AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU

AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU
eps 10


__ADS_3

1 bulan kemudian


Bertepatan hari ini adalah hari libur Tiara hanya rebahan di kamarnya saja karna akhir akhir ini dia lebih suka bermalas malasan terkadang di kantornya di jam istirahat dia hanya tidur dan nafsu makannya berkurang


Tiara yang turun karena di pikirannya dia ingin makan es cream


" He anak malas, enak bener lu jam makan siang baru turun " Kata Deisy yang sewot dengan Tiara padahal dirinya juga baru keluar dari kamar


Tiara hanya acuh


" Eh, gak punya mulut lu yah lagi ngomong juga di cuekin " Deisy yang sudah marah menjambak rambut Tiara


" Kenapa sih gak lu gak pernah absen buat ganggu gue? " Kata Tiara yang marah karena rambutnya di jambak


" Emang gue sukanya yah nyiksa lu " Jawab Deisy


Karna di rumah hanya ada Tiara dan Deisy serta asisten rumah tangga mereka jadi Deisy sesuka hati menyiksa Tiara


Sedangkan asisten rumah tangganya hanya diam saja


" Lepaskan " Kata Tiara


Deisy langsung mendorong Tiara ke lantai


" Awwwwhhhhh " Tiara yang meringis kesakitan di bagian perutnya


" Rasain lu, emang enak " Deisy langsung keluar dari dapur


" non tidak apa apa ? " kata bibi inah Asisten rumah tangga membantu Tiara berdiri


" Sakit bi " Tiara yang tidak tahan karna sakit di bagian perutnya dan akhirnya Tiara pingsan

__ADS_1


" pak ujang bantuin pak " kata bi inah pada pak ujang yang berprofesi sebagai sopir


" kenapa non Tiara nya bi? " tanya pak Ujang


" ayo kita bawa ke rumah sakit aja, kata non Tiara dia merasa kesakitan di bagian perut takut terjadi apa apa sama dia " Ucap bi imah


pak ujang dan bi imah membawa Tiara ke rumah sakit terdekat


Saat dokter sementara memeriksa Tiara sudah siuman


yang saat itu sedang di temani bi inah


" dok sebenarnya majikan saya sedang sakit apa dok " ucap bi inah


" Gak sakit apa apa kok cuman saat ini majikan ibu sedang mengandung, san usia kehamilannya sudah 2 minggu " kata sang Dokter


Bi inah yang kaget karena selama ini majikannya adalah orang yang baim dan tidak suka bergaul bebas


" Bibi kenapa nagis? Emang Tiara sakit apa bi? " tanya Tiara yang heran melihat bibinya menangis


Bagai tersambar petir di siang hari ketika mendengar jika saat Ini Tiara sedang hamil, seketika dia langsung mengeluarkan air matanya


" Gak mungkin aku Hamil, aku gak mau hamil " Tiara yang kaget dengan kenyataan saat ini


" Keluar kamu dari perutku, keluar " tiara memukul mukul perutnya


" Non sadar non, bagaimanapun itu juga anak non Tiara " Bibi Inah langsung menahan tangan Tiara


" Gak dia gak boleh hadir saat ini aku gak mau bi " Jawab Tiara yang masih menangis


" Yang sabar yah non " Kata bi Inah

__ADS_1


" Bi Tiara mohon jangan ada yang tau kalau Tiara hamil yah bi? " ucap Tiara sambil memegang tangan bi Inah


" Iya non bibi akan jaga rahasia ini " maksih ya bi sambil memeluk sang bibi


" maaf bu, ibu di minta buat ke ruangan dokter kandungan " kata sang perawat


" Iya saya akan ke sana " jawab Tiara


" bi temenin Tiara yah bi " sambung Tiara lagi


" Baik non bibi akan temani " Kata Bibi inah


Setelah selesai pemeriksaan mereka langsung pulang rumah sedangkan kertas pemeriksaan yang di dapat dari dokter kandungan tertinggal di mobil yang biasa papa Tiara pakai ke kantor


" kamu dari mana aja Tiara " kata papanya yang sudah berada di ruang keluarga bersama dengan Deisy dan Mamanya


" mmmm, aku lagi keluar bareng bibi dan pak ujang , kalau gitu aku ke atas dulu yah pa soalnya Tiara udah capek jalan jalan " kata Tiara


Tiara sampai ke kamarnya Tiara langsung mengunci pintu dan masuk ke kamar mandi


Tiara duduk di lantai


" Kenapa itu harus terjadi padaku, kenapa aku harus hamil anak dia. " Tiara yang menangis sambil memukul mukul perutnya


**


Julio yang saat itu sedang berada di apartemennya tiba tiba dia menginginkan sesuatu yang asam asam


" sandy, tolong kamu belikan rujak hanya mangga mudanya saja " kata Julio


" Baik Tuan, Tuan gak apa apa kan? " Sandy yang heran dengan Tuannya

__ADS_1


" susah jangan banyak bertanya atau saya potong gaji kamu " Julio yang marah karna Sandy banyak bertanya


" Baik Tuan akan saya bawa secepatnya " Jawab sandi yang langsung mencari keberadaan penjual rujak mangga muda


__ADS_2