
Ch.22 [ end ]
Li Liuyun berjalan meuju kedalam hutan. Setelah masuk kedalam hutan, Li Liuyun menyuruh Wu Yun untuk memasang sebuah array untuk memastikan agar tidak ada orang lain yang masuk.
Wu Yun mengangguk dan langsung memasang sebuah array. Setelah memasang Wu Yun melaporkan hal itu. Li Liuyun mengangguk dan mulai menyerap pil yang di buatnya.
Li Liuyun duduk sila dan mulai menyerap pil itu dengan hati-hati. Saat hendak selesai menyerap pil. Li Liuyun di teleportasi ke tempat antah berantah.
Di tempat itu ia melihat kedua orangtuanya mendekati dirinya. Li Liuyun tersentak kaget dan mulai berjalan mengarah ke orangtuanya. Saat sudah hampir sampai. Sebuah suara terdengar di kepalanya.
"Apa kau mau memeluk mereka? Ingat mereka sudah mati."
Kalimat itu membuat Li Liuyun sadar dan loncat menjauh dari kedua orangtuanya. Li Liuyun berkata dengan nada tinggi.
"Kau bukan orangtuaku. Orang tuaku sudah mati beberapa tahun lalu, dan sangat mustahil untuk orang tuaku hidup."
Setelah mengatakan hal itu. Lingkungan di sekitar Li Liuyun mulai luntur. Dan Li Liuyun terbangun dari kultivasinya dan juga dia sudah mencapai ranah Celestial.
Wu Yun memberi selamat kepada Li Liuyun.
1000 tahun berlalu.
Li Liuyun sedang duduk di halaman rumah sambil bermain catur bersama Wu Yun. Li Liuyun sudah 1000 tahun berada di dunia, dia melewati berbagai rintangan dan tantangan yang sulit.
Mulai dari menghancurkan Sekte besar dan mati 1×. Ya benar Li Liuyun pernah mati satu kali.
Saat itu atau 600 tahun lalu.
Li Liuyun berhadapan dengan seorang kaisar di Alam Surga tingkat 100. Dia bertarung mati-matian untuk menyelamatkan Wu Yun yang di culik dan du siksa oleh anak Kaisar tersebut.
Kaisar itu berkata dengan nada mengejek kepada Li Liuyun.
"Haha- salah sendiri, kau membawa seseorang yang melebihi putri ku. Dan rasakan lah akibatnya."
Mendengar perkataan Kaisar itu Li Liuyun menggeram dan membalas perkataannya. "Kau- huk- dasar kau Kaisar baj*ngan, kau menculiknya hanya karena itu? Sungguh memalukan."
Setelah mengatakan hal itu, sebuah tangan menggapai kepala Li Liuyun dan menarik kepala Li Liuyun dari tubuhnya. Serangan sederhana itu tidak sesederhana yang di perlihatkan.
Saat kepala Li Liuyun lepas itu juga menghancurkan jiwanya berkeping-keping.
"Ha- apakah aku akan mati?" Ucap Li Liuyun dengan pasrah, pandangannya mulai redup dan menjadi gelap.
Wu Yun yang melihat itu berteriak dan menangis dengan keras. Sedangkan sang Kaisar tertawa bahagia.
Di suatu tempat yang gelap, terdapat seseorang yang tergeletak di sana. Orang itu membuka matanya dan melihat sekeliling dengan kebingungan.
"Bukankah aku sudah mati? Kenapa bisa aku di sini? Ah- mungkin ini Neraka."
Sesuai perkataan Li Liuyun benar itu adalah neraka dari dunia bawah. Setelah itu muncul sebuah portal dan memperlihatkan seorang pemuda dengan seragam seperti petugas.
"Kau ikut dengan ku ke neraka terdalam." Ucapnya dengan santai.
Li Liuyun tidak memberontak dan mulai berdiri untuk mengikuti petugas itu. Tapi sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Di langit muncul portal besar dan memperlihatkan 3 orang 1 laki-laki dan 1 perempuan. Dan yang satunya lagi tidak diketahui itu laki/perempuan.
Tepat sekali. Mereka adalah Ye dan dua muridnya [ Ye Yian dan Ye Shi ]
Ye turun dan pergi kearah Li Liuyun. Li Liuyun tidak tau dia siapa, tapi perasaannya mengintruksikan kepadanya untuk berhati-hati.
Karena lama, Ye berteleport langsung kedepan wajah Li Liuyun. Li Liuyun terkejut dan dengan reflek meninju wajah Ye tapi itu tidak berhasil.
__ADS_1
Salah satu Raja Neraka terbang dengan cepat kearah Ye. Sesampainya di sana, Raja itu berlutut dan bertanya. "Tuan pendiri, ada perlu apa anda kesini?"
