
" Dan Tuan Julio di persilahkan untuk masuk " ucap Sandy
Sedangkan Jelita dan Tiara penasaran dengan CEO mereka mereka berada di tempat duduk di barisan ke duajadi mereka bisa melihat jelas siapa yang ada di depan mereka
Saat CEO masuk mata Tiara melotot karena dia tidak menyangka jika yang menjadi CEOnya adalah orang yang pernah tidur dengannya yaitu Julio
Saat julio masuk, dia langsung dapat melihat Tiara dan tersenyum miring, sedangkan Tiara langsung menyembunyikan wajahnya di belakang karyawan yang ada di depannya
" Baiklah, perkenakan Nama Saya Julio Sanjaya anak dari Bapak Danu Sanjaya kiranya kita bisa menjadi partner kerja dan saya harap kalian kerja profesional. " kata Julio dengan nada yang dingin
Di tempat duduk depan Deisy yang merapikan rambutnya umagar supaya menarik perhatian sari CEO ganteng tersebut namanya tidak di hiraukan oleh Julio, karena tatapannya mengarah ke Tiara
" Kalau begitu saya permisi dan kalian boleh langsung ke tempat kerja kalian masing masing " ucap Julio lagi
Setelah semua karyawan keluar dari ruangan rapat kini tinggal julio dan sandy asistenya
" Sandy, kamu lihat perempuan yang duduk di barisan kedua yang sembunyi sembunyi ? " ucap Julio
" Iya Tuan saya melihatnya, memangnya siapa dia Tuan? " Kata Sandy yang penasaran dengan Bosnya
" Dia itu perempuan yang sudah saya tiduri, karena dijebak oleh seseorang yang kini bekerja di kantor ini juga. " kata Julio
" Baik Tuan saya akan cari tau siapa kedua perempuan itu di Divisi mana mereka bekerja. " ucap sandy sang asisten
" Bagus, kerjakan berikan saya hasil yang memuaskan " ucap Julio
**
" Ra, lo liat tadi CEO kita itu tampannya gak ketulungan tau gak sampai sampai gue gak berkedip melihat ciptaan Tuhan yang sempurna itu " jelita yang membayangkan jika dia bersama CEO mereka..
" Biasa aja kok, Udah kerja sana masih ada yang harus lo serahkan ke gue tau gak. " kata Tiara yang memotong pembicaraan Jelita
" Bego bego, kenapa juga sih yang jadi CEO kita itu orang yang sudah mengambil kesucian gue makin susah nih gue bergerak" Gimana Tiara di dalam hatinya
Jam makan siang tiba
__ADS_1
" Ara, kita makan di mana nih. " tanya Jelita
" Terserah lo aja deh , gue ikut lo aja " Jawab TiarA
" Kita ke cafe yang baru buka yuk, di sana ada menu uang belum kita coba sebelumnya. " ucap Jelita
" Di mana? Pasti jauh " kata Tiara
" Kan ada motor lo gak akan kejebak macet kan? " Kata Jelita
" Terserah lo deh, tapi lo yang bawa motornya yah. " ucap Tiara
" Siiippp " jawab Jelita
selesai malan siang mereka kembali ke kantor saat Jelita dan Tiara sedang asyik bercanda tiba tiba saja Deisy menabrak Tiara dan
Brukk
" Aaawwwwww " Tiara yang meringis karena dia memakai hells sampai sampai kakinya terkilir
" Eh nenek sihir kalo jalan itu pake mata dong, gak liat apa orang sebesar ini malah nabrak. Liat karna ulah lo kaki Tiara terkilir kan " Jelita yang marah kepada Deisy
" Udah udah, gak usah ribut ini kantor Ta lo bantuin gue dong sakit banget ini " Kata Tiara yang menahan sakit pada kakinya
Kebetulan saat itu Julio dan asistennya masuk ke dalam kantor dan melihat Tiara yang terduduk di lantai sambil memijat kakinya
" Tuan bukannya itu Wanita yang Tuan maksud, kelihatan dia sedang kesakitan Tuan " kata Asistennya
" ayo kita hampiri mereka " ucap Julio
Saat Jelita mau membantu Tiara untuk berdiri Tiara yang tidak tahan. dengan sakit di bagian kakinya yang terkilir mereka hampir jatuh karena Jelita tidak mampu menahan tubuh Tiara dan tiba tiba ada tangan yang melingkar di pinggang Tiara dan dia itu adalah Julio
" Andaa Tidak apa apa? " Tanya Julio
" saya Tidak apa apa tuan, dan tidak usah membantu saya karena teman saya bisa mengantarkan saya ke meja kerja saya " Kata Tiara yang gengsi dengan bantuan karena Jantung Tiara yang sudah berdetak sangat kencang
__ADS_1
" baiklah kalau begitu " Ucap Julio
Ketika Julio melepas tangannya dari pinggang Tiara tiba tiba Tiara hampir jatuh dan di tahan lagi oleh Julio
" Anda kalau tidak mampu tidak usah gengsi meminta bantuan, sok mampu padahal lemah " ucap Julio langsung mengangkat tubuh Tiara
Julio membawa Tiara ke ruangan Julio dan Jelita melongo melihat Julio yang menggendong tiara sampai keruangannya
" Tunggu di sini saya akan mencari minyak gosok untuk mengobati kakimu " Ucap Julio ngndi balas dengan anggukan kepala Tiara
" apa susah baikan? " Setelanjulio mengurut kaki Tiara dan di balas dengan anggukan lagi oleh Tiara
" Apa kamu Tidak punya mulut sampai sampai sampai semua yang saya katakan hanya di balas dengan anggukan " Ucap Julio yang sudah jengkel dengan jelita yang hanya mengangguk saja
" Maaf Tuan , saya suda baikan dan sebaiknya saya ke ruangan saya karna saya masih banyak pekerjaan " Ucap Tiara yang gugup
" Kenapa pipi kamu memerah? " Ucap Julio yang mendekatkan wajahnya beberapa inci di wajahnya Tiara
" ma maaf tuan, mungkin saya kepanasan " Jawab Tiara dengan gugup
Tiara langsung berdiri walau jalannya masih sedikit pincang asalkan dia bisa lolos dari Julio
Julio yang melihat Tiara yang sudah menutup pintu ruangan langsung tersenyum karna tingkat Tiara yang gugup saat berada di dekat Julio
" Gadis yang unik, kalau lain setelah mereka berdekatan denganku pasti mereka memanfaatkan kesempatan ini " Julio yang memegang dadanya karena sedari tadi dia dekat Dengan Tiara jantungnya sudah berdetak tidak karuan
Setelah Tiara sampai di meja kerjanya
" Woiii kenapa lu bengong aja, enak di gendong Tuan Julio yang gantengnya gak ketulungan. itu? " Kata Jelita yang penasaran
" Biasa aja kok gak ada yang enak " Tiara yang menutupi kegugupan pada dirinya
*
*
__ADS_1
*
mohon maaf yah jika ada salah kata dan penulisan 🙏🙏