
Di club
saat jam susah menunjukan pukul 12 Jelita yang mencari cari Tiara tidak ada dia bingung karena dia susah berjanji kepada papanya Tiara dia akan memulangkan Tiara secepat mungkin.
tidak mungkin juga Jelita menelpon sedangkan tas yang di bawa Tiara ada padanya, dan dia juga takut jika papa Tiara menelpon dan dia belum menemukan Tiara
" Ara lo di mana sih, kok lo ngilang. " Kata jelita yang susah pusing memikirkan Tiara yang belum ia temukan
Rico yang sudah pulang karena di p ulun oleh Julio susah pulang sudah tidak lagi masuk ke Club tersebut
dan Deisy juga sudah di ajak 1 divisinya buat pulang bareng mereka
Jelita yang sudah pasrah jika dia dimarahi pulang kerumahnya, dia berpikir positif jika Tiara susah pulang dan melupakan tasnya
**
Pukul 09.00
Mereka masih tertidur sedangkan di luar apartemen seseorang mengetuk pintu sudah berkali kali seseorang itu adalah Bundanya Julio
Dan akhirnya Bunda Julio menelpon asisten Julio yaitu asisten Sandy
" Sandy apa password apartemennya Julio ? " kata Bunda Diana
__ADS_1
" Password-nya Tanggal ulang tahun anda nyonya. " Jawab Sandy dengan suara khasorang baru bangun tidur
"Baiklah, terima kasih silahkan lanjutkan tidurmu karna besok kalian akan mulai bekerja. " kata Bunda Diana
" Baik nyonya " Jawab sandy sang asisten
Sandy adalah orang kepercayaan Julio yang sudah mengambil lama sehingga Bundanya Julio memperlakukan Sandy seperti anaknya sendiri.
Akhirnya apartemen Julio terbuka Bunda Diana mencari tidak ada apa apa di sana
Dan saat Bunda Diana menbuka pintu kamar Julio sesuatu mengejutkannya anaknya tengah tidur dengan memeluk seorang wanita tanpa mengenakan pakaian hanya di tutupi selimut
" Apa yang kalian lakukan " suara teriakan mengagetkan keduanya yang sedang tidur
" Bunda, sejak kapan bunda disini? " Julio yang bangun lebih dulu langsung kaget melihat bundanya di ambang pintu
" Kamu lupa semalam kamu yang memintanya? " Kata Julio
Tiara yang bingung sambil mengingat kejadian yang terjadi semalam
" Kalian jangan banyak alasan, Julio Bunda tunggu kalian di luar cepat kalian siap siap. " kata sang Bunda yang geram karna mereka berdua malah bertengkar
menutup pintu kasar
__ADS_1
Sampai sampai Julio dan Tiara kaget
" Maaf Tuan saya harus bagaimana saya pasti di marahi oleh papa saya " kata Tiara sambil menunduk karna takut Jika Julio marah padanya
" Berikan nomor Telepon papa anda. " Kata julio dengan tatapan Dingin
sambil menyodorkan handphone pada Tiara
Tiara menekan nomor rumah Tiara
" Halo Selamat pagi dengan kediaman Nugraha di sini ada yang bisa saya bantu " Seseorang menjawab tlpnnya yang tidak lain adalah papanya Tiara
Tangan Tiara langsung gemetar karna takut jika papanya Tiara marah padanya
Julio yang melihat itu langsung merasa kasihan pada tiara dan langsung merebut handphone di tangan Tiara memberi kode untuk Tiara membersihkan diri di kamar mandi terlebih dahulu
" Maaf kan saya menggangu aktivitas bapak saat ini tapi saya ingin memberitahukan kalau anak bapak Tiara ada bersama dengan saya, karna semalam saya dalam musibah sehingga Putri bapak membawa saya ke rumah sakit dan dia menjaga saya. sampai keluarga saya datang. " kata Julio yabg panjang lebar sedangkan Tiara menggigit ujung kukunya karna terlalu takut pada papanya
" Memangnya siapa anda, saya Julio Sanjaya anak dari Bapak Danu Sanjaya. " jelas Julio
" baiklah Tuan Julio tidak masalah, kalau begitu sampaikan pada putri saya jika sudah selesai urusanmu segera pulang. " Kata Papanya Tiara di seberang telepon
" Baik akan saya sampaikan, karena Tiara sekarang sedang membelikan saya Sarapan. " kata Julio
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu " kata Bobby nugraha
Julio melihat Tiara yang sudah selesai mandi memberikan kemeja nya untuk dipakai. Dan Julio yang gantian masuk ke kamar mandi