Aku Lah Yang Menciptakan Dunia Kultivasi

Aku Lah Yang Menciptakan Dunia Kultivasi
PERTEMUAN PERTAMA


__ADS_3

Ch.18


Di tepi tebing di dalam Hutan, terdapat seorang wanita yang sedang duduk. Wanita itu adalah Wu Yun.


Wu Yun sedang melamun dan sedang dalam proses menerima bahwa dia sudah buta. Li Liuyun yang sedang dibelakangnya mulai berjalan kearah Wu Yun berada.


Li Liuyun duduk di samping Wu Yun dan berkata. "Wu Yun, sabar lah mungkin itu sudah takdir mu. Dan juga kau masih bisa merasakan keadaan yang ada di sekitarmu."


"Terimakasih kata-katanya." Ucap Wu Yun.


Li Liuyun merogoh kantong baju miliknya dan memberikan kain untuk menutupi mata Wu Yun.


"Tenang saja, walaupun kau buta kau tetap cantik. Apalagi ditambah dengan kain yang ada di matamu itu terlihat keren." Wu Yun mendengar itu hanya tersenyum dan pergi dari tempat itu untuk tidur.


Li Liuyun hanya menggelengkan kepalanya dan berkata. "Hah... Awas saja, sampai aku bertemu dengan orang yang membuat Wu Yun buta, akan kubunuh dia." Li Liuyun bersumpah pada dirinya sendiri, kalau sampai bertemu dengan orang yang membuat Wu Yun buta, ia akan langsung membunuhnya.


Di tempat Ye.


Ye menemukan sebuah tempat yang cocok untuk bersantai, dan untuk Ye Yian dan Ye Shi, mereka sedang tidur.


Berjalan kearah alat musiknya, Ye mengambil alat musik itu dan bermain di bawah pohon.


Jari Ye memetik senar guqin dan seketika angin berhenti, pohon berhenti, bahkan awan berhenti bergerak. Senar yang dipetik oleh jari Ye mengeluarkan aliran qi yang menyenangkan.


Saat lagu mulai dimainkan, angin berhembus dan membuat baju dan rambut panjang Ye berkibar. Kalau ada orang yang melihat itu, mungkin dia akan menganggap Ye adalah seorang dewi. Musik yang dimainkan Ye adalah musik biasa, tapi seseorang yang melihatnya akan menjadi pemandangan yang menakjubkan. Aliran qi menari-nari disekitar Ye.


Angin berhembus lebih kencang, musik Ye mulai bernada lebih cepat dan keras, sebuah aura gelap menyelimuti guqin milik Ye dan seketika seperti kembali ke abad awal muncul ilusi sebuah perang yang sangat amat mengerikan. Semua orang mengorbankan segalanya untuk bertahan hidup, bahkan akan memakan anggota tubuhnya sendiri. Tapi suatu portal terbuka dan menunjukkan orang berpakaian rapi.


Di belakangnya terdapat lingkaran diagram yang indah dan agung. Orang-orang yang melihat hal itu membuat tubuh mereka merinding, salah satu orang berteriak dengan keras kearah orang misterius itu.


"Dewa, Dewa agung tolong tolong selamatkan saya dari sini" orang itu bersujud memohon pertolongan kearah orang itu.


Tapi orang misterius itu hanya menjentikkan jari dan semua orang di situ hilang, bukan hanya orang, bahkan pohon, langit, tanah, Planet, Galaxy dan Alam Semesta ikut menghilang, dan menyebabkan tempat itu kosong dan hampa tanpa ada apapun.

__ADS_1


Musik yang dimainkan Ye berhenti dan ilusi mulai pudar, Ye melihat ke langit dan berkata. "Sungguh lagu dan pengalaman yang menyenangkan." Ucapnya sambil tersenyum kearah langit.


"Musik ciptaan ku memang tak tertandingi, bahkan aku menamainya dengan nama 'Lagu Perang Terakhir'."


Setelah itu pohon dan yang lainnya kembali normal, dan Ye bersandar pada batang pohon dan mulai menutup matanya untuk tidur.


Pagi tiba Ye sudah bangun dari tadi dan Ye Yian dan Ye Shi baru bangun. Ye mengangkat tubuh Ye Shi dan menyuruhnya untuk membersihkan diri di sungai.


Setelah membersihkan diri dan berjalan ke tepi sungai, Ye Shi di suruh oleh Ye untuk mulai berkultivasi, tapi karena Ye Shi belum mengerti cara berkultivasi, dia bertanya kepada Ye. "Kakak, bagaimana cara berkultivasi?"


"Cara berkultivasi? Itu mudah, kau hanya perlu duduk dan mulai merasakan sebuah butir-butiran warna-warni."


Ye Shi yang mendengar penjelasan dari Ye mulai percaya diri, tapi itu tidak mudah seperti yang dikatakan. Bahkan Ye Shi sudah berjam-jam dan tidak berhasil. Dia mulai putus asa tapi suatu keajaiban terjadi, tiba-tiba Ye Shi sudah mencapai ranah Qi condensation tahap awal.


