
Ch.19
Mereka terus berjalan mendekati gerbang kota. Saat didepan gerbang, tidak seperti di Alam Semesta Xia, di Alam Semesta ini mereka hanya harus membayar 10 koin emas untuk masuk.
Karena Ye yang sangat kaya raya, 10 koin emas bukanlah masalah. Mereka pun diperbolehkan untuk masuk kedalam kota. Tempat disana hampir sama dengan Alam Semesta Xia. Walaupun kebanyakan orang disini lebih banyak kultivator seni pedang.
Ye, Ye Yian dan Ye Shi berjalan bersama sambil mencari informasi tentang kota ini. Sebenarnya itu tidak penting, tapi demi menambah kata, itu bukanlah masalah.
Mereka memasuki tempat makan dan memesan minuman. Ye berpesan kepada Ye Yian agar menajamkan pendengarannya untuk mencari berbagai informasi. Salah satu pengunjung sedang berbicara tentang berita yang sedang ramai dibicarakan.
"Hei, katanya kerajaan Fu dimusnahkan oleh seorang pemuda berumur 18 tahun karena menyandera seorang gadis yang dibawanya."
Note : penampilan Li Liuyun masih umur 18 an tapi umurnya udah 22 tahun.
"Ya, sepertinya mereka membuat masalah dengan orang yang tidak tepat."
Walaupun berita itu menarik, tapi Ye Yian tidak melaporkan hal itu, dia terus mendengarkan percakapan orang-orang sampai, salah satu pengunjung berbicara.
"Apa kau mendengar berita yang disiarkan oleh komandan kerajaan? Katanya besok akan ada gelombang hewan buas, dan seluruh penduduk disuruh untuk mengungsi kan diri."
"Ya, aku juga mendengar berita itu"
Ye Yian langsung melaporkan percakapan itu kepada Ye. "Master, katanya besok akan ada gelombang hewan buas." Ye mendengarkan laporan itu dan berkata. "Ya itu keren, tapi kita hanya menonton saja. Dan jangan ikut campur."
Ye Yian hanya mengangguk dan mulai makan. Saat sedang makan, sebuah ledakan terdengar di luar kota. Dan ternyata gelombang hewan buas terjadi lebih awal dari apa yang diperkirakan. Orang-orang yang penasaran keluar dari rumah mereka dan menuju kearah gerbang.
Alangkah terkejutnya mereka melihat banyak sekali hewan buas yang sedang menuju ke kota.
"Apa! Kenapa gelombang hewan buas terjadi sekarang?"
"Apakah kita akan mati?" Ucap seseorang yang sudah pasrah akan hidupnya.
Ye dan kedua muridnya [ sekarang Ye Shi juga seorang murid ] keluar dari tempat makan dan melihat bahwa orang-orang sedang panik. Ye Yian bertanya kepada seorang yang sedang membawa barang-barang.
"Tuan, apa yang sedang terjadi?"
__ADS_1
Orang itu menengok ke arah Ye Yian dan berkata. "Nak, kalian cepatnya pergi dari kota ini. Gelombang hewan buas terjadi lebih awal dari yang diperkirakan." Ucap orang itu lalu pergi.
Ye Yian terkejut dan berkata. "Master, apakah kita harus ikut pergi atau melawan mereka?" Mendengar pertanyaan Ye Yian, Ye langsung berkata. "Tidak, kita ikut pergi dari sini, aku tidak mau mencolok." Setelah mengatakan itu mereka pergi lewat gerbang belakang atau gerbang darurat kota.
Saat sampai, mereka melihat orang-orang duduk dengan putus asa. Karena Ye Shi penasaran dengan keadaan orang-orang itu, ia lalu bertanya kepada seseorang yang sedang menulis di batu nisan.
"Paman, apa yang terjadi? Kenapa kalian tidak pergi?"
Orang itu menghela nafas dan menjawab pertanyaan Ye Shi dengan nada malas akan hidup. "Haaahh... Nak, kau tau gerbang darurat di kepung oleh gerombolan hewan buas dan kalau ingin memanjat pun akan memerlukan waktu yang lama. Sepertinya kita akan tamat."
Mendengar perkataan orang itu Ye Shi melihat sekitar dan hanya ada beberapa orang kultivator dan ranahnya pun tidak terlalu tinggi.
Dia menengok ke arah Ye dan berkata. "Bolehkah?" Seakan mengerti dengan perkataan Ye Shi, Ye mengangguk dan berpesan. "Jangan memaksakan diri."
Setelah mendengar pesan dari Ye, Ye Shi langsung mengajak Ye Yian pergi ke gerbang depan. Sampai di gerbang depan, Ye Shi dan Ye Yian melihat gerombolan hewan buas sudah hampir sampai ke arah kota.
Melihat itu Ye Shi langsung menerjang kedalam gelombang hewan buas itu. Dia mengaktifkan skill pertama yang ia pelajari. Seketika muncul aura yang menyelimuti tubuh kecil Ye Shi.
Note : Ranah Kultivasi Ye Shi sudah sampai Nascent Soul tahap menengah. Ini dibantu oleh Ye dan memang sudah takdir kalau ras spirit lebih unggul dalam kecepatan kultivasi.
