AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU

AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU
eps. 14


__ADS_3

" siapa yang menyuruh anda menghakimi orang yang tidak bersalah ? " tanya julio


" Ma, maafkan saya Tuan " Jawab Deisy dengan menunduk takut


" Sandi, beri tau pada managernya untuk memberikan surat peringatan padanya " Ical Julio dengan Amarah


" apa perutmu sakit ?" Tanya Julio pada Tiara yang memegang perutnya


saat malam tiba


" Tolong saya, sakiiitttt " Hanya itu yang di ucapkan Tiara sambil menahan sakit


" Oke, tahan yah saya akan bawa anda ke rumah sakit. Dan kamu ikut saya" ucap Julio pada Jelita


" baik Tuan " jawab Jelita


Mereka langsung menuju mobil Julio


Setelah 15 menit mereka sampai di rumah sakit terdekat


Tiara saat ini sudah di tangani oleh dokter sedangkan Julio dan Jelita duduk di depan ruangan sambil mondar mandir menunggu hasil pemeriksaan Tiara


Cekklek


" Maaf, apa anda keluarga pasien? " tanya dokter pada Julio dan Jelita


" iya Dok saya keluarganya, memang ada masalah apa dok dengannya? " ucap Julio karna Jelita hanya diam tidak tau menahu dengan keadaan Tiara saat ini


" Begini bapak, istri anda sudah dua kali mengalami kecelakaan seperti ini jadi diharapkan agar dijaga lebih lagi kandungannya, karna bisa saja jika terjadi hal seperti ini lagi maka akan berakibat fatal, dan bisa saja ibu Tiara bisa keguguran karna benturan terlalu keras " Ucap Dokter


" Baik dok saya akan menjaganya lebih baik lagi " Ucap Julio.


Sedangkan Jelita hanya melongo mendengar perkataan sang CEO yang menyebutkan kalau Tiara itu adalah istrinya.


" " Baik kalau begitu saya pamit dulu, dan usahakan istri anda jangan terlalu capek san stres karna mempengaruhi kondisi janin " ucap Dokter


" Baik dok, skali lagi trima kasih dok" ucap julio sambil masuk ke dalam ruangan Tiara

__ADS_1


" Apa masih sakit? " Ical Julio sambil menghapus perut Tiara


" Tidak sudah mendingan karna tadi dokter sudah memberikan obat penguat kandungan, maaf yah jadi ngerepotin dan makasi sudah bawa saya ke rumah sakit " ucap Tiara yang susah berkaca kaca


" Itu susah tugas saya menjaga dan melindungi anak kita, jangan sampai kejadian ini terulang lagi jika ada apa apa maka langsung beritahu saya. " Ucap Julio sambil memegang tangan Tiara


" Ra, maafin gue yabg yang percaya begitu saja omongan si Deisy begitu aja " Ucap Jelita


" gue juga mau minta maaf yah jika gue gak terlalu terbuka sama lo. " tiara yang susah mengeluarkan air mata


" Ya sudah kalau begitu kita langsung pulang ke apartemen saja, agar kamu bisa istirahat di sana " ucap Julio


" Baiklah, tapi saya minta tolong yah ijinin Jelita buat nemenin saya di apartemen " ucap Julio


" Tunggu tunggu, sebenarnya ini ada apa sih, kenapa kalian bisa sedekat itu dan kenapa Tuan Julio bilang kalau lo adalah istrinya? jadi bingung deh gue" Ucap Jelita


" udah nanti gue ceritain sama lo sekarang lo ikut aja sama kita " ucap Tiara


" tapikan gimana pekerjaan saya Tuan " ucap Jelita menghadap ke arah Julio


" Kamu akan saya kasih libur selama 3 hari, karna kamu yang akan menanti Tiara selama saya ada di kantor. " Ucap Julio dengan Jelas


" Kalau begitu kita pulang sekarang" ajak Julio


**


Apartemen Julio


" Saya balik dulu, kalau ada apa apa anda kamu kabari saya, gak usah sungkan. Kalau kamu mau makan di dalam sudh banya perlengkapan jadi tinggal masak aja" ucap julio.


