
Ch.15
Saat Ye dan kawan-kawan sedang menuju ke tempat kompetisi. Ye melihat seorang kakek-kakek yang sedang berjualan. Ye menghampiri kakek itu dan bertanya kepada kakek itu.
"Kek, kenapa orang dengan ranah Archaean berjualan di Alam Semesta yang kecil ini?"
Mendengar pertanyaan Ye, raut wajah kakek itu terlihat tidak senang, dan mulai bertanya balik kepada Ye. "Nak, bagaimana kau tau?" Dengan aura intimidasi yang di tujukan kepada Ye. Tapi itu tidak berpengaruh terhadap Ye.
Ye hanya tersenyum dan pergi dari tempat itu sambil berkata. "Semoga rencana mu sukses Penasihat Surgawi."
Kakek itu membatin di dalam dirinya. 'Siapa sebenarnya gadis itu?' seketika muncul kabut-kabut putih di sekeliling kakek itu. Saat kabut itu hilang, kakek misterius itu juga ikut menghilang.
Ye menghampiri Lin Feng dan rombongan nya untuk pergi ke tempat kompetisi. Saat sudah tiba di tempat itu, seseorang berjalan ke arah mereka.
Orang itu mulai berkata. "Oooh... Siapa disini? Xiao Yan? Sampah, kenapa kau kesini? Untuk berjualan? Hahaha"
Xiao Yan membalas ejekan orang itu. "Tch, Xiao Bun, kau dulu selalu menjilat seperti anj*ng kepadaku. Sekarang kau mengejek ku, tch sungguh sampah." Ucap Xiao Yan sambil meludah kesamping.
"Hahaha. Kau seperti anj*ng yang marah. Sampai jumpa lagi." Ucap Xiao Bun dan pergi dari tempat itu.
Lin Feng mulai menasehati Xiao Yan untuk tidak mudah marah. "Maaf Master, aku belum bisa mengendalikan emosi ku." Ucap Xiao Yan sambil membungkuk 90 derajat.
Beberapa jam menunggu akhirnya kompetisi Alkemis di mulai.
Sebuah suara terdengar keras di dalam arena. "Perhatian saudara-saudari sekalian, acara kompetisi Alkemis akan di mulai, mohon untuk tidak ribut dahulu saat kaisar Hong Kong sedang berpidato."
Setelah suara itu terdengar seluruh arena menjadi senyap. Dan Kaisar Hong Kong mulai berjalan ke podium. Dia mulai berpidato.
"Saudara-saudari sekalian. Saya tidak menyiapkan pidato panjang. Jadi karena saya malas untuk membacanya, mari kita mulai saja acaranya."
Suara tepuk tangan terdengar dimana-mana. Lin Feng dan Ye hanya berekspresi datar. "Kaisar macam apa dia itu." Ucap Ye dan Lin Feng.
Kompetisi dimulai dan seluruh peserta di suruh untuk datang ke atas arena. Xiao Yan pamit dengan Lin Feng dan juga junior-juniornya.
Di atas arena terdapat orang-orang dengan bakat yang lumayan. Tapi yang bikin heboh hanya. Xiao Bun,Hong Wu, dan Xiao Yan. Semua orang melihat Xiao Yan menaiki arena, mereka mulai mencibir.
"Lihat itu, sampah keluarga Xiao mengikuti kompetisi ini."
"Dengan kultivasi nya yang hilang apakah dia bisa?"
Xiao Yan menghiraukan ucapan orang-orang itu. Panitia mulai berbicara dengan qi untuk mengeraskan suara nya. "Kompetisi alkemis tahun ini, dimulai!!"
Para peserta mulai mengeluarkan bahan bahan pil mereka. Tidak terkecuali Xiao Yan, dia mengeluarkan bahan-bahan pil biasa. Melihat itu, orang-orang mulai mengejeknya.
"Hahaha, dia mau membuat pil dengan bahan biasa itu? Apakah dia pelawak?"
"Hahaha dia lucu sekali."
Xiao Yan mengeraskan giginya dan berusaha untuk menahan emosinya. Semua orang mulai memasukkan bahan-bahan pil mereka kedalam tungku.
