yang terkekeh
setelah selesai pekerjaan Tiara akhirnya dia keluar dari ruangannya dan menunggu Julio di lobi perusahaan
Deisy yang lewat langsung menghampiri Tiara
" Eh, enak banget yah jadi orang jangan sok kecantikan yah. Mentang mentang CEO kita ganteng sampai sampai kamu mau menggodanya, supaya anak kamu punya bapaknya gitu ?" Deisy yang mencengkram tangan Tiara
" Lepasin ,sakit tau lo pikir lo udah senang mentang mentang lo udah jadi anak kesayangan bokap gue, ingat posisi lo cuman anak Tiri " Ucap Tuara dengan amarah
" Ohhhhh udah berani lo yah mentang mentang di belakang lo ada Tuan Julio pendukung lo jadi lo seenaknya, emang gue takut sama lo apa " Deisy yang marah di perlakukan begitu oleh Tiara langsung mendorong Tiara
" aaakkkkkkkkkhhhhh " Tiara menjerit sambil menutup matanya karna takut terjatuh, ternyata ada tangan yang menahan Tiara agar tidak terjerambab ke lantai dan dia itu adalah Julio
" Apa yang anda lakukan padanya ? Apa anda sadar jika anda bisa saja melukai bayi yang ada di kandungannya " tanya Julio dengan wajah memerah karna marah
" Ma, maafkan saya Tuan saya tidak akan mengulanginya lagi Tuan " Jawab Deisy sambil menunduk takut dan Deisy langsung pergi dari hadapan Tiara dan Julio takut dia akan kena masalah lagi
" are you oke? " Tanya Julio pada Tiara
" I'm Oke, makasih yah " Tiara yabg langsung berdiri dan merapikan bajunya
" Ayo " ajak Julio pada Tiara sambil memegang pinggang Tiara
Mereka berjalan menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil yabg sudah di tunggu oleh Sandi sang asisten
" Kamu tidak apa apa? " tanya Julio pada Tiara sambil memegang perut Tiara Yang sudah agak membuncit
" gak kok, untung ada kamu gak bisa deh aku bayangkan jika kamu tidak tadi. Mungkin... " ucapan Tiara terpotong karna julio menaruh telunjuknya di bibir tiara
" Jangan ngomong begitu, karna kalian tidak akan kenapa napa aku akan melindungi kalian. Meskipun itu harus dengan nyawaku. " Ucap julio sambil menangkup pipi Tiara
" Makasih ya " ucap Tiara sambil memeluk Julio
Setelah mereka selesai belanja untuk keperluan ke pesta Julio langsung mengajak Tiara pulang karena takut kandungan Tiara kenapa napa Jika Tiara terlalu lama beraktivitas
Setelah sampai di apartemen mereka langsung ke kamar mereka masing masing
__ADS_1