
Ch.17
Di luar angkasa terdapat seseorang yang sedang mengendarai naga sambil bermain musik. Dibelakangnya terdapat dua orang, yang satu tidur dan yang satu melamun.
Tepat. Itu adalah Ye. Dia mengendarai salah satu naga leluhur atau naga pertama bersamaan dengan terciptanya dunia kultivasi yang dia buat. Suara musik milik Ye terdengar cukup merdu [ imajinasi.. ]
Saat ini Ye sedang menuju ke Alam Semesta lain bersama Ye Yian dan Ye Shi. Ye bermain musik sambil memberi pertanyaan kepada Ye Yian. "Ye Yian. Apa kau ingin mengetahui siapa diriku?" Ye Yian yang sedari tadi melamun langsung menoleh ke arah Ye.
"Ya Master, aku ingin tau siapa identitas Master yang sebenarnya." Ucap Ye Yian. Musik milik Ye berhenti, dan menoleh ke arah Ye Yian.
Ye pun berjalan mendekati Ye Yian dan duduk di sampingnya. "Untuk identitas ku mungkin kau harus menunggu sampai Ranah Kultivasi mu mencapai Eternal."
Ye Yian bingun dengan perkataan Ye tersebut. Lalu Ye Yian bertanya. "Master, ranah Eternal itu apa?" Ye terkejut mendengar pertanyaan itu.
Lalu bertanya kembali. "Tunggu. Ye Yian, apa kau tidak tau ranah Eternal?"
"Tidak"
Ye lalu menjelaskan apa itu ranah Eternal. Ye Yian terkejut mendengar penjelasan dari Ye tentang ranah yang lebih tinggi dari Sovereign.
Setelah menjelaskan Ye mumukul punggung naga itu sambil berkata. "Oi kadal kecil, apa kecepatan mu hanya segini?" Naga itu pasrah di pukul oleh Ye. Dan mulai bicara. "Ayolah Majikan, ini bahkan sudah melewati kecepatan cahaya dan Majikan masih bilang ini lambat."
"Kau ini naga leluhur, masak lambat sekali terbang mu, saat didalam tubuh asliku, aku bahkan berjalan biasa menggunakan kecepatan ini." Naga itu menghela nafas panjang dan berkata. "Majikan, kau ini pendiri. Jadi jangan samakan aku dengan mu." Perbincangan mereka tidak bisa didengar ole Ye Yian.
Setelah perjalanan yang menempuh 1 minggu itu, akhirnya mereka sampai di Alam Semesta lain. Sebenarnya ada banyak Alam Semesta lain tapi Ye tidak tertarik dan menemukan Alam Semesta yang cukup unik.
Ye memasuki Alam Semesta itu bersama yang lain kecuali Naga leluhur. Ye dan yang lain menempati planet yang menurut Ye menarik.
[\=\=\=\=\=Planet Bi\=\=\=\=\=]
Penampilan planet itu hanya ada 5 benua, ya 5 benua 1 Planet. Inilah yang bikin Ye tertarik.
Ye, Ye Yian,dan Ye Shi turun di hutan sepi.
Note : uang di seluruh Alam Semesta itu sama kecuali 1 planet yaitu planet ???
Ye menggendong Ye Shi dan Ye Yian disuruh untuk membawa alat musik milik Ye. Mereka keluar dari Hutan dan menuju tempat untuk di tinggali sebentar. Ye Shi menunjuk jarinya kearah sebuah gua.
Ye mengikuti jari Ye Shi dan menemukan bahwa Ye Shi menunjuk ke sebuah Gua. Dia tidak tau Gua apa itu, karena penasaran dan sudah larut, Ye memutuskan untuk memasuki Gua itu. Saat masuk kedalam, di situ hanya seperti Gua biasa-biasa saja. Tapi tidak dengan Ye.
Mereka bermalam di sana dan pergi tidur. Ye mengembalikan kesadaran ilahi nya ke tubuh asli untuk mengawasi seluruh Alam Semesta. Tubuh asli Ye bergerak.
Sebenarnya Ye hanya kangen dengan pedang penebas hukum. Dia menggosok-gosokkan pipinya ke sarung pedang. Ye mulai berbicara. "Uhuhu pedang ku apa kau merindukanku? Yosh sekarang mari kita latihan pedang."
__ADS_1
Ye menebas-nebas kekosongan, tapi salah satu serangannya menyobek tempat gelap itu. Lalu muncullah sebuah panel System.
[ !! Peringatan !! ]
[ Tuan dimohon untuk tidak keluar dari dunia ]
Melihat panel itu, tentu saja Ye terkejut. Lalu ia bertanya kepada System. "Apa maksudmu keluar dari dunia? Bukankah dunia tidak memiliki batas?"
[ Tuan, dunia yang anda tempati sekarang... ]
Pagi di Planet Bi tiba dan Ye terbangun dari tidurnya. Dia membangunkan Ye Yian dan Ye Shi untuk pergi membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri mereka. Ye,Ye Yian dan Ye Shi pergi dari Gua itu dan melanjutkan perjalanan. Ye dan yang lain sampai di sebuah desa yang cukup makmur.