Orang-orang melihat tungku milik Hong Wu mulai berbicara. "Wooh, apakah itu tungku milik leluhur kekuarga Hong?"
"Tungku itu memiliki aura yang misterius."
__ADS_1
Xiao Bun tidak mau kalah. Dan dia mulai berbicara dengan keras. "Haha, lihatlah tungku ku, ini milik immortal terdahulu"
Orang-orang mulai memuji. Saat melihat tungku milik Xiao Yan, seperti biasa orang-orang menghinanya.
30 menit berlalu dan orang yang pertama kali menyelesaikan pilnya adalah Hong Wu, dan kedua Xiao Bun. Untuk Xiao Yan dia masih membuat pil. Di pikiran Xiao Yan, dia mengingat perkataan Masternya untuk tetap low profile.
Xiao Yan pun selesai dan dia di urutan ke 64. Di kompetisi ini, akan diambil 100 orang, dan untuk babak kedua 6 orang.
Di tempat khusus orang-orang yang mengantar peserta. Ye sedang dilihati oleh orang dari keluarga Be. Ye sepertinya sudah tau, tapi dia diam saja. Sampai salah satu orang keluarga Be mendekatinya. Sebelum sampai orang itu menghilang entah kemana dan orang-orang tidak menyadarinya.
Ye bergumam sangat pelan. 'apa kau mau merasakan skill penghapus segalanya?'
Babak kedua dimulai.
Sebelum mulai, tidak seperti sebelumnya. Para peserta disuruh untuk memilih bahan-bahan yang sudah disiapkan.
Setelah itu 100 orang peserta mulai duduk dan mulai memasukkan bahan-bahan. Xiao Yan juga sama. Tapi tidak dengan pertandingan sebelumnya, Xiao Yan mulai membuat pil tingkat Langit.
Saat Xiao Yan membuat pil itu, api di tungku itu berubah menjadi warna biru. Orang-orang terkejut akan hal itu.
Saat hampir selesai sebuah guntur berwarna biru menyambar ke arah tungku milik Xiao Yan.
Xiao Yan membuka tungku nya dan mengambil pil tingkat Langit. Seketika seluruh arena dan tempat penonton merasakan aura lembut yang menyegarkan.
"Ku kira dia sampah, ternyata dia tetap jenius."
Dan Xiao Yan menjadi orang pertama yang menyelesaikan pil. Raut wajah Xiao Bun seperti tidak senang dan menggertakkan giginya karena kesal.
Sementara itu di tempat Istana Surgawi alam surga tingkat 10.
Kakek misterius yang ditemui Ye, melapor kepada kaisar Istana Surgawi.
"Lapor, Kaisar. Seseorang di Alam Semesta Xia sudah tau tentang identitas ku. Saat aku hendak membunuhnya, kakiku seperti terkena rantai yang membuat ku tidak bisa bergerak. Apakah dia adalah orang dengan ranah Sovereign?"
Kaisar hanya tersenyum tipis dan berkata. "Heh, dia mungkin hanya semut ranah Archaean Tahap Menengah" kaisar itu mengangkat tangannya dan memunculkan sebuah pedang ukuran sedang.
Tengan nya menunduk ke bawah, di ikuti dengan pedang yang menerjang ke arah bawah.
Pedang itu diselimuti aura agung dan kekuatan yang mengerikan. Pedang itu dengan kecepatan tinggi terbang menuju tempat dimana Alam Semesta Xia berada.
Di Alam Semesta Xia. Pada tempat kompetisi.
Saat babak ketiga akan dimulai, awan-awan mulai berkumpul dan membuat pusaran berwarna emas. Pedang yang di kirim kaisar itu menerjang kearah Ye.
Sebelum datang Ye menjentikkan jarinya untuk menghentikan waktu di seluruh dunia.
Ye melihat pedang itu dan berkata. "Tch, hanya semut ranah Archaean tahap puncak. Ingin membunuhku? Bahkan melukai pakaian ku saja tidak akan bisa.
Tangan Ye memegang gagang pedang itu dan melemparkan pedang itu kembali ke arah Kaisar Istana Surgawi. Tidak lupa dia menjentikkan jarinya kembali untuk membuat waktu berjalan kembali. Dia juga membalikkan waktu ke 3 menit yang lalu.
