
Pov Siska
"ibuuuu aku mau berangkat ya" ucap siska sambil turun menuju meja makan
"loh nak emang kamu di terima kerja nak?" tanya sang ibu erumi
"iya ibu aku diterima tapi belum tau di posisi apa karna kemarin aku bilang nya pengen di posisi sekertaris bos ya biar bisa ku pepet bu" ucap siska
"kamu pintar nak. kamu harus deketin dia kalau bisa kamu goda goda ya nak secara badan kamu ini bagus dan *** pasti dapat" ucap sang ibu erumi
"benar ibu biar uang kita lebih banyak bu" ucap siska sambil senyum senyum dia sudah membayang kan hidup banyak uang dia pun duduk di meja makan. Saat itu ayah pun turun dari tangga
"loh nak mau kemana pagi pagi begini" tanya sang ayah tiri siska.
"ayah aku di terima kerja jadi mau kerja ayah" ucap siska
"wahhh bagus dong nak kalau di terima kerja, emang kerja di mana nak.?" tanya sang ayah
"aku di terima kerja di perusahaan GN yah, perusahaan besar itu loh yah. Kan lumayan" ucap siska
"waahh hebat kamu nak bisa masuk kesana, ayah bangga deh semangat ya nak" ucap sang ayah yang merasa bangga namun beda dengan siska dia muak dengan kata kata itu dan dia pun memutar bola mata ya malas.
"makan yang banyak nak habis itu cepat berangkat nanti telat" ucap ibu erumi
" iya bu kalau begitu aku berangkat ya" ucap siska langsung pergi gitu aja tanpa ucap kan salam atau apa pun.
"iya nak hati hati di jalan ya" ucap ibu erumi namun tak di dengar siska karna sisks sudah masuk ke dalam mobil milik alea.
Flasback off siska
"hei ini ada loker buat lo siapa tau lo butuh kan lumayan sih di perusahaan besar" ucap teman siska yang membagikan surat edaran loker
"emang perusahaan mana sih?" tanya siska yang sangat malas
__ADS_1
"coba lihat deh tu kertas di mana banyak loh yang menawar teryata loh" ucap teman siska
Siska melihat kertas itu dan langsung terkejut karna bukan perusahaan biasa yang membuka loker teryata perusahaan GN yang di gadang gadang kalau bos ya masih muda dan lagi single membuat banyak wanita yang mengejar ya.
"gimana lo terkejut kan" ucap teman siska membuat siska diam membisu seribu bahasa
"lo lo dapat dari mana loker ini?" tanya siska
"biasa lah pacar ku kerja disitu jadi mudah ko" jawab teman siska itu.
" gila sih lo punya paca orang situ eehhh kira kira berapa gaji ya?" tanya siska
"gaji ya sih gede kata ya hampir 10 jt lah tapi coba lah kamu lamar dulu sana biar tau" ucap teman siska
"heee sebelum lo bilang gue udah mau kesana ni" ucap sisks sambil ingin pergi
"heee tunggu mulai wawancara kerja tu besok bukan sekarang" ucap. Teman siska
"Tunda dulu semangat 45 ya sekaranh mah biasa aja dulu" ucap teman siska yang di jawab anggukan oleh siska lalu siska pun pulang kerumah setelah pulang ketemu teman kuliah ya.
"hm.... Baju yang bagus yang mana ya?" ucap siska sambil mencari baju tapi tidak ada juga yang bagus akhirnya dia membuka handphone dan memesan secara online
"semoga di trima ingin rasa ya kumiliki tu bos perusahaan kan duit nya banyak"batin siska sambil senang
"siska siska" teriak ibu erumi memanggil siska
"ihhh ada apaan sih ibu itu, pasti ibu ingin uang lagi" batin siska "iya ada apa bu mencari ku" ucap siska sambil membuka pintu kamar
"ibu minta uanh siska, duit ibu sudah habis ni buat beli baju baru" ucap ibu erumi sambil menadah kan tangan ya
"ibu duit ku sudah habis bu, tadi buat beli baju kantor ini sisa 20ribu aja ibu mau" ucap siska sambil memperlihat kan sisa duit nya padahal masih ada di tas ya tapi ia simpan
"iiiss kamu ini ya sudah lah nanti minta pada ayah saja lah" ucap ibu erumi
__ADS_1
"iya bu minta saja pada ayah kan duit ayah banyak. Udah ah aku lapar mau makan bu, ada makanan tidak bu di dapur?" tanya siska memegangi perut ya
"ada itu ayam goreng sambal" ucap ibu erumi
"wahhh enak tu. Ya sudah aku mau makan ya bu percuma minta pada ku. Aku tidak punya uang bu" ucap siska lalu pergi
ibu erumi pun hanya bisa mendengus kesal karna ia sudah pamer ke tentangga bahwa dia mampu membeli baju mahal itu namun para tetangga tidak percaya hingga membuat ibu erumi kesal dan pergi dari toko baju mahal itu.
"ibu tidak ingin makan ini enak loh?" tawar siska pada ibu namun hanya diacuh kan
"ya sudah kalau ibu tidak mau, ini ku makan" ucap siska namun tetao di acuh kan karna ibu erumi sedang kesal
"bu besok aku mau lamar kerja bu" ucap siska
Ibu yang medengar itu pun terkejut sang anak mau lamar kerja
"kerja di mana?" tanya ibu erumi
"Di perusahaan GN bu" ucap siska sambil makan
"oh ya sudah" hanya itu jawaban sang ibu erumi karna tidak terlalu perduli pada sang anak.
mereka pun hanya saling diam dan ibu erumi hanya mendengar kan sang anak makan hingga ibu erumi lebih baik ke kamar dan tidur saja dari pada memikir kan nya. Dan siska pun tak peduli pada sang ibu.
Siska pun kembali kekamar, dia membayang kan banyak uang bisa beli ini itu tanpa perduli uang itu kemana "kurasa kalau banyak uang itu enak ya hidup ya bisa beli ini itu,bisa makan enak heee moga aja rencana ku besok berhasil buat goda pak bos secara kan badan ku ni bagus mana ada yang tidak tertarik pada ku" ucap siska sambil melihat kan badan ya di kaca sambil memutar mutar tanpa terasa dia tertidur dan sampe pagi. dan alaram pun bunyi dia segera bangun dan pergi melamar tanpa pamitan dengan ayah dan ibu nya dan dia pun tidak sarapan juga.
"bi tolong bilang ke nyonya dan ayah kalau saya sudah pergi dan tidak sarapan ya. Saya bisa sarapan di jalan" ucap siska sambil pergi
"iya non nanti saya sampai kan" ucap sang pembantu baru itu
Hingga 1 jam lama ya baru lah sang ibu erumi dan aya turun tangga.
Bersambung
__ADS_1