
teriknya matahari siang ini membuat rasa gerah yang tidak bisa di katakan dengan kata kata keringat bercucuran di wajah gadis cantik itu sesekali dia menyeka dengan lengan bajunya tapi dia masih tetap fokus dengan laptopnya tanpa dia sadari ada sepasang mata nya memperhatikannya dari jauh
ya seorang pemuda tampan yang sangat gagah dia ingin sekali untuk bisa mendekati gadis itu akan tetapi hatinya yang tak berani untuk melakukan nya karna status sosial yang berbeda
nama nya REZA AZHARI yang berwajah tampan gagah dan mempersona tapi sayang dia adalah anak seorang OB yang bekerja di kantor orang tua gadis yang sangat di impikan nya sedangkan Reza sendiri sudah bekerja paruh hari karena paruh hari lagi dipakai tuk kuliah... Reza bisa kuliah di universitas swasta karena mendapatkan beasiswa
tiba tiba Reza di kaget kan oleh teman nya yang memanggilnya
" reza.." panggil aldo sambil mendekati reza
" ada apa al... " sahut Reza sambil membalikkan tubuhnya menghadap kearah sumber suara
" udah dapat buku - bukunya?" tanya aldo
" udah... besok aku tdk masuk karena dosen pembimbing lagi izin" jawab reza
" oh.. berarti besok kamu kerja bisa fultime kan" tanya aldo yang di tanya hanya menjawab dengan anggukan
" oya Rez... besok aku mau ngajak melisa jalan" ucap aldo sambil menatap Reza yang tiba tiba batuk karena terkejut mendengar ucapan aldo
" yakin..." tanya Reza mencari kebenaran diwajah aldo
" kenapa kamu tidak percaya? " tanya aldo balik
" ya tak percaya saja kami berani mendekati melisa yang super cuek dan dingin bagaikan es" ucap Reza
" iya.. ni sudah yang 10x nya aku ngajak dia jalan namun hanya kali ini dia baru setuju " ucap aldo
" kenapa dia bisa setuju?" tanya Reza
" 3 hari yang lalu aku diajak oleh ayah dan ibu untuk berkunjung kerumah teman nya ayah dan tidak lain orang tuanya melisa nah pada saat itu langsung saja aku ajak dia jalan awal nya melisa nolak tapi karena paksaan orang tuanya akhirnya dia mau" jelas aldo
" berarti Melisa terpaksa jalan sama kamu al.."
" tak apa Rez.. yang pasti aku mau langsung mengutarakan perasaan ku kepada Melisa" lanjut aldo dengan keyakinan
" semoga berhasil ya al" sahut Reza walau pun di dalam hati Reza ada sedikit kekecewaan tapi dia merasa senang jika sahabat nya bahagia
" oya al aku balik duluan nya" lanjut Reza menuju parkiran
__ADS_1
tapi tiba tiba
braak... Reza menabrak seseorang sehingga semua buku yang di pegang orang tersebut berhamburan
" maaf.. " ujar yang di tabrak Reza langsung memungut buku buku nya tapi Reza langsung membantu
" ini buku nya... seharus nya saya yang minta maaf " ujar Reza seraya menatap orang yang di tabrak nya
"Melisa..." ucapnya
namun Melisa hanya tersenyum.. tak menyangka cowok tampan itu tau nama nya
" maaf ya saya buru buru.." ucap melisa lagi penuh penyesalan
" tak apa " sahut Reza
" maaf Mel.. ada apa nampak nya kamu panik sekali" tanya Reza yang melihat kepanikan diwajah Melisa
" iya... papa masuk Rumah sakit.. saya bingung dan mau cepat cepat kesana namun supir saya nabrak pedang" jelas Melisa yang semakin bingung
" kalau kamu tidak keberatan boleh saya mengantar kamu pake motor butut saya " kata Reza menawarkan diri dan menunjuk kearah motor nya
" terima kasih sebelum nya " kata Melisa yang di sertai anggukan menyetujui tawaran Reza
" mimpi apa aku tadi malam" kata Reza dalam hati seakan tak percaya dirinya bisa mengantar Melisa dan berboncengan dengan orang yang selama ini dia kagumi
didalam perjalanan hanya ada suara motor yang memecah kesunyian diantar Melisa dan Reza mereka berada dalam pikiran nya masing masing tak berapa lama mereka pun sampai ke Rumah sakit..
