AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU

AKU DIJEBAK SAUDARA TIRIKU
18


__ADS_3

Julio yang langsung menarik Tiara dari dasar kolam menarik ke permukaan dan langsung di tarik oleh ayahnya Danu


" Sayang bangun, sayang Tiara bangun tiara. Janga buat aku takut " ucap julio sambil menangis


Julio menekan dada tiara untuk mengeluarkan air yang ada di dalam perut Tiara


Dan memberi nafas buatan padanya


" Sayang jangan Tinggalkan aku, Bangun sayang " Ucap Julio


" Saanndddddiiiiiii,,Cepat siapkan mobil" Julio berteriak dan menggendong Tiara


Setelah sampai di depan lobby Anggun bobby dan deisy naik mobil di belakang sedangkan Danu dan Diana langsung menyusul di ikuti oleh jelita


**


15 menit mereka sampai di Rumah sakit


" Dokterrrrrr, susssteeerrrrr " Julio berteriak


Julio langsung menggendong Tiara menuju ke Ruang ICU


Dan meletakkan di tempat tidur


" Maaf bapak bisa keluar sebentar agar kita bisa menangani pasien " Ucap suster yang bertugas menangani Tiara


" Baik dokter lakukan yang Terbaik" ucap Julio yang sudah gemetar


Semua keluarga Julio dan Tiara Datang


" Nak, bagaimana keadaan Tiara nak ?" Ucap Bunda Diana


" Bunda,, aku takut bunda tiara pergi meninggalkan aku bun " Ucap julio yang berlutut di depan sang bunda sambil menangismemeluk sang bunda


" Berdoalah, Tidak ada yang tidak mungkin. " ucap sang Bunda sambil mengelus kepala Julio

__ADS_1


Setelah 30 menit berlalu dokter akhirnya keluar dari ICU


" Dok bagaimana keadaan Putri saya Dok? " Ucap Bobby papa Tiara


" saya sudah berusaha tapi kita tinggal tunggu keajaiban sama yang di atas yah bapak ibu, karena melihat kondisinya Tiara memang sangat sulit untuk bertahan Detak jantung Putri bapak dan bayi dalam kandungannya itu melemah. Jadi perbanyak berdoa agar supaya ada mukjizat buat putri bapak dan ibu. Kalau begitu saya permisi dulu dan jika ada perkembangan atau ada sesuatu dengan pasien kiranya segera menghubungi dokter atau suster.


" dok, Bisa pasien di pindahkan ke Ruangan VVIP? " Ucap Julio


" Iya baiklah, nanti akan ada suster yang akan memindahkan pasien nantinya " ucap Dokter


" Baiklah Dok trima kasih " Ical Julio


**


Setelah Tiara di pindahkan ke ruang VVIP kini semuanya bisa menjenguk secara bersamaan


Julio yang tidak ingin melewatkan perkembangan Tiarapun kini kerja dari jarak jauh


" Bapak Nugraha jika anda ingin pulang tidak apa apa saya akan menjaga Tiara disini " Ucap Julio


" Sebaiknya begitu pa, soalnya qt sudah lama disini dan Deisy juga udah ngantuk" Ucap Deisy


" " Baiklah Tuan Julio, kami akan po ulang dulu tolong jaga Tiara kabari saya jika ada perkembangan tentang Tiara " Ucap Bobby


" Iya saya akan kabari" Ucap Julio


" Nak, yang sabar yh semua pasti akan indah pada waktunya. Jangan menyerah tetap berdoa agar kita bisa melewati cobaan ini ayah sama bunda po ulang dulu yah, soalnya ayah sama bunda besok akan terbang ke London besok siang tapi sebelum pergi kita akan mampir dulu ke sini " Ucap Bunda Diana


" Iya Bun, hati hati ayah bawa mobilnya " Ucap Julio


" iya sayang jaga kesehatan kamu yh, jangan lupa makan supaya kamu gak sakit " ucap Bunda


" iya bun, Lio akan ingat pesan bunda "


" By sayang " pamit Diana sambil mengelus kepala Julio..

__ADS_1


" Saya Juga Tuan mau pamit Dulu, besok sore saya akan ke sini buat nemenin Tiara " Ucap Jelita


" Iya ,skali lagi makasi Jelita kamu sangat berjasa bagi saya " Ucap Julio


" Iya sama sama kok Tuan , kalau begitu saya permisi Tuan saya pulang dulu " ucap Jelita yang langsung keluar daru ruangan tersebut


Sedangkan julio duduk di samping tempat tidur Tiara dan memegang Tangan Tiara


" Ra, maafin aku ra, jangan tinggalin aku "


(Di dalam mimpi Tiara )


" Aku ada di mana,? " ucap Tiara


" Ara, sini sayang... " Seseorang sambil merentangkan tangan ke arah Tiara yang tidak lain adalah mamanya Tiara


" Mama, " sambil berlari memeluk sang mama


" ma, Ara kangen sama mama, Ara sayang sama mama kenapa mama ninggalin Ara secepat itu? " ucap Tiara


" Ara sayang, mama juga sayang sama kamu tapi memang umur mama memang cuman sampai segitu, dan mama selalu mengawasi Ara dari sini " Ucap sang mama


" Ma, aku gak mau lagi mama Ninggalin Ara, Ara gak akan pernah mau karna cuman mama yang sayang sama Ara, papa udah gak sayang ara lagi pokoknya Ara mau sama mama terus " ucap Tiara


" Ara sayang tempat kamu bukan di sini, tapi bersama mereka dan kamu sebentar lagi akan mendapatkan kebahagiaan tanganku cari. Pergilah " ucap sang mama


" Gak, Ara gak mau di tinggal mama, gak ma jangan pergi, Mamaaaaa " Reriakan Tiara


" Mamaaaaaa " Tiara langsung terbangun dengan nafas yang memburu


" Ra, Are you Oke? Tunggu aku panggil Dokter " Julio langsung memencet tombol Darurat


" Tidurlah, dokter akan memeriksa mu, ucap Julio sambil menidurkan kembali Tiara di kasurnya


" Selamat malam, saya akan memeriksa bu Tiara dulu " ucap Dokter

__ADS_1


" Iya dok, silahkan " Julio langsung beranjak dari tempat duduk dan menjauh dari tempat tidur pasien


Sedangkan Tiara hanya diam saja, tidak menyahut sama skali


__ADS_2