Orang-orang berlalu-lalang di jalan. Ye bertanya kepada seseorang yang sedang bertani. "Permisi tuan, desa apa ini? Dan dimana letak desa ini?"
Orang itu melihat kearah Ye dan menjawab pertanyaannya. "Nona, desa ini adalah desa Chi. Desa ini berada di benua Timur." Usai menjawab pertanyaan Ye. Orang itu balik bertanya. "Apakah anda orang baru di sini?"
Ye mengangguk. Orang itu pergi tanpa alasan. Ye hanya menghela nafas dan mulai masuk kedalam desa itu. Disana banyak sekali anak kecil. Orang-orang bahagia disana kecuali Ye dan Ye Yian.
Tidak kuat akhirnya Ye mengajak Ye Yian dan Ye Shi pergi dari tempat itu. Ye Shi bertanya kepada Ye kenapa kita pergi. "Kakak, kenapa kita pergi? Bukankah disana menyenangkan."
Ye menyuruh Ye Yian untuk menyentil dahi Ye Shi. Seketika Ye Shi pingsan, melihat itu Ye mengajak Ye Yian pergi terbang menjauh dari Planet dan pergi dari Alam Semesta itu. Ye menyuruh Ye Yian untuk menghancurkan Alam Semesta itu.
Melihat itu Ye bicara. "Tch Alam Semesta ini busuk sekali." Ucapnya sambil menatap sinis kearah Alam Semesta yang dihancurkan Ye Yian.
Ye Yian meminta maaf kepada seluruh rakyat yang tak bersalah, walaupun bandingan nya adalah 1:100000
Ye membuka ruang dan memasukinya disusul dengan Ye Yian yang menggendong Ye Shi sambil memegang alat musik milik Ye.
Ruang itu menuju ke tempat Alam Semesta Yui berada dan lebih tepatnya tempat Li Liuyun berada.
[\=\=\=\=\=Tempat Li Liuyun\=\=\=\=\=]
Li Liuyun yang sudah membebaskan Wu Yun dari kerajaan itu pun bersembunyi kedalam Hutan.
Saat di hutan sebuah cahaya memasuki tubuh Li Liuyun. Cahaya itu saking cepatnya sehingga Li Liuyun tidak dapat melihatnya. Seketika kepala Li Liuyun merasakan sakit yang luar biasa. Cahaya itu ternyata adalah sebuah jiwa seseorang, jiwa itu mencoba mengambil alih tubuh milik Li Liuyun.
Tapi itu tidak berhasil, impian Li Liuyun yang hendak ingin membunuh orang yang mengubah takdirnya itu Menghalangi jiwa itu untuk menguasai tubuh Li Liuyun. Wu Yun yang melihat itu merasa khawatir.
Bukanya berhasil menguasai tubuh Li Liuyun jiwa itu malah hancur berkeping-keping. Li Liuyun pun pingsan karena itu.
Keesokan harinya Li Liuyun tersadar dari pingsannya. Dia mendapati bahwa Wu Yun sedang tidur disampingnya.
__ADS_1
Li Liuyun membangunkan Wu Yun dan menyuruhnya untuk mandi. Selesai mandi, mereka berjalan-jalan di dalam hutan. Tapi muncullah sesuatu yang sangat tipis mengarah ke mata Wu Yun.
Mata Wu Yun terkena sesuatu aneh itu dan memasuki matanya. Seketika Wu Yun berteriak keras sambil menutupi matanya dengan telapak tangan. Suara teriakan Wu Yun itu mengejutkan Li Liuyun.
Li Liuyun melihat bahwa Wu Yun sedang menutupi mata miliknya. Li Liuyun membuka telapak tangan yang menutupi mata Wu Yun.
Alangkah terkejutnya. Li Liuyun melihat mata Wu Yun berdarah. Karena panik dia langsung mengeledah isi cincin penyimpanan miliknya untuk mencari obat.
Setelah ketemu Li Liuyun menyuruh Wu Yun untuk duduk. Setelah beberapa saat mata Wu Yun sudah tidak berdarah tapi, mata Wu Yun menjadi buta.
Di tempat Ye
Ye tersenyum tipis dan berkata dengan pelan. "Bagaimana? Hadiah ku bagus bukan? Hihihihi."
Ye Yian merasakan tubuhnya merinding saat melihat senyum milik Ye.
[\=\=\=\=\=Bersambung\=\=\=\=\=]
*Udah yaa :)
[ Status Ye Yian ]-[ Baru ]
Nama : Ye Yian
Tinggi badan : 182 cm
Umur : 20 tahun
Perawakan : memiliki rambut panjang hitam kebiru-biruan, wajah yang gak tau jelasinnya, dan lain-lain
Gender : Laki-laki
Tingkat Kultivasi : Archaean tahap Akhir
Bakat : 9 Bintang [ Tinggi ]
Job : Alkemis Tingkat Dewa ( 5 )
Title : Murid pertama dewa tertinggi, Anak buangan
Senjata : Alat musik guqin tingkat Emas.
Skill Utama : Penebas Surga, Mata waktu
__ADS_1