
Ch.5
[\=\=\=\=\=Sebelumnya\=\=\=\=\=]
Suara burung berkicauan dan membangunkan Ye dari tidurnya. "Hwaa~ Aku belum pernah tidur seenak ini dalam hidupku-" perkataan nya berhenti ketika dia mendengar sebuah suara pertempuran di dekatnya.
---------------
Saat datang ke arah suara itu berasal Ye melihat ada kelompok yang kemungkinan besar kelompok itu adalah perampok.
Ye yang melihat itu pun mempunyai ide sesuatu di kepalanya dan berkata dengan nada pelan 'Jie- jie- jie ini pasti akan seru' ya suaranya sedikit agak menakutkan.
Setelah mengatakan hal itu Ye pun keluar dari persembunyian dan berkata pada kedua kelompok perampok itu. "Ha halo tuan-tuan saya hanya numpang lewat saja" ucapnya kepada kelompok-kelompok itu dengan nada lugu.
Salah satu anggota dari kelompok tersebut yang melihat wajah Ye pun berbicara ke arah Ye. "Hei nona manis mau bermain dengan kami sebentar?" Ucap nya dengan nada genit.
Ye yang mendengar kata nona pun terasa senang karena itu yang dia harapkan dari tubuhnya ini.
'Hehe pertunjukannya akan di mulai' Ye berkata di dalam hatinya dengan sedikit senyum di wajahnya, ya bukan senyum manis melainkan sebuah senyum licik.
"Maaf tuan saya hanya mau pulang ke rumah. Kapan-kapan sajaa ya-" Ucap Ye.
Anggota kelompok perampok itu pun berkata "Ayolah nona aku akan menjaga mu selamanya." Ucapnya sambil menjilati bibirnya seperti orang om-om mesum.
Setelah merasa cukup mengerjainya Ye langsung berkata "Maaf tuan tapi saya laki-laki." Katanya sambil tersenyum ke arah anggota kelompok itu.
Seluruh kelompok rampok yang tidak percaya pun mau menangkap Ye dan memastikannya.
Ye yang membiarkan dia tertangkap oleh mereka. Salah satu anggota itu pun berkata sambil melepas semua pakaian Ye "Hei hei mana mungkin orang secantik dirimu adalah seorang laki-laki walaupun dada mu rata seperti itu. Kalau mau berbohong itu cari yang masuk akal-" perkataan nya berhenti ketika melihat sebuah batang ukuran sedang di depan nya.
"Apa ini tidak mungkin-, kau seorang laki-laki?!" Semua anggota kelompok perampok tersebut kaget mengetahui bahwa Ye ternyata beneran seorang laki-laki.
Ye yang mengharapkan reaksi itu pun berkata dalam dirinya. 'Hehe inilah hiburannya. Ok sudah cukup. Aku harus hati-hati kalau ada orang gay di dalam kelompok itu.' Ye pun berkata "Tuan bisa kembalikan baju ku?" Ucap Ye memohon. Ketua perampok yang mendengar itu pun berkata "Hehe tidak peduli itu laki-laki ataupun perempuan, selama masih ada lubang di situ ada jalan" perkataan ketua perampok itu membuat tubuh Ye merinding.
'Apa-apaan ini, ini di luar skenario' setelah Ye berkata seperti itu Ye reflek memotong tangan kanan ketua kelompok itu "Arghh..!!" Teriak ketua perampok itu kesakitan. Ye pun berkata pada ketua kelompok itu "Apa kau masih berani mengatakan itu?!" Kata Ye dengan nada seram.
Ketua kelompok perampok yang mendengar perkataan Ye itu tidak terima dan menyuruh semua anggota kelompok nya untuk membunuh si Ye.
"Cepat bunuh dia, berikan kematian yang sangat menyakitkan untuk nya" kata ketua itu dengan marah.
Kelompok perampok yang mendengar perintah ketua nya itu langsung bersiap.
__ADS_1
"Baik ketua serahkan pada kami"
"Benar ketua serahkan dia pada kami"
Ye yang mendengar itu hanya bisa tertawa terbahak-bahak di depan kelompok itu. "Hahahaha kalian ingin membunuhku? Itu mustahil" ucap Ye dengan arogan.
Mereka yang mendengar perkataan Ye itu pun marah dan langsung saja mereka menerjang ke arah Ye secara bersama-sama.
"Kau terlalu arogan bocah" ucap salah satu anggota kelompok itu yang berada di ranah Foundation building.
