AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU

AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU
eps. 17


__ADS_3

Julio naik ke atas panggung


" Hhhmmmmmm, perhatian semuanya...


Perkenalkan jika ada yang belum mengenal saya, nama saya Julio Sanjaya anak dari bapak Danu dan Ibu Diana sanjaya. Saya mewakili kedua orang tua saya untuk mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada semua para undangan maupun seluruh karyawan yang ada sudah datang nenyempatkan diri untuk hadir di acara ulang tahun perusahaan yang ke 15 Tahun yang pasti bukan waktu yang sedikit menghabiskan waktu yang sudah lama bekerja di perusahaan ini, dan saya mengucapkan terima kasih buat semua karyawan karna berkat mereka perusahaan yang di bangun ayah saya dari nol bisa menjadi perusahaan terbesar di negara ini dan akhir kata saya juga ingin memperkenalkan calon anggota baru keluarga sanjaya yaitu Tiara Anugrah nugraha untuk naik ke atas panggung " ucap Julio


Lampu sorot langsung mengarah pada Tiara dan Jelita yang sedang berdiri di bagian belakang


" Ra Lo di panggil " Ucap Jelita


" Haaa, I - iya " ucap Tiara sambil berjalan ke atas panggung


" ini adalah Tiara calon istri saya, dan kami akan melangsungkan pernikahan pada bulan depan, trima kasih silahkan mencicipi hidangan yang ada " ucap Julio yang langsung mengajak Tiara turun dari panggung


" Kok tangan kamu dingin banget sih " Ucap Julio khawatir


" gimana gak gugup orang banyak kayak gini " Ucap Tiara


" Bentar yah aku kesana dulu mau nyapa klienku dulu, kamu makan kue gih sana sambil nunggu " ucap Julio


" Iya, aku nyari Jelita dulu supaya ada temennya " Ucap Jelita yang di angguki Julio langsung pergi dari situ


Sementara menunggu Jelita


" Tiara.... " Ucap seseorang di belakang Tiara


" Papa " ucap Tiara yang kaget


" Apa kabar kamu nak "


" Baik, sangat baik. " ucap Tiara


" Sudah berapa bulan kandungan mu, kenapa kamu tidak bilang kalau anak yang kamu kandung adalah anak daru Tuan Julio sanjaya? " ucap papanya Tiara


" Kenapa menanyakan usia kandungan saya, bukankah saya sudah di anggap tiada oleh anda? " Ucap Tiara yang berubah Dingin


" Lancang sekali berbicara dengan orang tua kamu yah, karna kamu akan menikah dengan orang terpandang sehingga kamu sudah mulai merendahkan orang yang lemah " ucap Anggun dengan amarah sambil menunjuk wajah Tiara


" maaf kenapa anda mau menyerang saya juga? Bukannya ini yang anda inginkan memiliki papa saya seutuhnya? Dan membuat Deisy memiliki papa saya satu satunya? Owh, dan mungkin harta papa saya akan jatuh ke tangan Deisy? Itu yang anda inginkan" ucap Tiara dengan amarah


Bobby yang mendengar anaknya menentang Anggun langsung menampar Tiara


Plllaaakkkkkk

__ADS_1


Sebuah tamparan mendarat di pipi Tiara


Dan semua orang yang melihat itu langsung menonton sekeluarga yang sedang bertengkar termasuk Julio ayah Danu dan Bunda Diana langsung menghampiri Tiara


Begitupun dengan Deisy yang kaget sekalipun senang melihat Tiara yang di permalukan


" are you oke? " Julio yang memegang bahu tiara dan di balas anggukan oleh Tiara


" Dasar anak yang tidak tau trima kasih, sekian lama mama anggun menjaga kamu sampai kamu seperti ini tapi apa yang kamu berikan padanya hah ?" ucap Bobby dengan amarah


" pak Bobby seharusnya... " Belum sempat berbicara Tiara langsung menahan tangan Julio


" Jangan ikut campur, biar aku yang menyelesaikan permasalahan ini. "


" Dan anda, saya ucapkan terima kasih sudah menjaga saya, tapi anda tidak berpikir karena ada saya jadi sengsara anda mengusir saya dari rumah saya hampir bunuh diri karena sudah tidak ada lagi yang peduli pada saya. Saya.... " Tiara yang tak kuasa melanjutkan hanya menangis


" Aku benci papa, aku gak sudah berusaha terima mama anggun jadi mama sambung aku dan Deisy jadi saudara aku tapi mereka perlakukan aku bagai pembantu di rumah aku sendiri panitia adil, apa aku harus berterima kasih? Jawab pa? " ucap Tiara lagi