"Memang siapa kau bertanya seperti itu kepadaku?" Mendengar perkataan Ye, Raja Neraka itu batuk darah dan berkata dengan nada tinggi.
"Tuan Pendiri. Kenapa kau tidak ingat dengan ku! Aku ini salah satu ciptaan pertama mu."
Setelah kata-kata itu keluar, Ye langsung konek dan berkata sambil tertawa. "Hahaha, aku ingat kau siapa, aku sedikit lupa. Aish apakah aku sudah tua?"
Orang-orang yang melihat kejadian itu hanya bisa diam dan memasang wajah yang tidak enak dipandang. Ye memperhatikan sekitarnya dan mulai menepuk kepala Li Liuyun.
Seketika Li Liuyun tersadar dan mendapati dirinya berada di sebuah hutan. Entah kenapa tubuhnya kembali utuh seperti sediakala.
"Siapa orang tadi? Dia bahkan bisa menghidupkan ku kembali." Ucapnya terheran-heran. Tidak mau berpikir lama, Li Liuyun melesat ke atas langit dan menuju ke perbatasan Alam Biasa dan Alam surga.
Di melesat dengan cepat dan menuju ke Alam Surga tingkat 100. Sesampainya disana dia diam terbeku ditempat karena di melihat Wu Yun di salib di depan gerbang kekaisaran dan di telanjangi.
Amarah yang selalu ditahannya untuk melawan Ye, dia keluarkan semuanya dan meningkatkan ranahnya dengan drastis dan mencapai ranah Sovereign tahap awal.
Dengan raut wajah yang gelap, Li Liuyun melepaskan serangan yang seperti kame hame ha tapi dengan energi qi.
Laser itu membelah kekaisaran dan membuat penduduk disekitar panik. Li Liuyun mengambil mayat Wu Yun dan berjanji kepada dirinya untuk menghidupkan Wu Yun kembali.
Kaisar yang menyiksa Wu Yun keluar dan melihat Li Liuyun yang sedang memangku Wu Yun. Kaisar itu tertawa dan berkata.
"Hahaha- sudah kuduga kau tidak akan mati semudah itu. Sudah 10 tahun berlalu dan kita bertemu lagi."
Li Liuyun yang mendengar perkataan kaisar bahwa dia sudah mati 10 tahun merasa bersalah dan memukul wajahnya sendiri dengan keras.
Tapi suara Ye menyadarkan Li Liuyun.
"Bukankah kau ingin mengalahkan ku? Bahkan baru segini kau sudah putus asa? Lemah sekali dirimu."
Li Liuyun tidak marah dengan perkataan itu dan menyetujui bahwa dirinya memanglah lemah.
Li Liuyun mengambil ancang-ancang dan melesat ke atas awan dan terbang. Di melesat ke arah Kaisar itu dengan kecepatan penuhnya dan mengarahkan tinjunya. Kaisar itu tersentak kaget karena melihat ranah kultivasi Li Liuyun sudah setara dengannya.
Kaisar itu memasang sikap waspada dan menerima pukulan dari Li Liuyun. Tangannya yang menerima pukulan dari Li Liuyun langsung putus.
Kaisar itu kaget dan mulai meregenerasi tangannya. Seketika tangan yang putus itu langsung kembali pulih.
Li Liuyun yang melihat itu terkejut dan mulai akan menyerang lagi. Li Liuyun mengeluarkan pedangnya dan mengaktifkan skill terbarunya.
"Golem darah"
Seketika darah-darah dari para penduduk dan seisi kekaisaran yang sudah mati mulai berkumpul dan membentuk sebuah golem darah.
Kaisar itu juga mulai mengeluarkan gada dan jurusnya.
"Gada gajah"
Gada yang dipegang oleh kaisar itu mulai membesar dan dan mengeluarkan tekanan yang membuat Alam Surga 100 kebawah merasakan tekanan yang sangat luar biasa.
Li Liuyun tidak terpengaruh oleh tekanan itu karena level dia dengan kaisar sudah setara.
Li Liuyun menerjang bersama golem darahnya dan mulai menyerang kaisar. Kaisar itu juga mengarahkan gadanya kepada Li Liuyun.
Serangan mereka bertemu dan mengakibatkan ledakan yang sangat besar.
gambar simpel+gk niat.
__ADS_1
Setelah ledakan itu kabut dan batu berterbangan tak berarah. Setelah kabut menghilang, scene memperlihatkan Li Liuyun yang yangan nya putus dan kaisar yang berlutut satu kaki sambil terengah-engah.
"Hah- hah- kau cukup hebat bocah." Setelah mengatakan hal itu, kaisar itu jatuh dan terbaring tanpa jiwa alias mati. Dan Li Liuyun pingsan.
