Aku Hamil

Aku Hamil
Bab 16


__ADS_3

"maahhh... Pahhhh" ucap braga yang memanggil kedua orang tua ya.


"ya ampun nak ada apa kamu memanggil mamah haaa?" ucap sang mamah braga yaitu bernama tia dia berusia 48 tahun


" hm... Mamak masak apa, aku jadi lapar masakan mama" ucap braga manja hanya kepada orang tua ya dia akan terlihat manja dan begitu penyayang namun saat di luar ia menjadi pria yang dingin, kejam dan tak banyak bicara.


"aaahhh ini mama masak gulai ayam kesukaan kamu, ada apa nak? Bi tolong selesaikan ini ya saya mau bicara dulu dengan anak saya" ucap mamah braga sambil menyuruh pembantu di rumah ya.


Mama braga sempat bingung karna braga membawa seorang wanita yang kelihatan sedang mengandung dia ingin bertanya kepada sang anak, dan ingin meminta kejelasan.


"nanti dulu ya mama panggil papa mu dulu kamu duduk lah dulu. bi siapkan air minum ya" ucap mama braga sambil menaiki tangga dan melangkah kan kaki ke menuju kamar.


"pah ada braga sepertinya dia ingin bicara, dia membawa seorang wanita pah" ucap sang mama

__ADS_1


"apa membawa seorang wanita, apakah braga ingin menikah atau gimana" ucap sang papa sambil berdiri


"sebaiknya kita bicara dulu pah.ayo" ajak sang mama braga akhirnya mereka pun keluar dari kamar dan melihat braga dengan seorang wanita .


Saat sampai mereka langsung duduk bersama dan saling melihat namun sang papa langsung berbicara setelah melihat wanita itu.


"ada apa kamu ingin bicara dengan papa" ucap sang papa langsung to the point


"kamu menghamili anak orang braga?" tanya sang papa dengan suara penekanan dan langsung tau arah pembicaraan braga


" i i..yaa pa" hanya kata itu yang bisa di ucapkan oleh braga.


" astagfirullah braga, apa papa pernah mengajari mu untuk melakukan itu braga, bahkan papa sangat menghargai wanita." ucap sang papa yang sedikit kecewa

__ADS_1


"maaf mah, pah aku sungguh khilaf pada saat itu dan sekarang ia tengah hamil anak ku" ucap braga meminta maaf kepada kedua orang tua ya.


Alea sangat takut kalau dia tidak di terima baik oleh keluarga braga karna dia orang tidak punya bahkan baju saja saat ini masih baju tidur yang ia pakai dia sangat malu.


"maafkan saya bu karna saya braga harus bertanggung jawab atas anak ini padahal saya tidak meminta braga untuk bertanggung jawab saya bisa ko melakukan semua ya sendiri." ucap alea lembut ia pun merasa bersalah hanya karna kebodohan kakak tiri ya dia harus menahan malu seperti ini.


" hei nak buat apa memintaa maaf sudah jelas jelas braga yang salah, sudah biarkan saja anak itu bertanggung jawab karna sudah seharusnya dia melakukan itu. Apakah ini cucu ku?" ucap mama braga dia sangat ingin menimang sang cucu namun braga juga tidak ingin menikah


" iya ini anak braga bu" ucap alea ragu karna sangat takut di marahi.


" kenapa kamu merasa takut sudah ayo kita kekamar biarkan dia bereskan semua ya. mama ini tidak jahat seperti di film film nak" ucap lembut sang mama mertua.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2