" Kita tidak pernah memperlakukan kamu kayak gitu Tiara Kamu memfitnah mama supaya di permalukan di depan umum ha ? " Deisy berpura pura menangis


" Jelaskan saja siapa anak yang kamu kandung itu, kamu kan pernah tidur dengan berapa pria di club waktu itu? " sambung Deisy


" maaf apa yang anda maksud dia pernah tidur dengan beberapa laki laki di club? Bukannya saya pernah melihat anda yang pernah menaruh obat ke minuman Tiara, yaaa saya ingat kamu yang menaruhnya. " Ucap Julio..


Bagai tersambar petir ternyata saudaranya sendiri yang menjebak Tiara


" aa,, apa yang Tuan maksud sa saya tidak pernah melakukannya ? " ucap Deisy yang gelagapan


" apa benar Deisy, jawab Deisy apa benar kamu yang menaruh obat haram itu ke minumanku? " Tiara yang dengan air mata yang sudah tidak tertahankan lagi


Julio memegang bahu Tiara


" Jangan sentuh, kenapa kamu menyembunyikan ini semua dari aku haaa? Karna dia hidupku hancur, kalau bukan karna obat itu mungkin aku masih di sayang oleh papaku sendiri masih di anggap keluarga " ucap Tiara yang balik memarahi Julio


" sayang, maafkan aku sayang aku gal bermaksud menyembunyikannya tapii .." ucap Julio


" Tapi apa, kalian semua sama saja aku benci kalian " ucap Tiara yang pergi dari aula itu


" Sayang, tunggu kamu mau kemana? " Julio mengejar Tiara


" Aku ingin sendiri jangan kejar saya, saya akan kembali tapi biarkan aku sendiri dulu aku butuh angin segar " ucap Tiara Pada Julio dan melepaskan tangan Julio


Tiara langsung keluar dari aula itu dan pergi ke dekat kolam renang

__ADS_1


Sedangkan Jelita mengikuti Tiara dari belakang dengan perintah Julio karna takut terjadi apa apa sama Tiara


" Aaaaaaaaaaaaaaaaaa,, kenapa semua ini terjadi kenapa ? " Tiara langsung terduduk sambil menangis sehari jadinya


" ma kenapa tidak afa orang yanv benar benar tulus padaku ma, cuman mama yang sayang sama Tiara ma, Tiara mau mama, tiara mau mamaaaaaa " Tiara berteriak sambil menghadap ke atas


" Ra,, " Jelita memegang bahu Tiara


" Ta,,, tinggalkan aku sendiri Ta gue pengen sendiri. " Ucap Tiara yang berdiri dan ingin pergi dari situ


" Gue takut lo kenapa napa Ra " Ucap Jelita


" Ta, plis tinggalin gue sendiri " Ucap Tiara yang sudah beranjak tuba tiba hells yang di pakai Tiara tersangkut dan Tiara jatuh ke kolam yang dalamnya 2.5 meter


" Tiaraaaaa " ucap Jelita


Tiara yang memang tidak tau berenang mencoba mencari cara agar dia bisa bernafas,


" Tooloooong "


Dia berusaha naik ke permukaan namun tidak bisa karena dia tidak tau sama skali caranya berenang


" Tiaaaraaaaaa,"


" Aduhhhh gue gan bisa berenang lagi"


"Tolonggggg " kata tearkhir Tiara yang sudah tidak kuat lagi untuk mengambil napas ke permukaan air lagi


" Aahh julio, panggil julio. " Jelita langsung berlari ke aula memanggil Julio


" ma, aku akan bertemu mama, aku akan pergi bersama mama. Tunggu aku ma, tunggu ara " Gumam tiara yang sudah semakin melemah dan tenggelam tidak lagi memberontak


Memang tidak ada satupun orang di area kolam karena Julio sudah menyuruh tidak ada aktivitas lain


" Tuaaannnn, Tiara Tuan Tiara " ucap jelita dengan ngos ngosan


" Kenapa dengan Tiara, Tiara di mana ? Julio panik


" Dia jatuh ke kolam, " Ucap Jelita


" Apaaa, Dia tidak bisa berenang tolong Tuan Julio tolong Tiara " Ucap papanya Tiara


Semua langsung menuju ke kolam termasuk julio langsung berlari sekencang mungkin dan melepaskan jasnya dan menceburkan dirinya di kolam itu

__ADS_1


__ADS_2