Dia melompat-lompat kegirangan dan berkata kepada Ye. "Kakak, aku sudah bisa berkultivasi." Ye hanya tersenyum dan berkata bahwa dia bangga.


Ye Yian yang sedang mengawasi dan melihat bahwa Ye memuji Ye Shi, dia berkata sambil dengan nada datar. "Tch, Master, kenapa kau pilih kasih, aku dulu saat sudah sampai di Qi Condensation tahap akhir, kau malah memukul kepala ku dan berkata."


"Lamban, aku bahkan mencapai ranah Qi Condensation tahap akhir dalam waktu satu menit."


Belum sampai di tepi air terjun, Ye Shi sudah tenggelam dan meminta pertolongan kepada Ye, tapi Ye mengabaikan itu dan berjalan duduk di atas batu.


Ye Shi mulai putus asa, tapi tangannya memunculkan qi dan membuatnya terlempar dari air dan membuatnya tidak lagi tenggelam.


Dia batuk-batuk dan mengeluarkan air yang ada diperutnya. Ye Shi mulai berkata dengan marah-marah kepada Ye. "Kakak, kenapa kau tidak menolongku? Aku hampir mati tadi."


Ye menggaruk pipinya yang tidak gatal dan beralasan. "Kakak tidak bisa berenang, hehe."


Ye Yian yang mendengar perkataan yang muncul dari Ye itu menyemburkan darah dari mulutnya dan berkata. "Tidak bisa berenang kakimu. Bahkan kau bisa mengosongkan air laut di suatu Planet."


Mendengar perkataan Ye Yian dari jauh, Ye memukulnya dengan qi yang dibentuknya menjadi pukulan. Seketika Ye Yian jatuh dan pingsan.


Berbeda dengan Ye Yian, Ye mengajarkan Ye Shi untuk menggunakan seni pedang. Untuk skill yang diajarkan oleh Ye, dia mengajari skill 'bulan sabit'

__ADS_1


[\=\=\=\=\=Skill Bulan Sabit\=\=\=\=\=]


Keterangan : untuk menggunakannya harus menggunakan qi spirit. Qi ini berbeda dari qi biasanya, qi ini hanya dimiliki oleh para ras spirit.


Untuk skill ini di bagi 4 jurus.


-jurus pertama : Pergerakan Bulan


Keterangan : saat pengguna mengaktifkan jurus ini, jurus ini akan mempercepat pergerakan sampai melebihi pergerakan cahaya dan akan mengeluarkan aura di sekitar tubuh pengguna, saat melewati musuh, aura yang dikeluarkan skill ini akan menyerang titik vital lawan dan membunuhnya secara langsung. Skill ini bersifat kematian mutlak. [ Mati sampai jiwanya hancur ]


-jurus kedua : Putaran Bulan Sabit


Keterangan : pengguna akan mengayunkan pedangnya membentuk seperti bulan sabit, bulan sabit itu akan otomatis mengarah ke lawan dan mengejarnya sampai mati terbelah. Jurus ini bersifat kematian mutlak. [ Mati sampai jiwanya hancur ]


-jurus ketiga : Tusukan Bulan


Keterangan : jurus ini sederhana, pedang akan memanjang dan langsung menusuk dantian milik musuh sampai hancur dan tidak bisa dipulihkan. Jurus ini kejam. [ Dantian hancur, ini bahkan lebih buruk daripada mati ]


-jurus keempat [ Ultimate ] : Bulan


Keterangan : pengguna akan memutar tangannya se arah jarum jam dan akan memproyeksikan bulan di belakangnya. Jurus ini akan membuat orang yang ditargetkan akan melihatnya dan akan pingsan dan jatuh ke ilusi yang sangat nyata. Di sana musuh bisa meminta apapun dengan bayaran nyawa mereka sendiri. Mulai dari tangan, kaki, rambut, dantian dan kepala. Namun orang yang ditargetkan tidak akan sadar dan akan mati dengan sendirinya. [ Kematian mutlak ]


[\=\=\=\=\=Selesai\=\=\=\=\=]


Ye mengajari skill ini kepada Ye Shi karena gabut. Ye menyuruh Ye Shi menggerakkan tangannya memutar searah jarum jam selama 1 minggu. Ini mungkin agak keterlaluan untuk anak kecil.


Setelah satu minggu Ye Shi hanya bisa menguasai 1 jurus, Ye menghentikan pelatihan Ye Shi dan pergi ke kota untuk makan sesuatu.


Ye melewati desa yang sudah hancur, Ye bergumam pelan. "Sungguh desa yang ditakdirkan oleh ku." Setelah beberapa menit, mereka sampai di pinggir Hutan. Mereka melihat dua orang yang sedang berjalan.


Mereka berpaspasan dan melewati satu sama lain. Setelah itu orang itu menoleh kebelakang tapi tidak melihat seseorang.


Ye berteleport ke 100 ke depan kota dan bergumam. "Kita belum ditakdirkan untuk bertemu sekarang, Li Liuyun."

__ADS_1


[\=\=\=\=\=Bersambung\=\=\=\=\=]


*Udah yaa :)


__ADS_2