" Baik, " jawab Tiara


Julio keluar dari apartemennya karena memang hari ini dia sedang sibuk bekerja


" Sekarang lo harus ceritain bagaimana kejadiannya sampai kamu bisa kenal sama Julio? " tanya Jelita


" Gini, kan waktu kita lagi di club gue gak pulang bareng lo kan, nah waktu itu sebenarnya gue di jebak ada yang naruh obat di minuman gue, setelah gue minum tiba tiba gue udah ngerasa gak nyaman dan gue memutuskan membasuh muka gue di tolen saat ke luar dari toilet gue di hadang oleh manager rico lalu dia maksa gue di tarik gue sampai ke mobilnya sampe sampe dia hampir saja melecehkan gue waktu itu untung Julio datang nolongin gue tapi pengaruh obat sudah semakin parah dan Julio bawa Gue ke sini yah gue juga kan takut jika bokap gue tau kalo keadaan gue kayak gitu trus pulang ke rumah dan akhirnya gue juga udah gak bisa nahan karna obatnya semakin buat gue kepanasan dan hampir gila bila ngak di tuntaskan dan terjadilah...

__ADS_1


Dan kini gue juga diusir dari rumah gue karna bokap gue pikir kalo anak yang gue kandung gak punya bapaknya . hmmm " ucap Tiara panjang lebar sambil menunduk mengingat kejadian kelam waktu itu


**


Kini usia kandungan Tiara sudah 3 bulan perutnya sudah kelihatan membuncit


Dan hubungan antara Julio dan Tiara juga sudah mulai tumbuh benih benih cinta di antara Keduanya karna perhatian Julio Pada Tiara hingga buat Tiara merasa kalau dia memang harus membuka hati buat Julio.


Setelah Tiara selesai berdandan perutnya berbunyi tanda dia sudah merasa lapar.


" hmmmm, pengen banget makan mie instan, buat aja deh skali skali boleh lah mumpung Julio belum keluar kamar " Tiara langsung beranjak dari meja riasnya dan langsung menuju dapur


setelah mienya selesai di rebus Tiara langsung meletakkannya di mangkok yang di dalam mangkok sudah tersedia bumbu bumbunya


" Emmmm dari baunya aja enak apa lagi di makan , udah ngiler gue " tanpa menunggu Tiara langsung memakan mi instannya.


" Eehhhhmmmmmmm "


Tiara tersedak karna mendengar deheman Julio, wajah tiara langsung memerah karan terbatuk batuk


Julio langsung cepat cepat memberikan air minum pada tiara sambil mengusap ngusap punggung Tiara


" Kok makan mie istant sih, kan aku sudah bilang jangan makan makanan yang berbahaya buat janin kamu. " Ucap julio membentak Tiara


tiara yang kaget langsung berdiri


" Kamu egois, aku cuman pengen makan ini doang apa salah? " ucap Tiara dengan mata berkaca kaca


Tiara langsung mengambil tasnya di dalam kamar dan dan membuka pintu apartemen


" Ohh Shittt " Julio langsung mengejar Tiara sebelum dia keluar dari apartemen


" Ara, aku minta maaf karna sudah membentak kamu " Julio langsung menarik Tiara ke dalam dekapannya


" kamu Egois, kamu gak perna ngertiin aku pengen apa dan maunya apa" Tiara yang sudah menangis memukul dada Bidang Julio


" Oke aku minta maaf, aku gak akan ngelarang kamu dan akan menuruti semua yang kamu mau tapi bukan makan mie instan " Ucap Julio yang di balas dengan anggukan Tiara

__ADS_1


" Yuk Kita ke kantor, jangan nagis lagi oke. " Ucap Julio yang di balas lagi dengan anggukan


Setelah sampai di kantor Tiara langsung masuk ke ruangan tempat kerjanya sedangkan Julio langsung masuk ke ruangannya


__ADS_2