Melihat itu Ye Shi merasakan sedikit ngeri tapi setelah membunuh beberapa ratus hewan buas, dia sudah mulai terbiasa dan malah menunjukkan ekspresi bahagia saat membunuh hewan-hewan itu.
Ye Yian yang melihat kejadian itu dari jauh hanya bisa menggelengkan kepalanya dan berkata. "Haish jurus yang di ajari master terlalu kuat."
Ye Shi mulai tertawa senang dan menonaktifkan skill itu dan mulai membasminya dengan pedang tanpa qi. Teriakan demi teriakan hewan buas terdengar dan mengundang para penduduk kota ke gerbang depan kota.
Mereka melihat bahwa ada gadis kecil yang sedang membasmi hewan-hewan buas itu sambil tertawa. Mereka merasakan tubuh mereka merinding.
Saat membantai para hewan buas itu, Ye Shi menemukan hewan berkulit tebal dan susah untuk ditembus dengan pedang biasa. Bukannya waspada, Ye Shi menerjang ke hewan buas itu menangkap dan menggorok leher hewan itu sambil tertawa.
"Ahaha hahaha, ini menyenangkan. Aku ingin lebih."
Melihat kejadian itu orang-orang yang melihat langsung pada muntah. Ye Yian yang melihat kejadian itu yang sudah kelewatan langsung berteleport kebelakang Ye Shi dan memukul kepalanya dengan pelan.
Ye Shi pun langsung tak sadarkan diri. Ye langsung menyusul Ye Yian membawa Ye Shi pergi. Di sisi lain pihak kerajaan mulai membasmi para hewan buas yang tinggal sedikit itu.
__ADS_1
Ye Yian membawa Ye Shi yang sedang pingsan ke dalam hutan tempat Li Liuyun menetap dulu. Ye tiba-tiba muncul didepannya dan membuat Ye Yian kaget. Setelah tenang Ye Yian melaporkan tentang sifat Ye Shi yang berubah 180 derajat.
"Master, sifat Ye Shi aneh saat membantai para hewan buas itu."
"Ya aku sudah tau, aku sengaja membiarkan sifat itu keluar lebih awal. Dan dengan begini lebih mudah untuk menyegel sifat asli Ye Shi."
Setelah mendengar penjelasan dari Ye. Ye Yian menidurkan Ye Shi ke kain yang dibawanya. Sesudah itu Ye mengampiri Ye Shi yang sedang pingsan dan memasuki alam bawah sadarnya.
Di dalam alam bawah sadar Ye Shi terdapat wanita yang sedang duduk santai, sampai Ye datang dan berjalan kearahnya. Melihat itu wanita itu waspada dan bertanya kepada Ye. "Siapa kau? Apa kau ingin menyegel ku?"
Ye tersenyum dan membenarkan perkataan wanita itu. "Tepat sekali, kau membawa pengaruh buruk bagi adik kecilku." Mendengar perkataan Ye membuat wanita itu kesal dan berkata dengan nada tinggi. "Persetan dengan pengaruh buruk, tubuh anak ini akan ku buat menjadi tubuh baruku."
Setelah kata-kata itu keluar muncul diagram Yin dan Yang dibawah wanita itu dan menyegelnya dengan mudah.
Apa kalian pikir ini nyata? Tidak, ini hanya hayalan Ye. Yang sebenarnya terjadi adalah Ye menyegel sifat itu dengan memberikan tubuh Ye Shi sebuah rune.
Di sisi Li Liuyun
Li Liuyun berjalan kearah kekaisaran utama berada. Mereka sedang mencari sebuah tanaman herbal untuk membuat pil penerobos. Resep pil ini ada saat Li Liuyun terpilih menjadi pewaris ilmu dari Dewa Superior Iblis.
Di saat ia pertama kali mendapat warisan itu, dia langsung menjadi panik dan berkeringat. Tapi sesuatu muncul tau lebih tepatnya tercipta. Dari yang tadinya hanya ada air tanpa batas, sekarang mulai tercipta perpustakaan besar didalamnya. Dan dia hanya terkagum kagum dengan pemandangan itu.
Dengan pohon besar dan bangunan di tengah air, itu memberikan kesan yang baru terhadapnya.
Kembali ke masa sekarang.
Li Liuyun yang sedang jalan bersama Wu Yun sambil melihat-lihat, mendengar orang-orang yang sedang membicarakan tentang pelelangan, Li Liuyun menghampiri mereka dan bertanya. "Pelelangan akan terjadi dimana?" Tanya nya dengan nada dingin. Orang-orang itu merinding dan menjawabnya dengan gugup.
"It- itu berada di Paviliun Hao di jalan Mu."
Setelah mendengar jawaban orang itu, Li Liuyun pergi. Orang yang ditanyai oleh Li Liuyun berkata. "Sungguh aura yang menakutkan." Ucapnya sambil melihat ke arah Li Liuyun yang sudah pergi.
[\=\=\=\=\=Bersambung\=\=\=\=\=]
__ADS_1
*Udah yaa :)