" Terima kasih" ucap Melisa sambil tersenyum dan menyerah kan helm kepada Reza..
" sama sama mel.. " jawab Reza
" oya siapa nama mu" kata Melisa karena dia memang tidak tau dengan nama pria yang menolong nya
" aku Reza " kata Reza menyatukan tangan kiri dan kanan nya sambil menundukan sedikit kepala nya sebagai salam perkenalan
Reza takut mengajak Melisa bersalaman karena sebagai muslim juga di larang bersentuhan yang bukan muhrim
" sekali lagi terima kasih Reza jika tidak ada kamu mungkin aku masih bingung" kata Melisa
__ADS_1
" sama sama Mel... semoga papa kamu cepat sembuh ya dan maaf saya tidak bisa jenguk karena saya harus segera ke caffe" kata Reza
" oke... semoga kita bisa bertemu di lain kesempatan" kata Melisa seraya meninggalkan Reza
setelah memasuki rumah sakit Melisa buru buru masuk ke dalam liff untuk menuju ke lantai 7 di mana papa nya sedang di rawat
tidak berapa lama Melisa sudah berada di depan kamar rawat papa nya
" assalamualaikum... " kata Melisa sambil membuka pintu kamar rawat papa nya
" waalaikum salam" jawab mama Melisa
"bagaimana keadaan papa Ma? " kata melisa
" tadi sakit asma papa kambuh sekarang sudah agak mendingan.. " jelas Mama nya
" sama siapa kamu kesini Mel kan pak ujang lagi tertimpa musibah menabrak pedagang" lanjut Mama Melisa
" di antar sama teman Ma" jawab Melisa langsung duduk di sofa samping ranjang papanya
" Mel..." panggil papa nya yang berusaha membuka matanya Melisa pun berdiri menghampiri papa nya
" iya pa... " sahut melisa lembut
" besok tolong kamu gantikan papa di kantor ya sayang" pinta papa nya
" i..iya pa" jawab Melisa tak mau membuat papa nya banyak pikiran lagi
" oya Mel bagai mana dengan kuliah mu hari ini" tanya mama nya
" alhamdulilah ... skipsi meli di terima walaupun ada perbaikan sedikit dan minggu depan Meli sudah sidang skipsi Ma jadi selama 1 minggu Meli bisa bantu papa di kantor " jelas Meli
" alhamdulilah... jadi meli mau kan menggantikan papa di kantor" tanya papanya
" iya pa.. Meli akan berusaha dan belajar menjalan kan bisnis papa" jawab Meli tersenyum...
sebenarnya Meli enggan tuk ikut terjun kedunia bisnis karena secara diam diam Meli juga sudah mempunyai sebuah usaha kue yang baru 3 bulan di rintis nya dan alhamdulilah sudah berkembang dan banyak pelanggan nya Melisa sengaja merahasiakannya kepada orang tuanya karean Melisa takut papa dan mama nya tidak setuju selain itu juga mama dan papa nya berharap Melisa mau melanjutkan perusahaan papa nya yang sangat besar dan banyak mempunyai cabang di luar kota..
kalau bukan Melisa siapa lagi yang akan melanjutkan bisnis papa nya karena dia adalah putri tunggal dari papa dan mama nya
__ADS_1
maaf ya jika ada kurang menarik..
mohon saran dan kritik nya karena ini novel pertama saya🙏🙏🙏😊