Lin Feng tidak merasa ada yang aneh dan mulai fokus ke Xiao Yan. Pertandingan di mulai sekali lagi.
Xiao Yan mulai lebih fokus. Dia memasukkan bahan dan mulai membuat pil. Xiao Bun yang melihat Xiao Yan mulai membuat pil, muncul sebuah senyuman licik di wajahnya. Ye melihat itu tapi dia tidak peduli, karena dia tidak mau mengganggu masa depan.
__ADS_1
Xiao Bun mengarahkan kekuatan spiritual yang sangat tipis untuk mendorong tungku Xiao Yan jatuh.
Tungku milik Xiao Yan pun terjatuh. "Qi ini. Ini milik Xiao Bun." Xiao Yan melapor ke wasit tapi seakan dia buta dan tuli, wasit itu tidak menggubris laporan milik Xiao Yan.
'sial, dasar wasit baj**gan' karena sudah tak ada waktu lagi. Xiao Yan mengeluarkan dua kartu truf nya sekaligus.
"Api surgawi ungu"
"Teknik tungku tangan"
Telapak tangan Xiao Yan memegang bahan-bahan, dan satu tangannya mengarahkan Api Surgawi Ungu.
Api surgawi ungu itu membuat tekanan yang membuat api milik peserta lain padam. Xiao Bun melapor ke wasit bahwa Xiao Yan curang.
Wasit itu langsung menghentikan pertandingan dan berkata. "Xiao Yan, kau di diskualifikasi. Kau melakukan trik aneh yang membuat api milik peserta lain padam."
Menghiraukan ucapan wasit itu, Xiao Yan tetap membuat pil. "Dasar wasit sialan, kau menghiraukan laporan ku, tapi kau langsung menanggapi laporan Xiao Bun?"
Seketika langit berubah jadi hitam dan mengeluarkan petir-petir biru yang sangat banyak.
Orang-orang disana merasakan sesak di dada mereka. Mereka yang masih mau hidup langsung pergi terbirit-birit untuk keluar.
Saat pil hampir jadi, sebuah naga biru muncul dan mulai mengarah ke Xiao Yan. Orang-orang yang masih disana terkagum-kagum sekaligus takut.
Naga itu menyambar ke arah Xiao Yan. Lin Feng yang melihat itu khawatir dan ingin pergi keatas arena, tapi itu dihentikan oleh Ye. "Jangan kesana Master." Ucap Ye.
Pil Tingkat Surga muncul untuk pertama kalinya di kekaisaran Hongjun. Seketika tempat menjadi hening. Bahkan detak jantung bisa didengar langsung.
Kaisar Hong Kong berkata dengan terbata-bata. "It- itu pil tingkat Surga? Sungguh aura pil yang sangat mendominasi. Kalian pergi tangkap orang itu dan bawa dia kesini." Ucap Kaisar Hong Kong. 'hehe, aku akan memanfaatkan dia untuk membuat pil surgawi yang banyak untukku.'
Di luar angkasa.
Pedang merah darah menerjang keatas dengan kecepatan tinggi. Saat di perbatasan Alam Semesta. Pedang itu menerobos paksa pelindung pembatas antara Alam Surga dan Alam Biasa.
Dengan ketajaman yang ditingkatkan oleh Ye pedang itu menerobos Istana Surgawi dan mengarah kepada Kaisar Istana Surgawi.
Kaisar Istana Surgawi yang melihat setitik cahay merasakan tubuhnya merinding. Sebelum lari, kepalanya terputus dan langsung menghancurkan tubuh beserta jiwa-jiwa nya.
Pov Ye
Sebuah suara muncul di dalam benak ku dan juga panel System muncul didepan ku.
[ Tuan membunuh Kaisar Istana Surgawi ]
[ Selamat Tuan mendapatkan pecahan ingatan milik Dia ]
Melihat hadiah itu aku terkejut. Dan bergumam. "Hehhh... Aku mendapatkan pecahan ingatan milik Dia ya, itu cukup berguna." Ucap Ye lalu pergi menghampiri Xiao Yan.
[\=\=\=\=\=Bersambung\=\=\=\=\=]
*Udah yaa :)
*seribu lima ratus kata he he he he wu
__ADS_1