"Hyaaa...!" Orang-orang dari kelompok itu berteriak bersama-sama. "Haha mati kau" kata orang itu melihat tubuh kloningan nya Ye tertusuk. "Hee~ benarkah?" Kata Ye yang ternyata baik-baik saja setelah tertusuk pedang yang banyak.
Kelompok itu pun kaget setelah mendengar perkataan Ye. "Apa in- ini tidak mungkin kau belum mati?" Ucap salah satu anggota kelompok itu. Ye yang mendengar pertanyaan orang itu pun berkata "Kau ini pelawak kah? Aku ini seseorang dengan ranah Demigod, dan kau hanya ranah Foundation Building." Perkataan Ye membuat kelompok itu kaget dan berkeringat dingin.
"Tidak mungkin kau hanya berbohong" ucap orang itu tak percaya bahwa Ye adalah seseorang dengan ranah Demigod.
Ye yang mendengar perkataan orang itu pun langsung saja mengeluarkan aura ranah Demigod nya, dan sukses membuat mereka putus asa.
Ketua yang merasakan tekanan itu pun terjatuh dan berkata "Tuan tuan tolong maafkan hamba yang bodoh ini. Hamba tidak tau bahwa anda seorang ranah Demigod" Perkataannya membuat Ye termenung dan memikirkan sesuatu.
Ye yang selesai memikirkan sesuatu itu pun berkata. "Oke aku maafkan kalian tapi dengan syarat." Kata Ye yang mau memaafkan mereka tapi dengan sebuah syarat.
'jangan berikan, jangan berikan' kata semua orang dari kelompok tersebut.
"Ya ya saya akan berikan semuanya" ucap ketua perampok itu.
'Apaa..!' teriak para perampok itu di benak mereka masing-masing.
Setelah beberapa saat Ye yang mengambil semua harta perampok itu memakai bajunya dan pergi.
Di tempat para perampok yang di peras oleh Ye.
"Ketua kenapa kau berikan semua harta kita?" Ucap salah satu anggota perampok itu ke ketuanya.
Ketua itu pun berkata "Kita biarkan dia, kita akan melapor ke bos besar untuk membantu kita membalas denda-" perkataan nya berhenti karena kepalanya terlepas dari tubuhnya.
Semua anggota perampok yang melihat kejadian itu kaget lantaran ketua mereka mati secara instan.
Dan satu-persatu anggota perampok itu tewas dengan kepala yang terlepas dari tubuh mereka.
Di sisi lain tempat Ye berada.
__ADS_1
"Huft.. itu berhasil"
[ Selamat Tuan karena telah menyelesaikan quest tersembunyi ]
Ye yang mendengar itu terkejut dan berkata "hee ada quest rahasia ya"
[ Selamat Tuan mendapatkan hadiah ]
[ Topeng rubah ]-[ Tingkat Emas ]
[\=Kegunaan\=]
Menahan serangan spiritual pikiran ilahi dari lawan yang berada di atas ranah Tuan.
Setelah mendengarkan penjelasan System tentang topeng itu Ye pun langsung memakainya.
"Hmm keren juga" ucap Ye "ok sekarang mari kita menuju kota terdekat terlebih dahulu untuk mencari penginapan" ucap Ye lelah karena tidur di bawah pohon terus.
[Kota terdekat berada 100 Km ke depan]
[Nama kota : Kota Xuan]
Setelah berjalan sekitar 25 jam tanpa henti, akhirnya Ye sampai di sebuah kota yang bernama Kota Xuan.
"Huhh... Akhirnya sampai" ucapnya sambil membersihkan keringat yang ada di dahinya.
Ye pun berkata di dalam hatinya 'Walaupun aku bisa terbang tapi nanti tidak akan seru sekarang aku menyesali keputusan ku ini"
Ye yang sudah selesai membersihkan keringat nya ia pun lalu menuju ke depan gerbang itu yang penuh antrian. Setelah beberapa lama menunggu akhirnya giliran Ye untuk masuk.
Salah satu penjaga itu bertanya pada Ye. "Tuan kartu identitasnya?" Ye yang belum mempunyai kartu identitas pun langsung berjalan ke arah penjaga itu dan menyentuh dahi penjaga itu. Setelah melepaskan sentuhan nya dari penjaga itu, penjaga itu langsung berkata "Oh tuan silahkan masuk".
Yaaa Ye memberikan ingatan palsu bahwa dirinya merupakan seorang tuan muda di kota utama Kerajaan Hong.
Setelah masuk Ye langsung disuguhi dengan pemandangan yang indah
"Wow mirip di manhua-manhua"
[\=\=\=\=\=Bersambung\=\=\=\=\=]
*Udah yaa :)
__ADS_1