Keadaan di sekitar sangatlah buruk. Seluruh penduduk mati, penjaga mati. Keesokan harinya Li Liuyun terbangun dan melihat bahwa jasad Wu Yun hampir dimakan serigala.
Li Liuyun reflek menyentil serigala itu hingga tewas. Li Liuyun berjalan menuju jasad Wu Yun dan mulai mengangkatnya. Setelah beberapa waktu Li Liuyun berhasil mengangkat jasad Wu Yun dengan sudah payah.
Dia berjalan kebawah pohon dan beristirahat sambil mencari teknik untuk membangkitkan seseorang.
Setelah mencari-cari Li Liuyun masih belum menemukannya, dia hampir putus asa. Tapi dia melihat sebuah catatan di atas meja yang bertuliskan 'Reruntuhan Pendiri'.
Saat melihat kata pendiri, dia mengingat kejadian yang ada di neraka.
Dia membalik kertas itu dan menemukan lokasi Reruntuhan Pendiri.
Setelah itu Li Liuyun kembali ke kesadarannya dan mulai mengangkat Wu Yun dengan susah payah. Memang dia bisa terbang tapi Li Liuyun memutuskan berjalan untuk menebus kesalahannya.
200 Tahun berlalu dan Li Liuyun berhasil menemukan Reruntuhan Pendiri berada.
Li Liuyun berjalan ketengah Reruntuhan dan meletakkan jasad Wu Yun. Li Liuyun berlutut dan berdoa kepada pendiri itu.
"Kepada siapapun kau. Mau kau Tuhan ataupun Dewa, tolong. Aku memohon kepadamu untuk menghidupkan Wu Yun kembali." Ucap Li Liuyun sambil menahan tangisannya. Setelah kata kata itu turun, seluruh Alam Surga tingkat 100 bergetar hebat dan dilangit atas Reruntuhan Pendiri terbuka.
Li Liuyun reflek mendongakkan kepalanya keatas.
Langit terbuka dan memperlihatkan Ye yang sedang menggunakan tubuh asli. Dia baru teringat bahwa dirinya memiliki opsi permintaan tak terbatas.
Ye turun dengan elegan dan berjalan kearah Li Liuyun. Ye bertanya. "Apa kau berdo'a kepadaku?"
Mendengar pertanyaan itu Li Liuyun menjawab dengan cepat. "Ya, ya aku yang berdo'a, apa kau bisa menghidupkan nya Kembali?" Ucap Li Liuyun sambil menunjuk kearah mayad Wu Yun.
Ye menjentikkan jarinya dan seketika. Jasad Wu Yun bergerak. Li Liuyun yang melihat itu terkejut sekaligus senang. Wu Yun bangun dan pandangannya mengarah ke Li Liuyun.
"Kakak." Ucapnya berdiri dan berlari kearah Li Liuyun.
Mereka berpelukan dengan erat untuk melepaskan kerinduan. Tapi sebuah suara mengejutkan mereka berdua.
"Ekhem- apa sudah selesai? Dan untuk dirimu Li Liuyun." Ucap Ye sambil menunjukkan jarinya kearah Li Liuyun.
"Aku ingin memberi tahumu sesuatu. Sebenarnya aku adalah ultra- maksudnya aku adalah orang yang merubah takdir mu. Dan Wu Yun sebenarnya adalah setetes qi ku yang tak sengaja lepas saat aku sedang bermain-main. Jadi jangan heran kenapa Wu Yun yang memiliki ranah rendah dari mu tapi bisa bertarung melawanmu."
Mendengar perkataan Ye yang panjang lebar itu. Li Liuyun hampir bosan, tapi saat dia mendengar bahwa Ye adalah orang yang mengubah takdirnya.
"Jadi kau yang mengubah takdir ku?" Ucap Li Liuyun dengan wajah gelap. Tapi seketika wajahnya kembali normal. "Tak apa, lagian kau sudah menghidupkan Wu Yun kembali, itu lebih berharga daripada orang tuaku." Perkataan Li Liuyun membuat Ye batuk darah. [ Mohon untuk tidak ditiru ]
Dan mereka berteman baik.
[\=\=\=\=\= End \=\=\=\=\=]
*Yeee end, tepuk tangan. Apa? Kau bilang endingnya gak jelas? Ya memang bener sih :v
Sampai berjumpa di novel selanjutnya, terimakasih sudah membaca sampai habis.
Oh ya untuk novel selanjutnya itu berjudul
"A Will of an Immortal "
Gmn. Keren gak judulnya 😎👍
Dada😇, oh ya seminggu kedepan saya gak bisa up, karena ujian. Nanti kalok main hp terus bakalan di gebuk ibu :'(
__ADS_1
Wes pokoknya dada....
*jangan ditanya Mc jomblo abadi